Keberanian Di Tengah Ketidakadilan: Sumiati Majid Serukan Penuntasan Kasus Halsel Express 01

- Penulis Berita

Rabu, 17 Desember 2025 - 10:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate,Coretansatu.com — Suara lantang seorang perempuan menggema keras di lorong-lorong Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara, Rabu (17/12/2025) siang. Dialah Sumiati Majid, orator perempuan dari Front Aksi Maluku Utara (FAM), yang dengan nada bergetar namun penuh amarah menantang aparat penegak hukum (APH) agar segera usut tuntas kasus Halsel Express 01.

“Tindak lanjuti sekarang! Jangan kubur keadilan! Halsel Express 01 bukan bangkai hukum!” teriak Sumiati dari atas mobil komando, disambut sorakan massa aksi.

Aksi demonstrasi ini menjadi simbol kemarahan publik atas mandeknya penanganan kasus pengadaan Kapal Cepat Halsel Express 01, proyek APBD Halmahera Selatan senilai Rp15 miliar tahun 2007 yang menyeret nama eks Bupati Halmahera Selatan, Muhammad Kasuba, namun hingga kini tak kunjung dituntaskan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dihadapan pagar Kejati Maluku Utara, Sumiati dengan tegas menyebutkan aparat penegak hukum tak serius dan terkesan sengaja membiarkan perkara ini membusuk selama hampir 16 tahun.

“Kalau rakyat kecil cepat diproses, kenapa pejabat yang merugikan negara miliaran justru dilindungi? Ada apa di Kejati Malut?” serunya lantang, memicu tepuk tangan dan teriakan massa.

Sumiati menegaskan bahwa, aksi tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk perlawanan terbuka terhadap stagnasi hukum dan dugaan permainan kekuasaan di tubuh penegakan hukum Maluku Utara.

“Kasus Halsel Express 01 sudah belasan tahun mengendap. Ini bukan kelalaian, tapi pembiaran. Kami mendesak Kejati Malut segera memanggil dan memeriksa Muhammad Kasuba secara terbuka,” tegasnya.

Menurut FAM, lambannya penanganan kasus ini justru memperkuat kecurigaan publik bahwa hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah, serta membuka ruang spekulasi adanya perlindungan terhadap aktor-aktor tertentu.

Tak hanya menyoroti Halsel Express 01, FAM juga membawa daftar panjang dugaan korupsi lain yang dinilai tak kalah parah, di antaranya:

– Mendesak pemeriksaan Kepala Desa Kawasi atas dugaan korupsi DBH Rp15 miliar periode 2022–2025.

– Mendesak pemanggilan Kepala BWS Maluku Utara dan Dinas PUPR Malut terkait proyek irigasi Morotai Rp24,3 miliar.

– Mendesak pemeriksaan Kepala Dinas PUPR Kota Tidore Kepulauan atas proyek jalan hotmix Desa Maidi Rp7,3 miliar.

– Mendesak pemanggilan Bupati, Kadinkes Halteng, dan kontraktor terkait proyek RS Pratama Halmahera Barat Rp42,9 miliar.

FAM menegaskan, jika Kejati Maluku Utara terus bungkam dan tidak menunjukkan langkah konkret, gelombang aksi akan diperluas dan dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami akan terus kembali. Selama keadilan dipermainkan, selama itu pula kami berdiri di jalan,” tutup Sumiati Majid dengan suara bergetar namun penuh perlawanan.

Facebook Comments Box

Editor : Editor_Coretansatu

Berita Terkait

Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal
Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 
Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo
Bongkar Praktik Mafia BBM di Halsel: Oknum SPBUN Sayoang Diduga Suplai Solar ke Kapal Tangker EVEREST XL
Lompatan Kasus HIV/AIDS di Maluku Utara: Halmahera Utara dan Ternate Jadi Episentrum Tertinggi
IMM Malut Desak Kapolda Evaluasi Kapolres Halsel Terkait Maraknya Tambang Emas Ilegal
PETI di Halsel Menjamur, Komitmen Kapolres Hendra Gunawan Dipertanyakan
LKBHMI Desak Propam Turun Tangan Dugaan Kekerasan Kabag Ops Polres Ternate Dalam Pengamanan Aksi HMI Cabang Ternate

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:03

Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16

Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02

Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:09

Bongkar Praktik Mafia BBM di Halsel: Oknum SPBUN Sayoang Diduga Suplai Solar ke Kapal Tangker EVEREST XL

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:59

Lompatan Kasus HIV/AIDS di Maluku Utara: Halmahera Utara dan Ternate Jadi Episentrum Tertinggi

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:48

PETI di Halsel Menjamur, Komitmen Kapolres Hendra Gunawan Dipertanyakan

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:48

LKBHMI Desak Propam Turun Tangan Dugaan Kekerasan Kabag Ops Polres Ternate Dalam Pengamanan Aksi HMI Cabang Ternate

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:43

Dinilai Mandul, GMNI Desak Kapolda Malut Turun Tangan Segel PETI di Halmahera Selatan

Berita Terbaru