HALSEL,Coretansatu.Com – Kepala Desa (Kades) Balitata, Haryadi Sangaji, akhirnya angkat bicara terkait isu dugaan perselingkuhan yang menyeret namanya dan sempat menjadi konsumsi publik dalam beberapa hari terakhir. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan berbagai kabar miring yang dinilai telah merugikan nama baiknya sebagai kepala desa.
Dalam keterangannya, Haryadi membantah keras tudingan bahwa dirinya terlibat perselingkuhan dengan seorang janda di Halmahera Selatan. Ia menilai kabar yang beredar hanyalah fitnah yang sengaja digoreng oleh pihak-pihak tertentu yang ingin menjatuhkan wibawanya di mata masyarakat.
“Isu itu tidak benar. Saya pastikan bahwa saya tidak pernah melakukan perbuatan seperti yang dituduhkan. Ini jelas fitnah, dan saya sangat dirugikan sebagai kepala desa,” tegas Haryadi saat dimintai konfirmasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Terkait percakapan melalui aplikasi pesan yang sempat beredar, Haryadi menyebut hal itu adalah rekayasa yang sengaja dibuat untuk mencoreng reputasinya. Menurutnya, bukti-bukti yang disebarkan tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya dan cenderung bermuatan provokatif.
“Jangan hanya karena ada capture chat atau video call lalu masyarakat langsung percaya. Itu bisa direkayasa siapa saja. Saya yakin ini ulah orang yang tidak senang dengan saya,” tambahnya.
Lebih jauh, Haryadi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan isu murahan yang tidak jelas asal-usulnya. Ia meminta warga Desa Balitata tetap fokus pada pembangunan desa dan tidak terpecah belah hanya karena isu yang tidak berdasar.
“Sebagai kades, saya tetap konsisten menjalankan tugas dan program pembangunan desa. Saya berharap masyarakat jangan terpengaruh. Mari kita kerja sama demi kemajuan Balitata,” ujarnya menegaskan.
Haryadi juga menegaskan akan menempuh langkah hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan fitnah tersebut. Ia menyebut tuduhan perselingkuhan bukan hanya merusak citra dirinya, tetapi juga mencederai kehormatan keluarga dan masyarakat desa yang dipimpinnya.
Dengan klarifikasi ini, Kades Balitata berharap polemik yang berkembang bisa segera mereda. Ia mengajak semua pihak untuk kembali menaruh kepercayaan pada pemerintah desa dan tidak lagi memperkeruh suasana dengan isu-isu yang belum tentu benar adanya.
Editor : Admin.Coretansatu









