SEMMI Malut Desak Polres Tidore Bongkar Dalang Galian C Raksasa Di Kelurahan Guruapin

- Penulis Berita

Senin, 12 Januari 2026 - 09:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto, aktivitas galian C raksasa yang diduga ilegal di Kelurahan Guruapin

Foto, aktivitas galian C raksasa yang diduga ilegal di Kelurahan Guruapin

Sofifi,Coretansatu.com – Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Maluku Utara secara tegas mendesak Polres Tidore Kepulauan untuk segera membongkar siapa saja dalang di balik aktivitas galian C raksasa yang diduga ilegal di Kelurahan Guruapin, Kecamatan Oba Utara.

Ketua SEMMI Malut, Sarjan Hi Rivai, menilai praktik pengerukan gunung yang terjadi secara terang-terangan tersebut merupakan bentuk kejahatan lingkungan yang tidak bisa lagi ditoleransi, apalagi aktivitas itu berlangsung tanpa kejelasan izin dan pengawasan hukum.

Menurut Sarjan, keberadaan galian C raksasa di Guruapin bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam keselamatan warga sekitar. Struktur tanah yang digerus secara masif dinilai berpotensi memicu longsor besar, terlebih saat intensitas curah hujan meningkat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, jika aparat penegak hukum lamban atau terkesan membiarkan, maka hal itu akan menimbulkan kecurigaan publik adanya pihak-pihak kuat yang melindungi aktivitas ilegal tersebut. “Hukum tidak boleh kalah oleh alat berat,” tegas Sarjan.

SEMMI Malut juga mempertanyakan mengapa hingga kini belum ada penindakan tegas, padahal lokasi galian C tersebut berada tidak jauh dari pusat pemerintahan Provinsi Maluku Utara, sehingga mustahil aktivitas sebesar itu luput dari pantauan aparat.

Sarjan mendesak Polres Tidore tidak hanya menghentikan aktivitas galian, tetapi juga mengungkap aktor intelektual di balik operasi tersebut, termasuk pihak-pihak yang diduga menjadi beking dan menikmati keuntungan dari kerusakan alam Guruapin.

Lebih lanjut, SEMMI Malut menyatakan siap mengawal kasus ini hingga tuntas. Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah nyata dari aparat penegak hukum, mereka mengecam akan menggelar aksi besar-besaran sebagai bentuk perlawanan terhadap pembiaran kejahatan lingkungan.

SEMMI Malut menilai penegakan hukum dalam kasus ini akan menjadi barometer keberpihakan negara terhadap rakyat dan lingkungan hidup, bukan kepada pemodal yang merusak alam demi keuntungan semata.

“ Kelurahan Guruapin bukan tanah tak bertuan. Jika hukum masih punya wibawa, maka galian C raksasa ini harus dibongkar sampai ke akar-akarnya,” Pungkas Sarjan Hi Rivai.

Facebook Comments Box

Editor : Editor_Coretansatu

Sumber Berita : Taslim Barakati

Berita Terkait

Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo
Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa
Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai
Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan
Transformasi Ekonomi dari Desa, Wayamiga Mulai Tanam Jahe Lewat Demplot TEKAD
Halsel Darurat PETI: Tambang Ilegal Bebas Beroperasi di Lahan Eks-PT IMM
Diduga Tilap Dana Desa Rp888 Juta, Warga Sigela Yeef Kompak Tuntut Kades Dicopot!
Skandal Dana Desa Hager Mencuat: Aset Mewah Muncul Mendadak, Warga Desak Audit Total 

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 09:45

Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo

Jumat, 17 April 2026 - 08:12

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 April 2026 - 07:40

Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Jumat, 17 April 2026 - 03:29

Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan

Jumat, 17 April 2026 - 02:06

Transformasi Ekonomi dari Desa, Wayamiga Mulai Tanam Jahe Lewat Demplot TEKAD

Kamis, 16 April 2026 - 06:12

Diduga Tilap Dana Desa Rp888 Juta, Warga Sigela Yeef Kompak Tuntut Kades Dicopot!

Kamis, 16 April 2026 - 04:16

Skandal Dana Desa Hager Mencuat: Aset Mewah Muncul Mendadak, Warga Desak Audit Total 

Rabu, 15 April 2026 - 15:02

GPM Desak KPK Usut Dugaan Monopoli Proyek dan Lonjakan Kekayaan Gubernur Malut

Berita Terbaru

Kondisi Korban Saat Dievakuasi Pihak Kepolisian dan TNI

Maluku Utara

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 Apr 2026 - 08:12