Warga Desa Toin Desak Bupati Halsel Copot Kepala Inspektorat, Suara Kemarahan Tak Terbendung

- Penulis Berita

Minggu, 16 November 2025 - 17:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa Kepala inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan, Ilham Abubakar

Foto Istimewa Kepala inspektorat Kabupaten Halmahera Selatan, Ilham Abubakar

HALSEL,Coretansatu.com – Ketegangan memuncak di Desa Toin, Kecamatan Botanglomang, warga secara terbuka mendesak Bupati Halmahera Selatan (Hasan Ali Bassam Kasuba) untuk segera mencopot Kepala Inspektorat Halsel, Ilham Abubakar, yang dinilai gagal menepati janji dan dianggap mengabaikan laporan masyarakat terkait dugaan penyimpangan di pemerintahan desa, Senin/17/11/2025.

Desakan keras ini muncul setelah janji Ilham Abubakar untuk turun mengaudit Kepala Desa Toin (Fahmi Taher) tak pernah terealisasi, meski komitmen itu disampaikan langsung di hadapan warga beberapa waktu lalu. Warga menilai, hal ini menjadi puncak dari rangkaian kekecewaan yang tak lagi bisa ditolerir.

Menurut Hartono warga Desa Toin, Inspektorat semestinya menjadi lembaga pengawas yang menjamin transparansi dan akuntabilitas, namun tindakan kepala inspektorat justru dianggap bertolak belakang dari tugas utamanya. “Kami sudah menunggu, tapi janji tinggal janji,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hartono menyebut bahwa laporan terkait dugaan penyalahgunaan kewenangan dan ketidaktertiban administrasi di desa telah berulang kali disampaikan, namun respons Inspektorat dinilai tak pernah serius, bahkan dianggap hanya sekadar formalitas.

Dalam pandangan masyarakat, kegagalan Inspektorat menindaklanjuti laporan tersebut ada di pundak kepala instansi. Warga pun menilai bahwa sikap diam dan ketidakjelasan langkah audit merupakan bentuk pembiaran terhadap masalah yang terjadi di Desa Toin.

Puncaknya terjadi setelah warga menunggu berbulan-bulan tanpa perkembangan berarti. Kekecewaan tersebut berubah menjadi tuntutan nyata, Kepala Inspektorat harus dicopot karena dianggap tidak mampu menjalankan fungsi pengawasan.

Gelombang keluhan kini menyebar tidak hanya di Desa Toin, tetapi juga ke berbagai kalangan Mahasiswa yang ikut mempersoalkan lemahnya kontrol dari Inspektorat atas penyelenggaraan pemerintahan desa di wilayah Halmahera Selatan.

SEMMI Malut melalui suara tajamnya Sarjan Hi Rivai selaku ketua umum SEMMI Malut, iya berpendapat bahwa selama kepala inspektorat yang ada saat ini tetap menjabat, penyelesaian persoalan di desa akan terus berlarut-larut. Mereka menghendaki figur baru yang tegas, responsif, dan tidak PHP kepada masyarakat.

SEMMI Malut gandeng dengan Masyarakat Desa Toin, berencana menyampaikan tuntutan resmi kepada Bupati Halsel melalui surat terbuka, dan tidak menutup kemungkinan untuk melakukan aksi lebih besar apabila suara mereka tidak ditindaklanjuti. Bagi masyarakat Toin, ini bukan sekadar protes, melainkan seruan mendesak untuk membersihkan tubuh pengawasan daerah dari sikap yang dianggap tidak profesional.

Facebook Comments Box

Editor : Editor_Coretansatu

Berita Terkait

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi
Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan
Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang
Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup
Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi
Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo
Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa
Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:47

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 09:03

Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Minggu, 19 April 2026 - 08:15

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang

Sabtu, 18 April 2026 - 14:59

Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup

Sabtu, 18 April 2026 - 03:14

Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi

Jumat, 17 April 2026 - 08:12

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 April 2026 - 07:40

Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Jumat, 17 April 2026 - 03:29

Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan

Berita Terbaru