250 Ton Beras Pengganti Bulog Tiba di Maluku Utara, Pengawasan Distribusi Didorong Lebih Ketat

- Penulis Berita

Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE,Coretansatu.com — Sebanyak 250 ton beras pengganti milik Perum Bulog Ternate telah tiba di Provinsi Maluku Utara. Penggantian ini merupakan tindak lanjut atas temuan Komisi IV DPR RI bulan lalu terkait penurunan mutu beras yang disimpan di gudang Bulog.

Kepala Perum Bulog Ternate, Jefry Tanasy, menjelaskan bahwa proses penggantian beras tengah berlangsung secara bertahap guna memperkuat ketahanan stok pangan di daerah.

“Proses penggantian sudah berjalan, dan sebanyak 250 ton beras pengganti telah mulai diisi ke gudang Bulog. Ini bagian dari langkah menjaga ketersediaan beras di Maluku Utara,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, ribuan ton beras lama yang sebelumnya mengalami penurunan mutu telah disortir. Dari hasil sortir tersebut, sekitar 700 ton dikirim ke Sulawesi Selatan untuk dilakukan proses pengolahan ulang.

Menurut Jefry, beras yang menurun mutunya tidak langsung dimusnahkan, melainkan melalui tahapan uji mutu untuk menentukan kelayakan konsumsi.

“Dari hasil pengujian, akan diketahui apakah beras itu masih layak dikonsumsi manusia. Jika tidak memenuhi standar mutu, maka akan dialihkan menjadi bahan pakan ternak,” jelasnya.

Langkah tersebut, kata dia, dilakukan agar tidak menimbulkan kerugian negara sekaligus memastikan seluruh stok beras tetap termanfaatkan.

Lebih lanjut, Jefry menegaskan bahwa Bulog kini fokus mengoptimalkan perawatan beras di gudang, termasuk peningkatan sistem pengawasan dan rotasi stok. Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan penugasan distribusi beras oleh pemerintah agar penyaluran beras ke masyarakat tidak terhambat.

“Bulog memiliki tanggung jawab mengelola cadangan beras pemerintah. Karena itu, distribusi sangat bergantung pada regulasi dan dukungan pemerintah,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk mencegah penumpukan beras di gudang, Bulog Ternate juga rutin bekerja sama dengan TNI/Polri serta instansi pemerintah daerah dalam pelaksanaan pasar pangan murah di berbagai wilayah Maluku Utara.

“Harapannya, penugasan dari pemerintah bisa terus berjalan lancar sehingga beras terdistribusi merata dan masyarakat tetap mendapatkan akses pangan yang terjangkau,” pungkas Jefry.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Sumber Berita : M Riski

Berita Terkait

Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan
Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan
Puskesmas Yaba Dinilai Tak Lagi Memadai, Warga Harap Bupati Bassam Prioritaskan Pembangunan
CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!
Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang
Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite
Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi
Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:09

Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan

Rabu, 22 Juli 2026 - 04:24

Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:04

Puskesmas Yaba Dinilai Tak Lagi Memadai, Warga Harap Bupati Bassam Prioritaskan Pembangunan

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:50

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:17

Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang

Senin, 20 Juli 2026 - 16:18

Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi

Senin, 20 Juli 2026 - 15:23

Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA

Senin, 20 Juli 2026 - 11:11

Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar Terhambat, Kakanwil Kemenag Malut Diduga Intervensi Pemenang Tender

Berita Terbaru