Hari Pertama JIES 2025 di Asakusa: Peserta Global Nikmati Warisan Budaya Tokyo

- Penulis Berita

Senin, 17 November 2025 - 06:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOKYO, Coretansatu.com — Hari pertama pelaksanaan Japan Intercultural Exchange and Summit (JIES) 2025 resmi dimulai dengan kedatangan para peserta di kawasan Asakusa, salah satu distrik bersejarah paling terkenal di Tokyo. Program pertukaran pemuda internasional yang digagas Garuda Nusa Foundation ini kembali menghadirkan pengalaman lintas budaya bagi peserta dari berbagai negara, Senin/17/11/2025.

Para peserta JIES tahun ini datang dari beragam latar belakang, termasuk dari Indonesia. Dua peserta yang menjadi perhatian khusus adalah Nur Syifah Alhaddad dan Maya Nadira Suryadi, putri kebanggaan Provinsi Maluku Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, yang ikut berpartisipasi dalam agenda global ini. Keduanya tampak antusias menjelajahi kawasan penuh nilai sejarah di jantung Kota Tokyo tersebut.

Kegiatan hari pertama dimulai sejak pagi di Kaminarimon Gate, gerbang merah raksasa yang menjadi simbol utama Asakusa. Sekitar 50 peserta yang telah lolos seleksi kompetitif memperoleh sambutan hangat sebelum memulai eksplorasi mereka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para peserta kemudian mengikuti tur berpemandu menuju Senso-ji Temple, kuil Buddha tertua di Tokyo yang berdiri sejak abad ke-7. Dalam kunjungan tersebut, mereka mendapatkan penjelasan mengenai sejarah dan peran Senso-ji sebagai pusat spiritual dan budaya yang dikunjungi jutaan wisatawan setiap tahun.

Selain mendengarkan pemaparan sejarah, peserta juga berpartisipasi dalam sejumlah ritual tradisional Jepang seperti menyalakan dupa dan menggambar omikuji, yaitu ramalan keberuntungan. Aktivitas ini menjadi pengalaman pertama bagi sebagian besar peserta internasional yang baru mengenal tradisi spiritual Jepang.

“Hari pertama ini luar biasa; Asakusa seperti jembatan antara masa lalu dan masa kini, sempurna untuk memulai diskusi intercultural kami,” ujar Nur Syifah peserta asal Indonesia, Provinsi Maluku Utara, Kabupaten Halmahera Selatan yang mengaku sangat terinspirasi oleh interaksi budaya yang mereka alami sejak awal kegiatan.

Usai kunjungan ke kuil, para peserta berjalan menyusuri Nakamise-dori, jalan belanja legendaris yang dipenuhi toko suvenir, penjaja ningyo-yaki, serta pengrajin lokal. Momen ini memberi kesempatan bagi peserta untuk berinteraksi langsung dengan warga setempat dan mengamati kehidupan masyarakat Tokyo yang tetap mempertahankan nuansa tradisional.

Memasuki siang hari, agenda berlanjut ke sesi orientasi di Asakusa Community Center, tempat peserta berbagi pandangan mengenai tantangan pendidikan, hubungan antarbudaya, hingga isu moderasi beragama di negara masing-masing. Diskusi berlangsung dinamis dan memperlihatkan keseriusan peserta dalam membangun pemahaman lintas budaya.

Beberapa kelompok kemudian melanjutkan kegiatan ice-breaker di Hanayashiki, taman hiburan tertua di Jepang, sementara kelompok lainnya mengunjungi Kappabashi Dougu Street untuk mempelajari alat masak tradisional Jepang. Pembagian kelompok ini membuat suasana kegiatan semakin interaktif dan menyenangkan.

Menjelang malam, seluruh peserta berkumpul kembali untuk menikmati makan malam bersama di tepi Sungai Sumida. Mereka disuguhkan pemandangan indah Senso-ji yang bercahaya di waktu malam, menciptakan suasana penutup hari yang hangat dan penuh kekaguman.

Hari pertama JIES 2025 resmi ditutup dengan penjelasan agenda esok hari, termasuk rencana kunjungan ke persiapan festival lokal Tori no Ichi di Otori Shrine. Perpaduan antara edukasi, wisata budaya, dan interaksi global menjadi fondasi yang memperkaya pengalaman seluruh peserta sejak awal acara.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Kepergian Jurnalis ,Saleh Al-Ja’frawi Menggetarkan Hati Dunia, Gugur Saat Bertugas di Gaza
20 Rakyat Malaysia Ditahan Rejim Israel Ketika Sertai Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla
Kapal Perang Israel Halangi Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla Menuju Gaza
Dewan Pers Desak Semua Pihak Hormati Kebebasan Pers, Respons Pencabutan ID Card Wartawan CNN Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:04

Rp 2,2 Triliun Kerugian Lingkungan Diduga Menganga, DPP IMM: PT. Halmahera Sukses Mineral Jangan Tutup Mata Perusak Ekologi

Senin, 1 Juni 2026 - 06:18

DPP IMM Mendesak APH Segera Periksa Dugaan Penyimpangan di BPBD Halsel: “Jangan Biarkan Kejahatan Anggaran Tumbuh di Atas Penderitaan Rakyat

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:42

Usman Mansur Tagih Janji Kejati Malut, Jangan Main-Main dengan Skandal Tunjangan DPRD: Kuntu Daud Harus Bertanggung Jawab!

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:02

Formapas Malut: Desak Cabut IUP PT Priven Lestari, Jangan Korbankan Gunung Wato-Wato Demi Keserakahan Tambang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 04:51

PP Formapas: Menteri PU Harus Taat Hukum, Copot Kepala BPJN Malut yang Diduga Terseret Pusaran Korupsi dan Polemik MBG

Senin, 25 Mei 2026 - 18:09

DPP IMM Soroti Utang Proyek BPBD Halsel, Usman Mansur: Jangan Jadikan APBD sebagai Kuburan Transparansi

Senin, 25 Mei 2026 - 17:57

Usman Mansur: Jangan Jadikan Buruh Tumbal Keuntungan Perusahaan, Dugaan Kezaliman di PT Sampoerna Kayoe Harus Diusut!

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:35

Skandal Tambang Haltim Meledak! DPP IMM Minta Aparat Usut Dugaan Izin Bermasalah PT Sumberdaya Arindo

Berita Terbaru