HALSEL,Coretansatu.com — Aroma kekecewaan dan kemarahan kini membara di tengah masyarakat Desa Toin, Kecamatan Botanglomang. Warga secara terang-terangan menyebut Kepala Inspektorat Halmahera Selatan, Ilham Abubakar, sebagai “Kepala Pembohong” akibat janji audit yang tak pernah ditepati.
Pada pekan lalu, Ilham Abubakar berjanji di hadapan massa aksi bahwa dirinya akan turun langsung mengaudit kepala Desa Toin. Janji itu disampaikan saat puluhan warga melakukan demonstrasi di depan Kantor Inspektorat Halsel, mendesak adanya pemeriksaan serius terkait dugaan penyelewengan dana desa.
Warga Toin menegaskan bahwa selama tiga tahun terakhir, pengelolaan dana desa diduga penuh penyimpangan. Angka kerugian yang disebutkan warga mencapai ratusan juta rupiah, namun laporan demi laporan yang mereka layangkan tak pernah berbuah tindakan nyata dari inspektorat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi unjuk rasa kala itu menjadi momentum bagi warga untuk mengutarakan seluruh keresahan mereka. Massa datang membawa bukti-bukti dugaan penyalahgunaan anggaran, berharap Inspektorat Halsel segera turun tangan menyelidiki kinerja sang kepala desa.
Namun harapan itu mendadak runtuh. Hingga hari ini, desa tidak menerima satu pun informasi, panggilan, ataupun penjadwalan audit dari Inspektorat Halsel. Janji Ilham Abubakar menguap tanpa jejak, membuat warga merasa dibohongi untuk kesekian kalinya.
Menurut warga, tindakan Ilham bukan hanya bentuk pembiaran, tetapi juga penghinaan terhadap aspirasi masyarakat. Mereka menilai sikap diam Inspektorat Halsel menunjukkan adanya dugaan keberpihakan atau ketidakmauan untuk membongkar persoalan serius di desa tersebut.
Kemarahan warga semakin memuncak. Sejumlah tokoh desa menyebut pernyataan Ilham di depan massa aksi hanyalah “pembohongan di atas pembohongan”, sebab tidak disertai niat dan tindakan nyata sebagaimana janjinya.
Warga bahkan menegaskan bahwa bila dalam waktu dekat Inspektorat Halsel masih tetap bungkam, mereka siap menggelar aksi lanjutan yang lebih besar. Mereka menuntut Ilham Abubakar mempertanggungjawabkan ucapannya sekaligus memastikan audit segera dilaksanakan tanpa alasan yang dibuat-buat.
Masyarakat Desa Toin menegaskan bahwa perjuangan mereka tidak akan berhenti hingga transparansi dan keadilan ditegakkan. Bagi mereka, janji pejabat bukanlah sekadar kata-kata, tetapi komitmen moral yang harus diwujudkan demi kepentingan publik.
Editor : Editor_Coretansatu









