Praktisi Hukum Desak Polres Halsel Sikat Mafia BBM Subsidi di SPBU Babang Raya!

- Penulis Berita

Rabu, 8 April 2026 - 11:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Praktis Hukum Bambang joisangadji,SH

Foto: Praktis Hukum Bambang joisangadji,SH

HALSEL,Coretansatu.com – Praktisi hukum, Bambang Joisangaji, SH, mendesak pihak berwenang untuk segera bertindak tegas terkait dugaan praktik mafia BBM subsidi yang terjadi di SPBU PT Babang Raya, Desa Babang, Kecamatan Bacan Timur. Ia menilai kasus ini bukan sekadar pelanggaran ringan, melainkan sudah masuk kategori tindak pidana yang merugikan negara dan masyarakat.

Dalam keterangannya, Bambang menyoroti modus operandi yang dilakukan oknum dengan memodifikasi kendaraan jenis L300 menggunakan tangki rakitan berkapasitas besar. Kendaraan-kendaraan ini diduga bolak-balik mengisi BBM subsidi jenis Pertalite secara berlebihan, untuk kemudian ditampung dan dijual kembali di pasar gelap dengan harga selangit.

“Penyalahgunaan BBM subsidi adalah pelanggaran serius. Ini bukan sekadar pelanggaran administratif, tetapi sudah masuk ranah pidana karena merugikan negara dan masyarakat,” tegas Bambang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bambang menegaskan, aparat penegak hukum khususnya Polres Halmahera Selatan tidak boleh bersikap pasif atau membiarkan praktik ini terus berjalan. Dugaan penyalahgunaan ini harus diselidiki secara menyeluruh untuk mengungkap jaringan di baliknya.

“Polres tidak boleh tinggal diam. Harus ada langkah konkret, mulai dari penyelidikan hingga penindakan tegas jika ditemukan unsur pidana. Jangan sampai praktik ini dibiarkan berkembang,” ujarnya.

Selain kepolisian, Bambang juga meminta manajemen PT Pertamina untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan pengawasan di SPBU tersebut. Sebagai pemegang hak distribusi, Pertamina dinilai memiliki wewenang penuh untuk menindak oknum yang terbukti melanggar aturan.

“Pertamina bisa menjatuhkan sanksi tegas, mulai dari penghentian pasokan hingga pemutusan kerja sama jika terbukti ada kelalaian atau keterlibatan. Ini penting untuk memberikan efek jera,” jelasnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa dampak dari praktik curang ini sangat dirasakan oleh masyarakat umum. Jika dibiarkan, pasokan BBM subsidi di wilayah tersebut berpotensi langka, sehingga rakyat kecil yang sebenarnya berhak justru kesulitan mendapatkannya.

“Jika tidak ditindak, BBM subsidi bisa menjadi langka dan tidak lagi dinikmati oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” pungkasnya.

Hingga berita ini dipublish, pihak pengelola SPBU PT Babang Raya masih belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan dan temuan tersebut.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Sumber Berita : Abdila Moloku

Berita Terkait

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi
Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan
Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang
Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup
Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi
Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo
Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa
Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:47

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 09:03

Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Minggu, 19 April 2026 - 08:15

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang

Sabtu, 18 April 2026 - 14:59

Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup

Sabtu, 18 April 2026 - 03:14

Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi

Jumat, 17 April 2026 - 08:12

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 April 2026 - 07:40

Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Jumat, 17 April 2026 - 03:29

Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan

Berita Terbaru