Proyek Talud Pantai Darurat di Samat Terancam Mangkrak: Sisa 140 Meter Tak Tuntas

- Penulis Berita

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kondisi Talud Desa Samat kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan

Foto: Kondisi Talud Desa Samat kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan

HALSEL,Coretansatu.com – Proyek pembangunan talud pantai tanggap darurat milik BPBD Kabupaten Halmahera Selatan di Desa Samat, Kecamatan Gane Barat Utara, kini terancam gagal selesai tepat waktu. Padahal pengerjaan sudah berjalan sejak tahun 2025, namun hingga pertengahan 2026 masih terkendala dan berpotensi molor jauh dari target.

Berdasarkan pantauan di lapangan, dari total panjang rencana 540 meter, masih tersisa sekitar 140 meter yang belum diselesaikan. Sayangnya, aktivitas pembangunan kini kembali terhenti total akibat dua masalah utama: alat berat rusak dan material bangunan kosong.

“Masih ada sekitar 140 meter yang belum selesai. Lubang pondasi talud belum bisa digali karena ekskavator rusak. Belum lagi batu dan pasir sebagai bahan utama belum ada sama sekali di lokasi,” ungkap salah satu pekerja yang meminta namanya dirahasiakan, Selasa (14/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini memaksa puluhan pekerja hanya berdiam diri tanpa ada kepastian kapan pekerjaan bisa dilanjutkan. Waktu terus berjalan, namun hak mereka sebagai tenaga kerja justru belum terpenuhi.

Karena kian berlarut-larut, para pekerja akhirnya mengambil sikap tegas. Mereka menuntut pembayaran upah sesuai volume pekerjaan yang sudah diselesaikan, sekaligus mengancam berhenti total jika tuntutan tidak dipenuhi segera.

“Kami minta upah dibayarkan sesuai apa yang sudah kami kerjakan. Kalau begitu, kami siap berhenti saja dari proyek ini. Sebagian besar pekerjaan sudah kami selesaikan, jadi hak kami harus dihargai dan dipenuhi,” tegasnya.

Hingga berita ini dipublish, pihak kontraktor pelaksana maupun BPBD Kabupaten Halmahera Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab keterlambatan, pemeliharaan alat, ketersediaan material, maupun tunggakan pembayaran upah pekerja.

Masyarakat Desa Samat pun berharap proyek perlindungan abrasi ini segera dituntaskan, mengingat fungsinya sangat vital untuk melindungi pemukiman warga dari ancaman gelombang laut.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Imunitas yang Diamputasi: Menakar Batas Bicara Anggota Dewan
Sambut HUT ke-81 RI, PT IMM Salurkan Bantuan untuk Turnamen Pemdes Cup Perdana Di Desa Yaba
59 Napi Lapas Labuha Diusulkan Mendapatkan Remisi, Mayoritas Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak
Cegah Pesta Miras, Sat Samapta Polres Halsel Sasar Lokasi Rawan Kejahatan
PT JAS Diduga Cemari Sungai di Halmahera Timur, FORMAPAS MALUT Desak Kementerian ESDM dan Satgas PKH Bertindak
Bantah Tuduhan Somasi, Kuasa Hukum Yulis Tapuri Beberkan Utang Fortuner Suratin Hukum
Suaner Maliong Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
IMM Malut Tagih Janji Kapolda Tindak Tegas 10 Titik Tambang Emas Ilegal di Halsel

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:30

Imunitas yang Diamputasi: Menakar Batas Bicara Anggota Dewan

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:17

Sambut HUT ke-81 RI, PT IMM Salurkan Bantuan untuk Turnamen Pemdes Cup Perdana Di Desa Yaba

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:45

59 Napi Lapas Labuha Diusulkan Mendapatkan Remisi, Mayoritas Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:22

Cegah Pesta Miras, Sat Samapta Polres Halsel Sasar Lokasi Rawan Kejahatan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:26

PT JAS Diduga Cemari Sungai di Halmahera Timur, FORMAPAS MALUT Desak Kementerian ESDM dan Satgas PKH Bertindak

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:24

Suaner Maliong Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:35

IMM Malut Tagih Janji Kapolda Tindak Tegas 10 Titik Tambang Emas Ilegal di Halsel

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:52

Peliputan Berujung Intimidasi: Wartawan Di Obi Diduga Dipaksa Hapus Data Dan Dihina Oknum Polisi Polda Malut

Berita Terbaru

Maluku Utara

Imunitas yang Diamputasi: Menakar Batas Bicara Anggota Dewan

Selasa, 11 Agu 2026 - 03:30