Dewan Pers Desak Semua Pihak Hormati Kebebasan Pers, Respons Pencabutan ID Card Wartawan CNN Indonesia

- Penulis Berita

Senin, 29 September 2025 - 11:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,Coretansatu.com – Dewan Pers secara resmi mengeluarkan pernyataan sikap terkait laporan pencabutan ID Card seorang reporter CNN Indonesia yang bertugas di lingkungan Istana Kepresidenan. Pernyataan tersebut disampaikan pada 28 September 2025 melalui surat resmi bernomor 02/P-DP/IX/2025.

Dalam pernyataannya, Dewan Pers menegaskan bahwa insiden tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga dan menjunjung tinggi kemerdekaan pers di Indonesia. Kebebasan pers, menurut Dewan Pers, merupakan fondasi utama dalam mewujudkan keterbukaan informasi kepada publik.

Dewan Pers meminta secara khusus kepada Biro Pers Istana untuk memberikan penjelasan secara terbuka mengenai alasan pencabutan ID Card wartawan CNN Indonesia. Langkah ini dianggap krusial agar tidak menimbulkan kesan pembatasan terhadap kerja jurnalistik di lingkungan istana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Dewan Pers kembali mengingatkan seluruh pihak, baik lembaga pemerintah maupun non-pemerintah, untuk menghormati tugas dan fungsi pers sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Tugas utama wartawan adalah menyampaikan informasi kepada publik, bukan untuk dibungkam.

Dewan Pers juga menyatakan harapannya agar peristiwa serupa tidak kembali terulang di kemudian hari. Insiden pelarangan atau penghalangan terhadap kegiatan jurnalistik dinilai dapat mencoreng citra demokrasi dan kebebasan berekspresi di Indonesia.

Sebagai bentuk solidaritas terhadap insan pers, Dewan Pers turut meminta semua pihak untuk menjamin keamanan dan kenyamanan wartawan saat menjalankan tugas peliputan, khususnya di area-area strategis seperti lembaga negara dan instansi pemerintahan.

Dalam pernyataan tersebut, Dewan Pers juga mengajak seluruh jurnalis untuk tetap menjalankan tugas secara profesional, berpegang pada kode etik, dan tidak terpancing oleh tekanan yang dapat mengganggu independensi pemberitaan.

Melalui tanda tangan Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, lembaga ini menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebebasan pers sebagai bagian dari hak demokratis warga negara. Dewan Pers menyatakan siap memfasilitasi dialog apabila diperlukan untuk menyelesaikan persoalan ini secara baik.

Pernyataan tersebut ditutup dengan ajakan agar seluruh pihak menjadikan kasus ini sebagai perhatian bersama. Dewan Pers berharap, insiden ini tidak menjadi preseden buruk, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen terhadap kemerdekaan pers di Indonesia,” Pungkasnya.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Hari Pertama JIES 2025 di Asakusa: Peserta Global Nikmati Warisan Budaya Tokyo
Kepergian Jurnalis ,Saleh Al-Ja’frawi Menggetarkan Hati Dunia, Gugur Saat Bertugas di Gaza
20 Rakyat Malaysia Ditahan Rejim Israel Ketika Sertai Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla
Kapal Perang Israel Halangi Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla Menuju Gaza

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:47

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 09:03

Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Minggu, 19 April 2026 - 08:15

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang

Sabtu, 18 April 2026 - 14:59

Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup

Sabtu, 18 April 2026 - 03:14

Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi

Jumat, 17 April 2026 - 08:12

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 April 2026 - 07:40

Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Jumat, 17 April 2026 - 03:29

Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan

Berita Terbaru