Kadis PUPR Kota Tidore Terancam Dipolisikan, Atas Dugaan Korupsi Sebasar, Rp 924.851.882,11

- Penulis Berita

Rabu, 15 Oktober 2025 - 15:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE, Coretansatu.com – Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Maluku Utara bakal melaporkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tidore Abdul Muis Husain terkait dugaan korupsi sebesar Rp 924.851.882,11.

Dugaan korupsi tersebut merupakan temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Maluku Utara tahun 2023. Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), BPK Maluku Utara mencatat kekurangan volume lima paket proyek belanja yang melekat di PUPR Kota Tidore senilai ratusan juta rupiah.

Temuan telah ditindaklanjuti dengan Surat Perintah Wali Kota Tidore kepada Kepala Dinas PUPR Nomor : 700.1.21/505/01/2023 tanggal 12 Juni 2023 untuk meningkatkan pengendalian atas pelaksanaan pekerjaan fisik Belanja Modal Jalan, Irigasi dan Jaringan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari jumlah temuan itu, masih terdapat kekurangan sebesar Rp 630.873.010,91 yang belum disetorkan ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kota Tidore tahun 2023 hingga pemeriksaan selesai.

Ketua SEMMI Maluku Utara, Sarjan Rivai menyampaikan pihaknya bakal membuat laporan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara. Sarjan mengaku telah mengantongi data temuan BPK ratusan juta yang belum dikembalikan.

“Temuan ini terkait kekurangan volume lima paket proyek belanja modal jalan, irigasi, dan jaringan sebesar Rp 924 Juta. Dari jumlah ini yang belum dikembalikan sebesar Rp 630.873.010,91 sesuai data yang BPK”, ujar Sarjan kepada awak media, Rabu (14/10).

Menurutnya, temuan yang tercatat dalam LHP BPK bukan kelalaian administrasi semata melainkan rencana yang sengaja disiasati untuk keuntungan pribadi, sehingga perlu pendalaman aparat penegak hukum agar tidak terjadi kerugian keuangan negara.

“Ini bukan sekedar kelalaian administrasi namun kejahatan yang merampas hak rakyat. Jadi kami meminta Dittreskrimsus Polda Maluku Utara perlu mendalami adanya dugaan korupsi ini dan membuka kasus ini secara terang ke publik”, pintahnya.

Sarjan memberikan ultimatum terhadap aparat penegak hukum untuk memberikan atensi terhadap potensi-potensi kejahatan yang sudah lama ditutupi. Ia meminta Kepala Dinas PUPR Kota Tidore segera diperiksa demi kepastian hukum.

“Jika dibiarkan tentu sangat bertentangan dengan konstitusi, untuk itu kami berharap tidak ada upaya bermain mata dengan bersangkutan. Kami siap melakukan aksi besar-besaran hingga meminta pertanggungjawaban”, tandasnya.

Sementara Kepala Dinas PUPR Kota Tidore Abdul Muis Husein saat dikonfirmasi enggan menggubris hingga pemberitaan ini dipublikasikan.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo
Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa
Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai
Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan
Transformasi Ekonomi dari Desa, Wayamiga Mulai Tanam Jahe Lewat Demplot TEKAD
Halsel Darurat PETI: Tambang Ilegal Bebas Beroperasi di Lahan Eks-PT IMM
Diduga Tilap Dana Desa Rp888 Juta, Warga Sigela Yeef Kompak Tuntut Kades Dicopot!
Skandal Dana Desa Hager Mencuat: Aset Mewah Muncul Mendadak, Warga Desak Audit Total 

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 09:45

Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo

Jumat, 17 April 2026 - 08:12

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 April 2026 - 07:40

Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Jumat, 17 April 2026 - 03:29

Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan

Jumat, 17 April 2026 - 02:06

Transformasi Ekonomi dari Desa, Wayamiga Mulai Tanam Jahe Lewat Demplot TEKAD

Kamis, 16 April 2026 - 06:12

Diduga Tilap Dana Desa Rp888 Juta, Warga Sigela Yeef Kompak Tuntut Kades Dicopot!

Kamis, 16 April 2026 - 04:16

Skandal Dana Desa Hager Mencuat: Aset Mewah Muncul Mendadak, Warga Desak Audit Total 

Rabu, 15 April 2026 - 15:02

GPM Desak KPK Usut Dugaan Monopoli Proyek dan Lonjakan Kekayaan Gubernur Malut

Berita Terbaru

Kondisi Korban Saat Dievakuasi Pihak Kepolisian dan TNI

Maluku Utara

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 Apr 2026 - 08:12