Tepis Kabar Miring, Ketua DPRD Halsel Tegaskan Tak Ada Pansus Sengketa Lahan

- Penulis Berita

Kamis, 9 April 2026 - 13:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua DPRD kabupaten Halmahera Selatan,Hj Salma Samad

Foto: Ketua DPRD kabupaten Halmahera Selatan,Hj Salma Samad

HALSEL,Coretansatu.com – Isu yang menyebutkan bahwa DPRD Kabupaten Halmahera Selatan tengah merencanakan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk menangani sengketa lahan akhirnya diklarifikasi.

Ketua DPRD, Hj. Salma Samad, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan hingga saat ini belum ada pembahasan apapun terkait hal itu,Kamis (9/4/2026),

“Belum ada pembahasan terkait pembentukan Pansus sengketa lahan di DPRD Halmahera Selatan,” tegas Salma dengan tegas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan, secara kelembagaan DPRD menyerahkan sepenuhnya penyelesaian masalah sengketa lahan, termasuk soal tapal batas antar desa, kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel.

“Diserahkan ke Pemkab untuk menyelesaikan, baik dengan membentuk tim atau mekanisme lainnya. Teknis penyelesaian diatur oleh Pemkab,” tambahnya.

Menanggapi beredarnya informasi yang tidak akurat tersebut, Sekretaris Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Halsel yang juga Ketua KNPI terpilih, Sefnat Tagaku, mengimbau masyarakat agar lebih bijak menyikapi informasi di media sosial.

Ia menegaskan, setelah dilakukan pengecekan, tidak ada satu pun fraksi di DPRD yang mengusulkan atau membahas pembentukan Pansus tersebut.

“Kami sudah cek, tidak ada fraksi di DPRD mengusulkan atau membahas Pansus. DPRD justru menyerahkan penyelesaian sengketa lahan kepada Pemkab,” jelas Sefnat.

Lebih jauh, ia menyarankan bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan, khususnya di wilayah Soligi dan Kawasi, Obi, untuk menempuh jalur hukum yang jelas daripada sekadar membangun opini di ruang publik.

“Kalau ada merasa dirugikan, silakan tempuh jalur hukum. Jangan hanya menggiring opini publik tanpa bukti akurat,” tegasnya.

Menurutnya, klaim kepemilikan lahan, termasuk kasus yang melibatkan Alimusu La Damili di Desa Soligi, harus dibuktikan melalui putusan pengadilan yang sah.

“Hanya melalui putusan pengadilan, klaim kepemilikan lahan bisa dibuktikan secara hukum, apalagi jika tidak memiliki dokumen kepemilikan yang kuat,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi
Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan
Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang
Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup
Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi
Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo
Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa
Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:47

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 09:03

Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Minggu, 19 April 2026 - 08:15

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang

Sabtu, 18 April 2026 - 14:59

Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup

Sabtu, 18 April 2026 - 03:14

Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi

Jumat, 17 April 2026 - 08:12

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 April 2026 - 07:40

Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Jumat, 17 April 2026 - 03:29

Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan

Berita Terbaru