TERNATE,Coretansatu.com – Kasat Resnarkoba Polres Ternate, AKP Suherman, menyampaikan permohonan maaf resmi terhadap wartawan inisial FS yang menjadi korban kekeliruan dalam operasi yang dilakukan pada Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 01.14 WIT di depan Muara Mall, Ternate.
Kejadian dimulai ketika FS yang sedang akan membeli rokok di warung, tiba-tiba dicegat oleh lima anggota Satnarkoba di dekat Jatiland Mall. Saat kejadian, anggota tersebut mengeluarkan nada kasar dan menekan psikologis FS dengan bertanya, “Woe, ngana (kamu) jang bagara (jangan bergerak). Ngana sudah to yang bawa barang. Ngana jang bafoya (bohong) sudah. Ngana sudah yang bawa barang to? Ngana bawa barang apa itu.”
FS mengaku kebingungan dan gugup hingga hampir tidak bisa berbicara. Namun, ia berhasil menunjukkan ID card jurnalis yang ada di wallpaper ponselnya. Setelah itu, anggota berkomunikasi melalui headset dan menyatakan bahwa terjadi kekeliruan karena motor Scoopy yang dikendarai FS mirip dengan kendaraan target operasi yang berada di belakangnya. “Oh, astaga torang (kami) salah target, tong kira torang pe target soalnya target itu pake motor sama deng ngana,” ujar salah satu anggota pada saat itu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
AKP Suherman menjelaskan bahwa kejadian ini bukanlah salah tangkap, melainkan kekeliruan komunikasi dalam situasi operasi yang bergerak cepat. “Pak FS ditahan saat melintas daerah operasi. Kebetulan mirip motor dengan target kami yang ikut dari belakang. Setelah mengetahui dirinya wartawan, langsung dilepas dan anggota meminta maaf di lokasi,” ujarnya.
Setelah kejadian, FS datang ke SPKT bersama pengacaranya, Hastomo Bakri, untuk memberikan keterangan. Sebagai pimpinan satker, Suherman telah meminta maaf secara langsung kepada FS dan kelima anggota yang terlibat telah diperiksa oleh divisi Propam.
Editor : Admin Coretansatu.com









