Kesultanan Tidore Bantah Terlibat Konten Rasis Akun D’Facto

- Penulis Berita

Rabu, 20 Mei 2026 - 03:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

TIDORE,Coretansatu.com — Kesultanan -Tidore menegaskan tidak terlibat dalam produksi acara yang memicu polemik rasisme di tengah masyarakat, Pernyataan resmi ini disampaikan langsung oleh Jojau atau Perdana Menteri Kesultanan Tidore, Ishak Naser, usai menggelar pertemuan dengan Kapolresta Tidore, Selasa, 19 Mei 2026.

Ishak Naser menyatakan bahwa Sultan maupun perangkat adat atau bobato tidak pernah mengeluarkan pernyataan rasis kepada pihak manapun.

Ia juga menekankan bahwa acara yang saat ini dilaporkan ke polisi tersebut murni bukan merupakan agenda ataupun produk resmi pihak Kesultanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami bukan penyandang dana, kami juga bukan penyusun naskah, kami juga bukan aktor yang membacakan,” tegas Ishak Naser di hadapan awak media.

Klarifikasi ini merupakan respons cepat Kesultanan atas aksi unjuk rasa jilid kedua yang digelar oleh kelompok Pemuda Bobo di Kelurahan Bobo, Kota Tidore Kepulauan, pada Senin (18/5).

Dalam aksi tersebut, Pemuda Bobo menuntut Sultan Tidore hadir secara langsung untuk menjelaskan sejarah masyarakat Bobo secara terbuka guna meluruskan polemik di media sosial.

Selain itu, massa mendesak transparansi Polresta Tidore terkait penanganan laporan hukum terhadap akun media sosial “D’Facto” yang diduga melakukan rasisme dengan menyebut masyarakat Bobo sebagai orang Papua.

Aksi unjuk rasa tersebut sempat memanas ketika Walikota Tidore, Muhammad Sinen, turun langsung ke lokasi. Sinen mengecam tindakan massa yang membakar ban dan memblokade jalan umum hingga memicu kemacetan parah.

Sinen menegaskan bahwa pemerintah daerah bertanggung jawab penuh atas ketertiban fasilitas publik dan meminta massa untuk memindahkan lokasi demonstrasi jika tidak puas dengan pihak Kesultanan

“Kamu tahu tidak ini jalan umum mengganggu lalu lintas, kamu provokator. Jadi kalau tidak puas, demo di Kedaton (Kesultanan), bukan di jalan,” ujar Sinen dengan nada tinggi di lokasi aksi.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Dugaan Tambang Galian C Ilegal di Sungai Waikop Halmahera Tengah Picu Polemik, BUMDes Ikut Terseret
Polres Halsel Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Wujudkan Polri Presisi
Diduga Selingkuh dengan Istri Orang, Anggota DPRD Haltim Latif Mole Bakal Dilaporkan ke DPP Gerindra
Jatah Minyak Tanah Yaba Diduga “Bocor”: Warga Tak Punya Kupon Dipersulit, Harga Disebut Tembus Rp8 Ribu
Dermaga Taman Kota Daruba Hancur dan Makan Korban, Pemda Morotai Jangan Tunggu Nyawa Melayang
Muhammad Abusama Tunjukkan Pramuka Sejati di Tengah Perjalanan
Dituding Makan Gaji Buta, Pelindo Ternate Rajin Tarik E-Pass Tapi Biarkan Dermaga Dangkal
Ngopi Bareng di Pantai Mongga, Kapolres Halsel Gandeng Komunitas Ojek Pejok Perkuat Sinergi Kamtibmas

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:48

Dugaan Tambang Galian C Ilegal di Sungai Waikop Halmahera Tengah Picu Polemik, BUMDes Ikut Terseret

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:59

Polres Halsel Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW untuk Wujudkan Polri Presisi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:45

Diduga Selingkuh dengan Istri Orang, Anggota DPRD Haltim Latif Mole Bakal Dilaporkan ke DPP Gerindra

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:18

Jatah Minyak Tanah Yaba Diduga “Bocor”: Warga Tak Punya Kupon Dipersulit, Harga Disebut Tembus Rp8 Ribu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:16

Muhammad Abusama Tunjukkan Pramuka Sejati di Tengah Perjalanan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:55

Dituding Makan Gaji Buta, Pelindo Ternate Rajin Tarik E-Pass Tapi Biarkan Dermaga Dangkal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:08

Ngopi Bareng di Pantai Mongga, Kapolres Halsel Gandeng Komunitas Ojek Pejok Perkuat Sinergi Kamtibmas

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:56

Jatah Warga Desa Yaba Raib, Minyak Tanah Subsidi di Halsel Diduga Dijual ke Luar Daerah

Berita Terbaru