Perilaku Kades Balitata Diduga Melanggar Instruksi Bupati, SEMMI Malut Desak Copot

- Penulis Berita

Sabtu, 20 September 2025 - 03:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL,Coretansatu.Com – Ulah memalukan Kepala Desa (Kades) Balitata, Haryadi Sangaji, kembali menjadi sorotan tajam publik. Bukannya bekerja untuk kemajuan desa, ia justru sibuk membuat sensasi dengan perilaku menyimpang yang jelas-jelas melanggar instruksi Bupati Halmahera Selatan.

Sebagai mana telah di Instruksi Bupati Bassam Kasuba kepada seluruh kepala desa sebenarnya sangat tegas: bekerja fokus pada pembangunan dan menjaga marwah jabatan, Bukan untuk huru-hara seperti masuk kafe, Konsumsi Miras, serta berhubungan dengan pasangan yang bukan mahramnya (perselingkuhan). Namun, Haryadi Sangaji alias “Anto” malah mempertontonkan perilaku yang memalukan dengan dugaan perselingkuhan dan komunikasi mesum bersama seorang janda.

Sikap ini bukan hanya menodai nama baik Desa Balitata, melainkan juga mencoreng wibawa pemerintah daerah. Bagaimana mungkin seorang pemimpin desa yang seharusnya menjadi teladan, justru menjadi aktor utama dalam drama amoral yang dipertontonkan ke publik?.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sorotan tajam juga datang dari Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Maluku Utara. Organisasi mahasiswa ini menilai tindakan Haryadi Sangaji sudah keterlaluan dan tidak bisa lagi ditoleransi. Mereka mendesak Bupati Halsel agar segera mengambil langkah tegas dengan mencopot jabatan kades tersebut.

“Kami tidak bisa diam melihat ulah oknum kades seperti ini. Perilakunya melanggar instruksi Bupati dan merusak citra pemerintahan desa. Kalau tidak dicopot, sama saja pemerintah membiarkan moral pejabat desa hancur,” tegas Sarjan Ketua SEMMI Malut.

Menurut Sarjan, tindakan tidak bermoral kades Balitata telah menyalahi sumpah jabatan dan bertentangan dengan norma sosial masyarakat. Seorang kepala desa tidak boleh menjadikan jabatannya sebagai tameng untuk melampiaskan hawa nafsu pribadi, apalagi dengan cara-cara yang menjijikkan.

Lebih jauh, SEMMI Malut menilai kasus ini harus menjadi peringatan keras bagi seluruh kepala desa di Halmahera Selatan. Jabatan adalah amanah, bukan alat untuk bermain-main dengan urusan pribadi yang mempermalukan rakyat. Jika satu orang dibiarkan, maka citra semua kepala desa akan ikut terkontaminasi.

Desakan agar Haryadi Sangaji segera dicopot kini semakin menguat. SEMMI Malut menegaskan jika Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba tidak mengambil langkah tegas, maka gelombang aksi akan di lakukan  di depan kantor bupati, dengan desakan copot Haryadi dari jabatannya sebagai kades.

Kini, bola panas ada di tangan Bupati Bassam Kasuba. Publik menunggu, apakah Bupati berani mencopot seorang kades yang jelas-jelas melanggar instruksi langsungnya. Jika tidak, maka masyarakat bisa menilai bahwa pemerintah daerah ikut membiarkan penyakit moral tumbuh subur di dalam lingkaran kekuasaan.

Facebook Comments Box

Editor : Admin.Coretansatu

Berita Terkait

Berita Duka: Wartawan Adenyong Nafis Tutup Usia, Karya dan Dedikasinya Abadi dalam Ingatan
Dukung Olahraga Daerah: Harita Nickel Sumbang 10 Mobil Operasional untuk Sukseskan Porprov V Malut 2026
Jual Beli IUP Haltim Disorot, LKBHMI Cabang Ternate Desak Aparat Usut Dugaan Korupsi hingga Tuntas
PW SEMMI Maluku Utara Desak Kejati Segera Tangkap Drs. H. Iqbal Ruray Terkait Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD
Hujan Deras Guyur Kota Weda, Tiga Desa Terendam Banjir: Warga Soroti Kinerja Pemda
Dugaan SPPD Fiktif Rp26,3 Miliar Mengguncang DPRD Ternate, FORMAPAS Desak KPK Tetapkan Tersangka!
Nekat Buka Saat Idul Adha, Star Cave Karaoke Terancam Ditutup Satpol PP Halteng
Di Tengah Gemerlap Industri Nikel, BPK Temukan Kekurangan Pungutan Pajak Listrik Halteng Capai Rp7,9 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:04

Rp 2,2 Triliun Kerugian Lingkungan Diduga Menganga, DPP IMM: PT. Halmahera Sukses Mineral Jangan Tutup Mata Perusak Ekologi

Senin, 1 Juni 2026 - 06:18

DPP IMM Mendesak APH Segera Periksa Dugaan Penyimpangan di BPBD Halsel: “Jangan Biarkan Kejahatan Anggaran Tumbuh di Atas Penderitaan Rakyat

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:42

Usman Mansur Tagih Janji Kejati Malut, Jangan Main-Main dengan Skandal Tunjangan DPRD: Kuntu Daud Harus Bertanggung Jawab!

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:02

Formapas Malut: Desak Cabut IUP PT Priven Lestari, Jangan Korbankan Gunung Wato-Wato Demi Keserakahan Tambang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 04:51

PP Formapas: Menteri PU Harus Taat Hukum, Copot Kepala BPJN Malut yang Diduga Terseret Pusaran Korupsi dan Polemik MBG

Senin, 25 Mei 2026 - 18:09

DPP IMM Soroti Utang Proyek BPBD Halsel, Usman Mansur: Jangan Jadikan APBD sebagai Kuburan Transparansi

Senin, 25 Mei 2026 - 17:57

Usman Mansur: Jangan Jadikan Buruh Tumbal Keuntungan Perusahaan, Dugaan Kezaliman di PT Sampoerna Kayoe Harus Diusut!

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:35

Skandal Tambang Haltim Meledak! DPP IMM Minta Aparat Usut Dugaan Izin Bermasalah PT Sumberdaya Arindo

Berita Terbaru