Darwati A Gani Tekankan Keadilan Fiskal bagi Aceh dalam Rapat dengan Menteri Keuangan

- Penulis Berita

Rabu, 5 November 2025 - 16:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dewan Perwakilan Daerah Asal Aceh, Darwati A Gani

Foto: Dewan Perwakilan Daerah Asal Aceh, Darwati A Gani

JAKARTA,Coretansatu.com — Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh, Darwati A Gani, menyampaikan sejumlah isu strategis terkait fiskal dan pembangunan Aceh dalam Rapat Kerja Komite IV DPD RI dengan Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Rapat tersebut membahas pengawasan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD). Dalam forum itu, Darwati menyoroti penurunan signifikan Dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk Aceh tahun anggaran 2026, yang tercatat berkurang sekitar Rp900 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.

“Penurunan TKD sebesar Rp900 miliar bukan angka kecil bagi Aceh. Kondisi ini akan berdampak langsung terhadap kemampuan fiskal pemerintah daerah, terutama dalam membiayai gaji ASN dan program prioritas pembangunan,” ujar Darwati A Gani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, mayoritas anggaran daerah di Aceh masih sangat bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Karena itu, setiap pengurangan memiliki konsekuensi terhadap kelancaran pelayanan publik.

Darwati juga menekankan pentingnya keadilan fiskal antarwilayah, mengingat Aceh masih menghadapi tantangan besar pascakonflik dan bencana.

“Kami berharap pemerintah pusat melakukan evaluasi terhadap formulasi dana transfer, agar daerah seperti Aceh yang masih tertinggal secara ekonomi tidak semakin terbebani. Prinsip keadilan fiskal harus tetap menjadi pedoman dalam pelaksanaan UU HKPD,” tambahnya.

Selain isu fiskal, Darwati turut menyoroti lambannya kemajuan sejumlah proyek strategis nasional (PSN) di Aceh, seperti pembangunan bendungan, jaringan irigasi, dan Terowongan Gurute di jalur Banda Aceh–Calang.

“Pembangunan Terowongan Gurute bukan hanya soal membuka akses jalan, tapi juga membuka isolasi wilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir barat selatan Aceh,” jelasnya.

Ia juga menyinggung soal efektivitas pengelolaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh yang dinilai perlu perbaikan dalam hal penyaluran dan pengawasan.

“Selama ini dana Otsus menjadi penopang utama pembangunan Aceh, namun perlu pembenahan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat bawah,” tegas Darwati.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Sumber Berita : M Nur

Berita Terkait

FORMAPAS Maluku Utara Tagih Janji Pemda Halmahera Selatan, Desak Legalkan Tambang Rakyat Kusubibi
Formapas Malut Desak Kejati Seret Abdulkadir Nur Ali, Yang Diduga Aktor Intelektual Korupsi ISDA Taliabu
DPP IMM: HSM Jangan Pura-Pura “Pongo dan Pilo”, Denda Saja Tidak Cukup, Cabut IUP Sekarang!
Tolak Denda Rp2,27 Triliun, DPP IMM Desak DPR Cabut IUP PT Halmahera Sukses Mineral
Rp 2,2 Triliun Kerugian Lingkungan Diduga Menganga, DPP IMM: PT. Halmahera Sukses Mineral Jangan Tutup Mata Perusak Ekologi
Formapas Malut Mendesak ESDM dan APH Usut Aktifitas Pertambangan PT HSM Yang Diduga Ilegal.
DPP IMM Mendesak APH Segera Periksa Dugaan Penyimpangan di BPBD Halsel: “Jangan Biarkan Kejahatan Anggaran Tumbuh di Atas Penderitaan Rakyat
Usman Mansur Tagih Janji Kejati Malut, Jangan Main-Main dengan Skandal Tunjangan DPRD: Kuntu Daud Harus Bertanggung Jawab!

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:19

Sikap Cuek Kades Sawadai Soal Isu Nikah Siri Picu Kritik Pedas Praktisi Hukum

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:01

Konvoi Piala Dunia di Halsel Berjalan Aman dan Tertib Dibawah Pengawalan Satlantas

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:34

Sisa 140 Meter Tak Tuntas, APH Diminta Soroti Proyek BPBD Halsel

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:02

PWI Halsel Desak Danyonif 867 Proses Hukum Oknum TNI Diduga Tampar Wartawan saat Nonton Bola

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:36

Wartawan Dianiaya Oknum TNI, KNPI Halsel Minta Pelaku Diproses Hukum 1×24 Jam

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:18

Proyek Talud Pantai Darurat di Samat Terancam Mangkrak: Sisa 140 Meter Tak Tuntas

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:53

Penganiayaan Guru PPPK di Halsel: Terduga Pelaku Terancam Penjara Lebih dari 5 Tahun

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:35

Bantah Tuduhan Penyelewengan, SPBUN Sayoang Tegaskan Penyaluran Solar Sesuai Aturan DKP

Berita Terbaru