Retak di Lingkar Kekuasaan, Nazlah Mulai Dibaca Jadi Penantang Sherly 2030

- Penulis Berita

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Sherly Tjoanda dan Nazlatan Ukhra Kasuba

Foto:Sherly Tjoanda dan Nazlatan Ukhra Kasuba

TERNATE,Coretansatu.comPeta politik Maluku Utara menuju Pilgub 2030 mulai memperlihatkan gejala retak di lingkar kekuasaan Sherly Tjoanda.

Di tengah menurunnya tingkat kepuasan dan loyalitas sebagian pendukung, nama Nazlatan Ukhra Kasuba perlahan muncul sebagai figur yang dinilai berpotensi menjadi penantang serius.

Retakan itu bukan datang dari lawan politik di luar pemerintahan, melainkan dari kelompok yang sebelumnya berada dalam barisan pemenangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah elite partai pendukung mulai menyampaikan kekecewaan terhadap pola komunikasi dan gaya manajerial pemerintahan Sherly.

Sinyal paling terbuka datang dari Partai Persatuan Pembangunan. Sekretaris DPW PPP Maluku Utara, Asyhari Usman, menulis kritik bernada tajam dalam tulisannya berjudul Loyal Saat Perang, Dilupakan Saat Berkuasa.

Menurut Asyhari, relasi perjuangan politik sering kali hanya hangat saat kekuasaan belum diraih. Setelah kemenangan terbentuk, ruang kebersamaan perlahan mengecil dan para pendukung mulai merasa dijauhkan.

“Ketika momentum politik berlangsung, semua pihak dipeluk dalam narasi kebersamaan. Namun setelah kekuasaan terbentuk, ruang kebersamaan itu perlahan menyempit,” tulisnya.

ia juga menyindir praktik politik yang kerap melupakan para pendukung setelah kemenangan diraih.

“Asas ‘ingat saat butuh, lupa saat menang’ telah lama mengakar dalam praktik politik Indonesia, termasuk di daerah. Kekuasaan sering kali terlalu sibuk merawat stabilitas elit hingga lupa menjaga perasaan politik para pendukung yang menjadi fondasi kemenangan,” lanjutnya.

Meski tidak menyebut nama secara langsung, publik membaca tulisan itu sebagai kritik terhadap pola kepemimpinan Sherly.

Di tengah mulai renggangnya hubungan dengan sebagian pendukung, nama Nazlah justru bergerak naik dalam percakapan politik lokal. Anggota DPRD Maluku Utara itu dinilai berhasil membangun kedekatan emosional dengan masyarakat melalui aktivitas sosial dan pendekatan langsung di akar rumput.

Di daerah pemilihan Halmahera Utara dan Pulau Morotai, Nazlah mulai dianggap memiliki pengaruh politik yang terus tumbuh.

Langkah-langkah sosial yang ia lakukan, termasuk penyaluran bantuan dan hewan kurban menggunakan dana pribadi, ikut membentuk citra berbeda di tengah publik.

Situasi itu memunculkan pembacaan baru di kalangan elite politik Maluku Utara. Jika kekecewaan partai-partai pendukung terus membesar dan tidak dikelola, bukan tidak mungkin akan lahir poros alternatif menjelang Pilgub 2030.

Dalam politik, kekuasaan memang tidak hanya diuji oleh lawan di luar pagar.

Sering kali ancaman terbesar justru muncul ketika para loyalis mulai merasa tidak lagi dianggap bagian dari rumah yang dulu mereka perjuangkan bersama.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Dugaan Tambang Galian C Ilegal di Sungai Waikop Halmahera Tengah Picu Polemik, BUMDes Ikut Terseret
Polres Halsel Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Wujudkan Polri Presisi
Diduga Selingkuh dengan Istri Orang, Anggota DPRD Haltim Latif Mole Bakal Dilaporkan ke DPP Gerindra
Jatah Minyak Tanah Yaba Diduga “Bocor”: Warga Tak Punya Kupon Dipersulit, Harga Disebut Tembus Rp8 Ribu
Dermaga Taman Kota Daruba Hancur dan Makan Korban, Pemda Morotai Jangan Tunggu Nyawa Melayang
Muhammad Abusama Tunjukkan Pramuka Sejati di Tengah Perjalanan
Dituding Makan Gaji Buta, Pelindo Ternate Rajin Tarik E-Pass Tapi Biarkan Dermaga Dangkal
Ngopi Bareng di Pantai Mongga, Kapolres Halsel Gandeng Komunitas Ojek Pejok Perkuat Sinergi Kamtibmas

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:48

Dugaan Tambang Galian C Ilegal di Sungai Waikop Halmahera Tengah Picu Polemik, BUMDes Ikut Terseret

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:59

Polres Halsel Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Wujudkan Polri Presisi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:45

Diduga Selingkuh dengan Istri Orang, Anggota DPRD Haltim Latif Mole Bakal Dilaporkan ke DPP Gerindra

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:18

Jatah Minyak Tanah Yaba Diduga “Bocor”: Warga Tak Punya Kupon Dipersulit, Harga Disebut Tembus Rp8 Ribu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:16

Muhammad Abusama Tunjukkan Pramuka Sejati di Tengah Perjalanan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:55

Dituding Makan Gaji Buta, Pelindo Ternate Rajin Tarik E-Pass Tapi Biarkan Dermaga Dangkal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:08

Ngopi Bareng di Pantai Mongga, Kapolres Halsel Gandeng Komunitas Ojek Pejok Perkuat Sinergi Kamtibmas

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:56

Jatah Warga Desa Yaba Raib, Minyak Tanah Subsidi di Halsel Diduga Dijual ke Luar Daerah

Berita Terbaru