Live Facebook Ungkap Ricuh di Desa Yaba, Satreskrim Polsek Bacan Barat Bergerak Cepat Amankan Situasi

- Penulis Berita

Senin, 29 September 2025 - 04:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL,Coretansatu.Com — Sebuah siaran langsung di Facebook mendadak viral setelah menampilkan kericuhan antarwarga di Desa Yaba, Kecamatan Bacan Barat Utara, pada Minggu (29/09/2025) malam. Dalam video berdurasi lebih dari tujuh menit itu tampak sekelompok pemuda saling kejar sambil membawa benda tumpul, sehingga menimbulkan kepanikan di kalangan warga yang berada di sekitar lokasi.

Rekaman tersebut sontak menyita perhatian publik karena menampilkan suasana mencekam, dengan suara teriakan, dentuman keras, serta sejumlah warga yang mencoba melerai namun kewalahan. Beberapa penonton live bahkan terdengar meminta agar aparat kepolisian segera turun tangan sebelum kondisi semakin tidak terkendali.

Menanggapi viralnya video itu, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polsek Bacan Barat langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Tim gabungan dari unit intel dan patroli diterjunkan untuk menenangkan massa serta mengamankan sejumlah pemuda yang diduga terlibat langsung dalam kericuhan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Bacan Barat melalui Kanit Reskrim AIPDA M Risky Ihwan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam apabila ada pihak-pihak yang sengaja memprovokasi atau memperkeruh suasana. “Kami sudah mengantongi beberapa nama dari rekaman video yang beredar. Siapa pun yang terbukti memicu keributan akan diproses sesuai hukum,” tegasnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Yaba menyayangkan aksi ceroboh yang dilakukan sejumlah pemuda hingga membuat nama desa kembali tercoreng di media sosial. Ia berharap semua pihak menahan diri dan tidak gampang terbawa emosi, terlebih jika dipengaruhi minuman keras.

Di sisi lain, warga memberikan apresiasi atas respon cepat pihak kepolisian yang langsung turun ke lokasi tidak lama setelah siaran langsung itu ramai dibagikan. Langkah cepat aparat dinilai berhasil mencegah bentrokan lebih besar dan menghindarkan warga dari kemungkinan jatuhnya korban lebih banyak.

Hingga berita ini diterbitkan, situasi Desa Yaba dilaporkan telah kondusif meski aparat masih berjaga untuk mengantisipasi bentrokan susulan. Beberapa pemuda yang mengalami luka akibat kericuhan tengah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas setempat.

Pemerintah desa bersama tokoh agama dan tokoh adat dijadwalkan menggelar pertemuan mediasi bagi kedua kubu yang bertikai. Tujuannya agar akar masalah dapat diselesaikan secara kekeluargaan serta mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

Warga berharap kejadian ini menjadi pelajaran penting agar generasi muda Desa Yaba lebih bijak dalam bersikap dan tidak mudah terprovokasi, apalagi hingga disiarkan secara live di media sosial yang dapat memperkeruh suasana.

Facebook Comments Box

Editor : Admin.Coretansatu

Berita Terkait

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi
Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan
Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang
Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup
Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi
Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo
Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa
Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:47

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 09:03

Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Minggu, 19 April 2026 - 08:15

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang

Sabtu, 18 April 2026 - 14:59

Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup

Sabtu, 18 April 2026 - 03:14

Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi

Jumat, 17 April 2026 - 08:12

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 April 2026 - 07:40

Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Jumat, 17 April 2026 - 03:29

Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan

Berita Terbaru