Mahasiswa Aceh Dunia Desak Presiden Tetapkan Status Darurat Bencana Nasional

- Penulis Berita

Jumat, 5 Desember 2025 - 11:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,Coretansatu.com — Forum Mahasiswa Aceh Dunia (FORMAD) meminta Presiden Republik Indonesia menetapkan status darurat bencana nasional menyusul banjir dan longsor besar yang melanda 18 dari 23 kabupaten/kota di Aceh serta berdampak hingga Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Permintaan tersebut disampaikan melalui surat resmi yang ditujukan kepada Presiden dan Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

Ketua Umum FORMAD, Hafiz Maruf Akbar, menyebut skala bencana yang terjadi berada di luar kapasitas pemerintah daerah. Banyak wilayah yang mengalami kerusakan parah, sementara sejumlah pemerintah kabupaten/kota telah menyatakan tidak mampu menangani situasi darurat secara mandiri. “Kondisi di lapangan menunjukkan perlunya kebijakan nasional yang cepat dan komprehensif,” ujar Hafiz dalam surat tersebut.

Dalam surat itu, FORMAD menyampaikan empat usulan kebijakan untuk mempercepat penanganan bencana:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertama, penetapan status darurat bencana nasional untuk memobilisasi penuh sumber daya nasional, termasuk dukungan BNPB, TNI, Polri, Basarnas, serta penggunaan Dana Siap Pakai (DSP), sehingga evakuasi, penyelamatan, dan distribusi bantuan dapat dilakukan lebih efektif.

Kedua, pembukaan akses bagi lembaga kemanusiaan internasional (INGO) guna memperkuat suplai logistik, bantuan medis, shelter darurat, air bersih, dan sanitasi. FORMAD menilai dukungan global diperlukan karena kapasitas pemerintah daerah terbatas.

Ketiga, pembebasan biaya SPP selama satu tahun bagi mahasiswa Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana dan sedang menempuh pendidikan di luar provinsi. Langkah ini dinilai penting mengingat banyak keluarga yang kehilangan mata pencaharian akibat banjir.

Keempat, dukungan penyediaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi mahasiswa terdampak melalui asrama-asrama mahasiswa di berbagai provinsi. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan dasar selama masa darurat.

Harapan kepada Presiden

FORMAD menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Karena itu, organisasi ini berharap Presiden dapat mempertimbangkan permohonan tersebut sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan dan pemulihan di wilayah terdampak.

“Bencana ini tidak hanya berdampak pada infrastruktur dan layanan publik, tetapi juga memukul kehidupan keluarga mahasiswa di seluruh Indonesia. Kami berharap pemerintah pusat mengambil langkah strategis,” tulis Hafiz.

Surat tersebut turut ditembuskan kepada sejumlah kementerian, di antaranya Menteri Sekretaris Negara, Kepala BNPB, Menteri Sosial, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta Gubernur Aceh.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Sumber Berita : M Nur

Berita Terkait

FORMAPAS Maluku Utara Tagih Janji Pemda Halmahera Selatan, Desak Legalkan Tambang Rakyat Kusubibi
Formapas Malut Desak Kejati Seret Abdulkadir Nur Ali, Yang Diduga Aktor Intelektual Korupsi ISDA Taliabu
DPP IMM: HSM Jangan Pura-Pura “Pongo dan Pilo”, Denda Saja Tidak Cukup, Cabut IUP Sekarang!
Tolak Denda Rp2,27 Triliun, DPP IMM Desak DPR Cabut IUP PT Halmahera Sukses Mineral
Rp 2,2 Triliun Kerugian Lingkungan Diduga Menganga, DPP IMM: PT. Halmahera Sukses Mineral Jangan Tutup Mata Perusak Ekologi
Formapas Malut Mendesak ESDM dan APH Usut Aktifitas Pertambangan PT HSM Yang Diduga Ilegal.
DPP IMM Mendesak APH Segera Periksa Dugaan Penyimpangan di BPBD Halsel: “Jangan Biarkan Kejahatan Anggaran Tumbuh di Atas Penderitaan Rakyat
Usman Mansur Tagih Janji Kejati Malut, Jangan Main-Main dengan Skandal Tunjangan DPRD: Kuntu Daud Harus Bertanggung Jawab!

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:19

Sikap Cuek Kades Sawadai Soal Isu Nikah Siri Picu Kritik Pedas Praktisi Hukum

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:01

Konvoi Piala Dunia di Halsel Berjalan Aman dan Tertib Dibawah Pengawalan Satlantas

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:34

Sisa 140 Meter Tak Tuntas, APH Diminta Soroti Proyek BPBD Halsel

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:02

PWI Halsel Desak Danyonif 867 Proses Hukum Oknum TNI Diduga Tampar Wartawan saat Nonton Bola

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:36

Wartawan Dianiaya Oknum TNI, KNPI Halsel Minta Pelaku Diproses Hukum 1×24 Jam

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:18

Proyek Talud Pantai Darurat di Samat Terancam Mangkrak: Sisa 140 Meter Tak Tuntas

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:53

Penganiayaan Guru PPPK di Halsel: Terduga Pelaku Terancam Penjara Lebih dari 5 Tahun

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:35

Bantah Tuduhan Penyelewengan, SPBUN Sayoang Tegaskan Penyaluran Solar Sesuai Aturan DKP

Berita Terbaru