HALSEL,Coretansatu.com — Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Provinsi Maluku Utara kembali bersuara lantang. Mereka mendesak Kapolda Malut, Brigjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si., untuk segera mengevaluasi kinerja Kapolres Halmahera Selatan, AKBP Hendra Gunawan, dan mencopot Kapolsek Saketa, Ipda Ruslan Anwar.
Desakan ini dipicu dugaan pembiaran praktik ilegal logging dan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang marak di wilayah hukum Polsek Saketa. Ketua DPD IMM Maluku Utara, Taufan Baba, menyoroti laporan penebangan liar dan penggunaan solar bersubsidi untuk alat berat di Desa Samat, Kecamatan Gane Barat, yang seolah diabaikan.
Di lokasi camp pengolahan kayu UD Chandra Jaya Perkasa, perusahaan tersebut bahkan tidak memasang papan informasi resmi. Seorang karyawan mengungkapkan bahwa aktivitas perusahaan masih dalam tahap pengurusan izin, namun alat beratnya menggunakan BBM subsidi jenis solar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
IMM Maluku Utara mendesak Polda Malut agar transparan dan tegas dalam menangani dugaan pelanggaran ini. Mereka menduga kuat perusahaan tersebut belum memiliki legalitas resmi, sehingga perlu tindakan tegas untuk menegakkan hukum.
Kasus ini menjadi sorotan publik, menuntut komitmen nyata dari aparat penegak hukum untuk memberantas praktik ilegal yang merugikan negara dan masyarakat.
Editor : Admin Coretansatu.com
Sumber Berita : Taslim Barakati









