SEMMI Malut Ultimatum, Polres Halsel Segera Hentikan Aktivitas SPBU Dolik, Banyak Permainan Ilegal di Situ

- Penulis Berita

Senin, 13 Oktober 2025 - 06:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL,Coretansatu.com – Dugaan maraknya praktik ilegal di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Dolik, Kecamatan Gane Barat Utara, kembali mendapat sorotan keras. Kali ini, Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Maluku Utara mengeluarkan ultimatum langsung kepada Polres Halmahera Selatan agar segera menghentikan seluruh aktivitas SPBU tersebut.

Ketua SEMMI Malut, Sarjan Hi Rivai, menegaskan bahwa pihaknya telah menerima banyak laporan dari warga terkait adanya praktik “permainan belakang” dalam penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. “Bukan lagi rahasia. Pengisian berulang oleh kendaraan yang sama, jerigen dan tangki modifikasi keluar masuk tanpa kontrol. Ini jelas bukan aktivitas normal,” ucapnya dengan nada keras.

Menurut Sarjan, pembiaran terhadap praktik ilegal ini hanya akan memperparah penderitaan masyarakat kecil yang sangat bergantung pada BBM bersubsidi. “Ketika rakyat antre di jalan, justru BBM mengalir lancar ke tangan-tangan mafia. Kami tidak akan diam melihat ketidakadilan seperti ini,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

SEMMI Malut meminta Polres Halsel bertindak cepat dan tegas dengan melakukan penyegelan sementara serta audit total terhadap distribusi BBM di SPBU Dolik. “Kalau tidak ada tindakan dalam waktu dekat, maka patut diduga aparat ikut bermain atau sengaja menutup mata,” sindirnya.

Ia juga memperingatkan bahwa SEMMI tidak segan turun ke lapangan apabila aparat penegak hukum tidak bergerak. “Kami siap turun dengan massa. Jangan tunggu situasi panas dulu baru bertindak,” ancamnya.

Tidak hanya itu, Sarjan mendesak agar pihak pengelola SPBU Dolik segera dipanggil untuk dimintai pertanggungjawaban hukum. “Jika terbukti terlibat dalam penyelewengan, mereka harus diproses pidana sesuai aturan yang berlaku. Tidak boleh ada toleransi,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, pengelola SPBU Dolik belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait tudingan tersebut. Sikap bungkam ini justru semakin memperkuat dugaan adanya praktik curang yang selama ini ditutupi.

SEMMI Malut menegaskan bahwa perjuangan mereka bukan untuk kepentingan kelompok tertentu, melainkan untuk membela hak masyarakat luas agar BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran. “Negara tidak boleh kalah dari mafia. Kalau aparat tidak bertindak, mahasiswa yang akan bergerak,” pungkas Sarjan.

Publik kini menunggu apakah Polres Halsel akan mengambil langkah tegas atau justru membiarkan SPBU Dolik terus menjadi ladang permainan para pemburu keuntungan haram.

Facebook Comments Box

Editor : Admin.Coretansatu

Berita Terkait

Berita Duka: Wartawan Adenyong Nafis Tutup Usia, Karya dan Dedikasinya Abadi dalam Ingatan
Dukung Olahraga Daerah: Harita Nickel Sumbang 10 Mobil Operasional untuk Sukseskan Porprov V Malut 2026
Jual Beli IUP Haltim Disorot, LKBHMI Cabang Ternate Desak Aparat Usut Dugaan Korupsi hingga Tuntas
PW SEMMI Maluku Utara Desak Kejati Segera Tangkap Drs. H. Iqbal Ruray Terkait Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD
Hujan Deras Guyur Kota Weda, Tiga Desa Terendam Banjir: Warga Soroti Kinerja Pemda
Dugaan SPPD Fiktif Rp26,3 Miliar Mengguncang DPRD Ternate, FORMAPAS Desak KPK Tetapkan Tersangka!
Nekat Buka Saat Idul Adha, Star Cave Karaoke Terancam Ditutup Satpol PP Halteng
Di Tengah Gemerlap Industri Nikel, BPK Temukan Kekurangan Pungutan Pajak Listrik Halteng Capai Rp7,9 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:04

Rp 2,2 Triliun Kerugian Lingkungan Diduga Menganga, DPP IMM: PT. Halmahera Sukses Mineral Jangan Tutup Mata Perusak Ekologi

Senin, 1 Juni 2026 - 06:18

DPP IMM Mendesak APH Segera Periksa Dugaan Penyimpangan di BPBD Halsel: “Jangan Biarkan Kejahatan Anggaran Tumbuh di Atas Penderitaan Rakyat

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:42

Usman Mansur Tagih Janji Kejati Malut, Jangan Main-Main dengan Skandal Tunjangan DPRD: Kuntu Daud Harus Bertanggung Jawab!

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:02

Formapas Malut: Desak Cabut IUP PT Priven Lestari, Jangan Korbankan Gunung Wato-Wato Demi Keserakahan Tambang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 04:51

PP Formapas: Menteri PU Harus Taat Hukum, Copot Kepala BPJN Malut yang Diduga Terseret Pusaran Korupsi dan Polemik MBG

Senin, 25 Mei 2026 - 18:09

DPP IMM Soroti Utang Proyek BPBD Halsel, Usman Mansur: Jangan Jadikan APBD sebagai Kuburan Transparansi

Senin, 25 Mei 2026 - 17:57

Usman Mansur: Jangan Jadikan Buruh Tumbal Keuntungan Perusahaan, Dugaan Kezaliman di PT Sampoerna Kayoe Harus Diusut!

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:35

Skandal Tambang Haltim Meledak! DPP IMM Minta Aparat Usut Dugaan Izin Bermasalah PT Sumberdaya Arindo

Berita Terbaru