Praktisi Hukum Desak Bupati Halsel Copot Kepala BKD! Dianggap Lambat Tangani Skandal SK Bodong PPPK

- Penulis Berita

Kamis, 30 Oktober 2025 - 05:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Praktis Hukum, Bambang Joisangadji S.H.

Foto: Praktis Hukum, Bambang Joisangadji S.H.

HALSEL,Coretansatu.com– Skandal SK bodong Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Halmahera Selatan (Halsel) semakin memanas, memicu desakan keras dari berbagai

pihak. Praktisi Hukum Bambang Joisangadji,S.H. mendesak Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Basam Kasuba, untuk segera mencopot Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Abdillah Kamarullah dari jabatannya.

Menurut Bambang Joisangadji, Abdillah Kamarullah dinilai lambat dan tidak serius dalam menangani kasus SK bodong PPPK yang telah mencoreng dunia pendidikan dan merugikan banyak guru honorer. “Kepala BKD seharusnya menjadi garda terdepan dalam memberantas praktik korupsi di lingkungan kepegawaian. Tapi yang terjadi justru sebaliknya, terkesan melindungi para pelaku,” ujarnya dengan nada geram.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bambang Joisangadji, juga menyoroti sikap Abdillah Kamarullah yang terkesan menghindar dari media dan enggan memberikan penjelasan terkait perkembangan kasus ini. “Sikap bungkam ini semakin menimbulkan kecurigaan. Apakah ada sesuatu yang ingin disembunyikan? Atau jangan-jangan Kepala BKD sendiri terlibat dalam skandal ini?” Tegas.

Desakan pencopotan ini mencuat seiring dengan terungkapnya berbagai persoalan dalam kasus SK bodong PPPK. Mulai dari dugaan penggunaan data fiktif, manipulasi nilai tes, hingga praktik suap yang melibatkan oknum-oknum tertentu.

“Kasus ini sudah sangat jelas merugikan negara dan masyarakat. Jika Bupati tidak segera bertindak tegas, maka sama saja dengan membiarkan praktik korupsi terus merajalela di Halmahera Selatan,” ungkap Bambang Joisangadji.

Masyarakat Halmahera Selatan menanti langkah konkret dari Bupati dalam memberantas korupsi dan menegakkan keadilan. Akankah Bupati berani mengambil tindakan tegas, atau justru melindungi para pelaku? Publik akan terus mengawasi.

Kasus SK bodong PPPK ini menjadi ujian berat bagi integritas Pemkab Halmahera Selatan. Akankah kebenaran terungkap dan keadilan ditegakkan? Atau skandal ini akan tertup begitu saja.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi
Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan
Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang
Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup
Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi
Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo
Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa
Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:47

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 09:03

Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Minggu, 19 April 2026 - 08:15

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang

Sabtu, 18 April 2026 - 14:59

Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup

Sabtu, 18 April 2026 - 03:14

Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi

Jumat, 17 April 2026 - 08:12

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 April 2026 - 07:40

Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Jumat, 17 April 2026 - 03:29

Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan

Berita Terbaru