Diduga Cabuli Murid, Oknum Guru di Halsel, Dipromosikan Jadi Kepala Sekolah

- Penulis Berita

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Oknum Guru

Foto: Ilustrasi Oknum Guru

HALSEL,Coretansatu.com — Kabar tak sedap kembali mencoreng dunia pendidikan di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel). Seorang oknum guru yang berdomisili di Desa Bisui, Kecamatan Gane Timur Tengah, dikabarkan akan diangkat sebagai Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 252 Desa Luin, meskipun sebelumnya pernah terseret dugaan kasus asusila terhadap murid pondoknya sendiri.

Oknum guru tersebut berinisial AS, yang akrab disapa Ateng. Saat ini, AS diketahui masih aktif mengajar di SDN 252 sekaligus menjadi tenaga pengajar di salah satu pondok di Desa Bisui.

Kasus yang menyeret namanya bukan perkara sepele. AS diduga melakukan percobaan tindakan asusila terhadap seorang murid pondok berinisial EM (13 tahun).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa ini sempat menghebohkan masyarakat setempat dan pernah diberitakan oleh sejumlah media media pada 12 Januari 2026 lalu.

Dalam pemberitaan tersebut diungkapkan, AS diduga mengajak korban bertemu secara diam-diam pada tengah malam sekitar pukul 00.00 WIT di Pelabuhan Bisui. Ajakan itu dilakukan dengan cara tidak wajar.

AS disebut-sebut mengetik sendiri pesan ajakan di ponselnya, kemudian membacakan isi pesan tersebut kepada korban, termasuk waktu dan lokasi pertemuan. Bahkan, korban diduga diiming-imingi uang agar bersedia memenuhi ajakan tersebut.

Ironisnya, kasus sensitif ini tidak berlanjut ke proses hukum, melainkan diselesaikan secara kekeluargaan dalam proses tersebut, disebutkan adanya kompensasi antara pihak keluarga korban dan terduga pelaku. Keluarga korban awalnya meminta ganti rugi sekitar Rp50 juta, namun karena ketidakmampuan, disepakati nilai Rp15 juta.

Meski kasus diselesaikan secara kekeluargaan, dampaknya tetap terasa. Korban memutuskan pindah sekolah akibat trauma atas kejadian yang dialaminya.

Dugaan perbuatan tidak senonoh tersebut seharusnya menjadi bahan evaluasi serius bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Halmahera Selatan, mengingat menyangkut etika profesi dan keselamatan peserta didik. Namun, fakta di lapangan justru berbanding terbalik. AS kini dikabarkan akan menduduki jabatan Kepala Sekolah di SDN 252 Desa Luin.

Kabar ini memicu keresahan para orang tua siswa. Salah satu orang tua murid yang enggan disebutkan namanya mengaku takut dan khawatir jika jabatan kepala sekolah diisi oleh AS.

“Sebaiknya Kepala Dinas Pendidikan mempertimbangkan kembali. Kalau kepala sekolah diisi oleh yang bersangkutan, kami takut kejadian serupa bisa menimpa anak-anak kami,” ujarnya dengan nada cemas.

Hingga berita ini dipublish, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halsel, Siti Khodijah, M.Ag, masih dalam upaya konfirmasi wartawan terkait kebenaran kabar pengangkatan kepala sekolah tersebut.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Berita Duka: Wartawan Adenyong Nafis Tutup Usia, Karya dan Dedikasinya Abadi dalam Ingatan
Dukung Olahraga Daerah: Harita Nickel Sumbang 10 Mobil Operasional untuk Sukseskan Porprov V Malut 2026
Jual Beli IUP Haltim Disorot, LKBHMI Cabang Ternate Desak Aparat Usut Dugaan Korupsi hingga Tuntas
PW SEMMI Maluku Utara Desak Kejati Segera Tangkap Drs. H. Iqbal Ruray Terkait Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD
Hujan Deras Guyur Kota Weda, Tiga Desa Terendam Banjir: Warga Soroti Kinerja Pemda
Dugaan SPPD Fiktif Rp26,3 Miliar Mengguncang DPRD Ternate, FORMAPAS Desak KPK Tetapkan Tersangka!
Nekat Buka Saat Idul Adha, Star Cave Karaoke Terancam Ditutup Satpol PP Halteng
Di Tengah Gemerlap Industri Nikel, BPK Temukan Kekurangan Pungutan Pajak Listrik Halteng Capai Rp7,9 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:04

Rp 2,2 Triliun Kerugian Lingkungan Diduga Menganga, DPP IMM: PT. Halmahera Sukses Mineral Jangan Tutup Mata Perusak Ekologi

Senin, 1 Juni 2026 - 06:18

DPP IMM Mendesak APH Segera Periksa Dugaan Penyimpangan di BPBD Halsel: “Jangan Biarkan Kejahatan Anggaran Tumbuh di Atas Penderitaan Rakyat

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:42

Usman Mansur Tagih Janji Kejati Malut, Jangan Main-Main dengan Skandal Tunjangan DPRD: Kuntu Daud Harus Bertanggung Jawab!

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:02

Formapas Malut: Desak Cabut IUP PT Priven Lestari, Jangan Korbankan Gunung Wato-Wato Demi Keserakahan Tambang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 04:51

PP Formapas: Menteri PU Harus Taat Hukum, Copot Kepala BPJN Malut yang Diduga Terseret Pusaran Korupsi dan Polemik MBG

Senin, 25 Mei 2026 - 18:09

DPP IMM Soroti Utang Proyek BPBD Halsel, Usman Mansur: Jangan Jadikan APBD sebagai Kuburan Transparansi

Senin, 25 Mei 2026 - 17:57

Usman Mansur: Jangan Jadikan Buruh Tumbal Keuntungan Perusahaan, Dugaan Kezaliman di PT Sampoerna Kayoe Harus Diusut!

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:35

Skandal Tambang Haltim Meledak! DPP IMM Minta Aparat Usut Dugaan Izin Bermasalah PT Sumberdaya Arindo

Berita Terbaru