API Dinilai Tebang Pilih, Substansi Kerusakan Tambang Maluku Utara Justru Tak Disentuh

- Penulis Berita

Senin, 17 November 2025 - 07:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua GPLT-MU Abdur Saleh

Foto: Ketua GPLT-MU Abdur Saleh

JAKARTA,Coretansatu.com — Gerakan Pemuda Lingkar Tambang Maluku Utara (GPLT-MU) melancarkan serangan balik terhadap Anatomi Pertambangan Indonesia (API), menuding lembaga tersebut tidak objektif dan cenderung selektif dalam mengkritisi persoalan pertambangan di Maluku Utara.

GPLT-MU menilai API lebih fokus pada isu-isu tertentu yang tidak menyentuh akar masalah, sementara berbagai kasus besar yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat justru diabaikan.

Ketua GPLT-MU, Abdur Saleh, dengan tegas menyatakan bahwa sikap API bukan sekadar kelalaian, tetapi mengindikasikan adanya keberpihakan. “API rajin mengkritik soal jetty dan administrasi teknis, tapi kenapa diam soal sungai yang tercemar, illegal mining yang merajalela, dan CSR yang tidak sampai ke masyarakat?” tanyanya retoris.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

GPLT-MU menyoroti sejumlah kasus yang luput dari perhatian API, antara lain:

Pencemaran sungai yang diduga akibat aktivitas PT Weda Bay Nickel Group (IWIP) dan perusahaan lain di Halmahera Timur, menyebabkan krisis air bersih dan kerusakan perkebunan warga.

Penyaluran CSR yang Janggal: Dana CSR dari PT WBN (IWIP) yang diduga tidak tepat sasaran dan tidak memberikan dampak signifikan bagi masyarakat lingkar tambang.

Pencemaran Kali Muria: Aktivitas PT Alam Raya Abadi, PT JAS, dan perusahaan lain di Subaim yang mencemari sungai, merusak sawah, dan menyebabkan krisis air bersih.

Krisis Air Bersih di Kawasi: Masyarakat Desa Kawasi, wilayah industri PT Harita Nickel, yang terus berjuang melawan krisis air bersih dan pasokan listrik yang tidak stabil.

Ilegal Mining di Pulau Gebe: Dugaan praktik ilegal mining oleh PT Karya Wijaya, termasuk operasi tanpa jetty resmi dan indikasi keterlibatan pemangku kepentingan lokal.

Pembukaan Lahan Ilegal: Temuan Satgas PKH terkait lebih dari 149 hektare bukaan lahan ilegal tanpa IPPKH oleh PT Weda Bay Nickel di Halmahera Timur.

“API lebih memilih fokus pada isu yang skalanya jauh lebih kecil dibandingkan kerusakan nyata di lapangan. Ini menimbulkan tanda tanya besar terkait independensi lembaga tersebut,” tegas Abdur Saleh.

GPLT-MU mendesak API untuk tidak hanya menjadi “tukang kritik” yang selektif, tetapi benar-benar menyoroti persoalan substantif yang dialami masyarakat Maluku Utara. “Jika API memilih diam atas kerusakan sungai, hilangnya sawah, krisis air bersih, dan dugaan illegal mining, publik berhak mempertanyakan integritasnya.

GPLT-MU sendiri telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan perusahaan-perusahaan terkait ke Kementerian ESDM, Kementerian KLHK, dan DPR RI,” Pungkasnya.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Skandal Tambang Haltim Meledak! DPP IMM Minta Aparat Usut Dugaan Izin Bermasalah PT Sumberdaya Arindo
Kejati Malut Dinilai Takut Periksa Bupati Sula dalam Kasus BTT
Pihak PT TID Sebut: Vendor Katering Harus bertanggung jawab Atas Keracunan Karyawan
FORMAPAS Malut Ingatkan Polres Halteng Bertindak Profesional dan Transparan Usut Dugaan Keracunan Massal Karyawan Tambang
Gagal Melindungi Karyawan: AMLT Akan Melaporkan PT TID dan PT BPN Kepada Kementerian ESDM
Formapas Malut Desak Gubernur Copot Kepala BAPPENDA, Dinilai Gagal Tagih Tunggakan Pajak Perusahaan Tambang
DPP IMM Soroti Piutang Miliaran di Dinas PUPR Halsel, Desak Transparansi Proyek Dermaga Semut Tuokona
DPP GMNI Desak Copot dan Evaluasi Wadir Intelkam dan Kapolda Malut, Buntut Pernyataan Bernuansa Intimidasi Organisasi

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:15

Kapolres Halsel Berikan Penghargaan kepada 77 Personel Berprestasi, Bukti Kinerja Nyata Jaga Keamanan Masyarakat

Rabu, 20 Mei 2026 - 03:38

Kesultanan Tidore Bantah Terlibat Konten Rasis Akun D’Facto

Senin, 18 Mei 2026 - 15:29

Antisipasi Kelangkaan, Wabup Halteng Usulkan Tambah 3.000 Ton Kuota BBM Subsidi Per Tahun

Senin, 18 Mei 2026 - 11:25

Arogansi Walikota Tidore: Sebut Warga Provokator hingga Tantang Demonstran Adu Jotos

Senin, 18 Mei 2026 - 10:11

Walikota Tidore Ancam “Sikat” Masyarakat Bobo Pakai Polisi Jika Jalan Terus Diblokir

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:54

GPM Desak KPK dan Kejati Seret Aktor Intelektual Skandal Korupsi RSP Rp43 Miliar yang Menguap

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:26

Usut Keracunan Massal 69 Pekerja PT TID dan TMI, PW SEMMI Malut Warning Kapolres Halteng: Jangan Main Mata

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:51

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Gane Timur Panen Raya Jagung Bersama Masyarakat Desa Waimili

Berita Terbaru