Proyek Mangkrak di Halteng: SEMMI Tuntut Kadis PUPR Dan Sekda Diperiksa KPK!

- Penulis Berita

Jumat, 31 Oktober 2025 - 15:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: SEMMI Malut Gelar Aksi di Depan Kejangung

Foto: SEMMI Malut Gelar Aksi di Depan Kejangung

JAKARTA,Coretansatu.com — Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Maluku Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung RI di Jakarta, Jumat (31/10/2025)

Mereka menuntut pengusutan tuntas dugaan korupsi berjamaah dalam proyek infrastruktur di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) yang ditaksir merugikan negara puluhan miliar rupiah.

Koordinator Lapangan SEMMI Maluku Utara, Sarjan Hi Rifai, menyatakan bahwa dugaan korupsi ini telah menjadi kejahatan serius (serious crime) yang terstruktur di lingkungan pemerintahan daerah setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi ini mendasari tuntutannya pada temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Maluku Utara.

Laporan BPK mengidentifikasi adanya berlapis-lapis pelanggaran pada proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Halteng tahun anggaran 2022 hingga 2024, meliputi kelebihan pembayaran, proyek mangkrak, hingga indikasi proyek fiktif.

Beberapa proyek yang disoroti oleh SEMMI yakni, Proyek Jalan Sif–Palo (Rp11,04 miliar): Progres fisik dilaporkan hanya 61%, padahal pembayaran telah mencapai 100%. BPK mencatat adanya kelebihan bayar Rp4,3 miliar.

“Ini bukan sekadar penyimpangan, ini pembajakan anggaran rakyat!,” tegas Sarjan dalam orasi kerasnya

Selanjutnya, Proyek Gedung Islamic Centre (Rp3,46 miliar), Proyek ini dinyatakan mangkrak dan belum rampung.

Begitu pula dengan Preservasi Jalan Hotmix Weda Tengah (Rp7,45 miliar), proyek inipun dicurigai fiktif dikarenakan lokasi pengerjaan berada di ruas jalan nasional, bukan kewenangan daerah.

Seturut dengan itu, SEMMI lantas mendesak KPK dan Kejaksaan Agung untuk segera memeriksa dua pejabat kunci.

Yakni, Arief Djalaludin, Kepala Dinas PUPR Halteng, terkait dugaan korupsi proyek jalan dan pembangunan GOR Fagogoru dan Bahri Sudirman, Sekretaris Daerah Halteng, atas keterlibatan dalam proyek bermasalah sewaktu menjabat sebagai Penjabat (Pj) Bupati pada tahun 2024.

Selain menuntut transparansi dari aparat penegak hukum pusat, massa aksi juga melayangkan kritik tajam kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara yang dinilai tebang pilih dalam menangani kasus korupsi.

“Kejati jangan hanya berani tangani kasus kecil. Bongkar yang besar! Jangan takut pada pejabat,” Pungkas, Sarjan.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

DPP GMNI Desak Copot dan Evaluasi Wadir Intelkam dan Kapolda Malut, Buntut Pernyataan Bernuansa Intimidasi Organisasi
Perusahaan Wajib Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal di Tengah Ancaman PHK Massal
Silaturahmi Ramadhan Jadi Momentum, Pemuda Timur Tegaskan Sikap Konstitusional soal Posisi Polri
BIM MALUT Desak Uji Ulang Seleksi Pembimbing Haji Maluku Utara di Kementerian Haji dan Umroh Republik Indonesia
Kasus Jetty PT STS Mandek, SEMMI Malut Siap Gelar Aksi di Mabes Polri, Tuntut Pencopotan Kapolda
KPK Buka Peluang Periksa Pejabat Maluku Utara Terkait Kasus Korupsi PT Wanatiara Persada
Senator Hasby Yusuf Desak Prabowo Cabut Status PSN PT IWIP Setelah Penyelundupan Mineral Ilegal Terbongkar
Mahasiswa Aceh Dunia Desak Presiden Tetapkan Status Darurat Bencana Nasional

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:47

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 09:03

Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Minggu, 19 April 2026 - 08:15

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang

Sabtu, 18 April 2026 - 14:59

Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup

Sabtu, 18 April 2026 - 03:14

Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi

Jumat, 17 April 2026 - 08:12

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 April 2026 - 07:40

Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Jumat, 17 April 2026 - 03:29

Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan

Berita Terbaru