DPD IMM Malut, Desak Kapolda Evaluasi Kinerja Kapolres Halteng Terkait Galian C Ilegal

- Penulis Berita

Rabu, 19 November 2025 - 02:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua IMM Malut Muhammad Taufan Baba

Foto: Ketua IMM Malut Muhammad Taufan Baba

TERNATE,Coretansatu.com – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Malut mendesak Kapolda Maluku Utara untuk mengevaluasi kinerja Kapolres Halmahera Tengah (Halteng), AKBP Fiat Dedawanto, S.Pd.T., S.I.K., M.H. Desakan ini terkait dengan maraknya aktivitas penambangan galian C ilegal di Desa Vidy Jaya, Kecamatan Weda, yang diduga diabaikan oleh Kapolres Halteng.

Ketua IMM Maluku Utara, Muhammad Taufan Baba, mengungkapkan bahwa penambangan galian C yang dilakukan oleh seorang pengusaha bernama Acid beroperasi tanpa izin resmi dari pemerintah. “Aktivitas penambangan ilegal ini sudah berlangsung cukup lama dan Kami menduga ada pembiaran dari pihak kepolisian,” ujar Taufan dalam keterangan persnya.

Kontroversi ini bermula ketika Acid, pemilik lahan tempat galian C beroperasi, mengakui telah memberikan izin kepada pihak bernama Sin Sin untuk melakukan pengerukan. Dalam wawancara pada Selasa (12/11/2025), Acid menjelaskan bahwa tujuannya bukan untuk mencari keuntungan finansial dari penjualan material, melainkan untuk meratakan lahan yang berbukit agar dapat dimanfaatkan sebagai area perumahan di masa depan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya hanya menyediakan lahan saja, tapi untuk jual itu tidak ada,” ujar Acid. Ia menambahkan bahwa material yang dikeruk digunakan untuk menimbun proyek breakwater dan mengingatkan Sin Sin untuk membayar Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat

Taufan menambahkan, kami menerima banyak laporan dari masyarakat terkait dampak negatif yang ditimbulkan oleh aktivitas penambangan ilegal ini, seperti kerusakan lingkungan, pencemaran air, dan gangguan terhadap Aktivitas masyarakat. “Kami sangat menyayangkan sikap Kapolres Halteng yang terkesan tidak peduli dengan masalah ini. Padahal, penambangan ilegal ini jelas-jelas melanggar hukum dan merugikan masyarakat,” tegasnya.

IMM Maluku Utara meminta Kapolda Maluku Utara untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap Kapolres Halteng jika terbukti melakukan pembiaran terhadap aktivitas penambangan ilegal ini. “Kami juga meminta pemerintah daerah untuk segera menertibkan semua aktivitas penambangan ilegal yang ada di Halmahera Tengah,” pungkas Taufan.

Hingga berita ini dipublish, Kapolda Maluku Utara, belum memberikan keterangan resmi

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi
Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan
Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang
Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup
Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi
Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo
Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa
Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:47

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 09:03

Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Minggu, 19 April 2026 - 08:15

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang

Sabtu, 18 April 2026 - 14:59

Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup

Sabtu, 18 April 2026 - 03:14

Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi

Jumat, 17 April 2026 - 08:12

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 April 2026 - 07:40

Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Jumat, 17 April 2026 - 03:29

Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan

Berita Terbaru