LIRA Tagih Janji Kajati Malut, Tuntut Penuntasan Dugaan Korupsi Pejabat Tidore

- Penulis Berita

Rabu, 29 Oktober 2025 - 16:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kejaksaan Tinggi Provinsi Maluku Utara

Foto: Kejaksaan Tinggi Provinsi Maluku Utara

TERNATE,Coretansatu.com- Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara (Malut) yang baru, Sufari, menyatakan komitmen tegasnya untuk memberantas korupsi di wilayah hukumnya.

Pernyataan ini disambut baik berbagai pihak, namun diiringi desakan agar Kejati segera menuntaskan dugaan korupsi yang melibatkan pejabat di Kota Tidore Kepulauan.

Desakan ini disampaikan langsung oleh Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Provinsi Maluku Utara. Said Alkatiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mendesak Kejati untuk segera menindaklanjuti kasus yang menyeret nama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tidore Kepulauan, Ismail Dukomalamo, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tidore, Abdul Muis.

Said Alkatiri menjelaskan bahwa dugaan korupsi yang melibatkan Kepala Dinas PUPR, Abdul Muis, bersumber dari temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Maluku Utara pada tahun 2023.

Laporan BPK mencatat kekurangan volume pada lima paket proyek belanja di Dinas PUPR Kota Tidore senilai ratusan juta rupiah, dengan total kerugian mencapai Rp924 juta.

Temuan tersebut telah ditindaklanjuti oleh Wali Kota Tidore dengan mengeluarkan surat perintah kepada Kepala Dinas PUPR untuk meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek fisik.

Menurut Said, hingga pemeriksaan selesai, masih terdapat kekurangan sebesar Rp630.873.010,91 yang belum dikembalikan ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kota Tidore.

Ia menyampaikan harapan besar kepada Kajati Sufari untuk membuktikan keseriusan Kejaksaan dalam menegakkan hukum di Maluku Utara.

ia meminta agar Kejati bertindak profesional dan tidak pandang bulu dalam menangani kasus ini.

Kejaksaan Tinggi diketahui sudah memanggil beberapa pihak terkait untuk dimintai keterangan.

“Harapan itu LIRA titipkan pada Kepala Kejaksaan Tinggi yang baru, Sufari agar dapat memberantas dugaan korupsi di daerah Kota Tidore,” ujar Said, Rabu, (29/10/25).

Sebelumnya, diberitakan, Sufari, yang dilantik sebagai Kajati pada 23 Oktober 2025, menegaskan bahwa korupsi adalah musuh bersama yang tidak mendapat toleransi sedikit pun.

“Sebagai Kajati baru, tidak ada ruang bagi kasus korupsi yang terabaikan,” tegas Sufari.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi
Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan
Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang
Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup
Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi
Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo
Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa
Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:47

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 09:03

Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Minggu, 19 April 2026 - 08:15

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang

Sabtu, 18 April 2026 - 14:59

Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup

Sabtu, 18 April 2026 - 03:14

Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi

Jumat, 17 April 2026 - 08:12

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 April 2026 - 07:40

Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Jumat, 17 April 2026 - 03:29

Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan

Berita Terbaru