Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

- Penulis Berita

Jumat, 17 April 2026 - 07:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua DPD KNPI kabupaten Halmahera Selatan, Sefnat Tagaku

Foto: Ketua DPD KNPI kabupaten Halmahera Selatan, Sefnat Tagaku

HALSEL,Coretansatu.com – Polemik lahan yang dipersoalkan oleh Alimusu, warga Kecamatan Obi, kini mendapat sorotan dari Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Halmahera Selatan.

Berdasarkan sejumlah bukti kongkrit yang dikantongi, KNPI Halsel menegaskan bahwa persoalan tersebut sebenarnya sudah selesai dan tuntas sejak lama.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua DPD KNPI Halsel, Sefnat Tagaku, Jumat (17/04/2026). Menurutnya, data yang dimiliki memperlihatkan dengan jelas proses penyelesaian antara Alimusu dan Arifin Saroa yang sudah disepakati bersama, namun kini sengaja dimunculkan kembali.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi kami mengantongi sejumlah bukti kuat, bahwa lahan yang dipersoalkan Alimusu itu sudah diselesaikan oleh Pihak Harita. Prosesnya melibatkan Alimusu dan Arifin Saroa, bahkan beliau pun telah sama-sama bersepakat dan menerima hasil transaksi atas lahan itu,” ujar Sefnat dengan tegas.

Lebih lanjut dijelaskan, kedua belah pihak telah beberapa kali bertemu dan menandatangani kesepakatan, yang sekaligus mempertegas berakhirnya kisruh tersebut, baik antar pribadi maupun dengan pihak perusahaan.

“Jadi sebenarnya sudah tidak ada lagi persoalan. Baik antara Alimusu dan Arifin, maupun keduanya dengan Harita, semua persoalan transaksi lahan sudah selesai dan ditutup,” tegasnya.

Melihat fakta tersebut, KNPI Halsel menduga kuat ada kepentingan tertentu yang mencoba mengaduk-aduk masalah yang sudah mati. Padahal, secara hukum dan kesepakatan, kasus ini sudah tidak memiliki dasar lagi.

Oleh karena itu, Sefnat meminta pihak Kepolisian segera turun tangan menertibkan situasi agar tidak memicu konflik baru di tengah masyarakat.

“Kami menduga ada permainan yang mendorong kepentingan, sehingga persoalan yang sudah selesai pun kembali mencuat dan menciptakan kegaduhan. Karena itu, kami minta aparat segera menertibkan agar tidak meresahkan warga,” pungkas Sefnat Tagaku.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo
Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa
Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan
Transformasi Ekonomi dari Desa, Wayamiga Mulai Tanam Jahe Lewat Demplot TEKAD
Halsel Darurat PETI: Tambang Ilegal Bebas Beroperasi di Lahan Eks-PT IMM
Diduga Tilap Dana Desa Rp888 Juta, Warga Sigela Yeef Kompak Tuntut Kades Dicopot!
Skandal Dana Desa Hager Mencuat: Aset Mewah Muncul Mendadak, Warga Desak Audit Total 
GPM Desak KPK Usut Dugaan Monopoli Proyek dan Lonjakan Kekayaan Gubernur Malut

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 09:45

Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo

Jumat, 17 April 2026 - 08:12

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 April 2026 - 07:40

Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Jumat, 17 April 2026 - 03:29

Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan

Jumat, 17 April 2026 - 02:06

Transformasi Ekonomi dari Desa, Wayamiga Mulai Tanam Jahe Lewat Demplot TEKAD

Kamis, 16 April 2026 - 06:12

Diduga Tilap Dana Desa Rp888 Juta, Warga Sigela Yeef Kompak Tuntut Kades Dicopot!

Kamis, 16 April 2026 - 04:16

Skandal Dana Desa Hager Mencuat: Aset Mewah Muncul Mendadak, Warga Desak Audit Total 

Rabu, 15 April 2026 - 15:02

GPM Desak KPK Usut Dugaan Monopoli Proyek dan Lonjakan Kekayaan Gubernur Malut

Berita Terbaru

Kondisi Korban Saat Dievakuasi Pihak Kepolisian dan TNI

Maluku Utara

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 Apr 2026 - 08:12