HALSEL,Coretansatu.com – Pemadaman listrik yang terjadi secara berulang dan tidak menentu selama sepekan terakhir di Kecamatan Bacan Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, memicu gelombang kekecewaan masyarakat. Kondisi tersebut dinilai telah mengganggu aktivitas warga dan memperlihatkan buruknya kualitas pelayanan kelistrikan yang seharusnya menjadi kebutuhan dasar masyarakat.
Warga mengaku harus menghadapi pemadaman listrik tanpa jadwal yang jelas. Listrik padam pada berbagai waktu, baik siang maupun malam hari, sehingga masyarakat kesulitan mengatur aktivitas rumah tangga, pekerjaan, hingga usaha kecil yang bergantung pada pasokan listrik yang stabil.
Akibat pemadaman yang tidak beraturan itu, sejumlah warga mengaku mengalami kerugian materi. Beberapa peralatan elektronik disebut mengalami kerusakan yang diduga dipicu oleh padam dan menyalanya arus listrik secara berulang. Kondisi tersebut menambah beban ekonomi masyarakat yang selama ini bergantung pada pelayanan listrik dari PLN.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak hanya itu, pelaku usaha kecil dan menengah juga mengeluhkan dampak serius dari krisis listrik tersebut. Aktivitas produksi, penyimpanan bahan makanan, hingga pelayanan kepada pelanggan terganggu karena pasokan listrik yang tidak dapat diandalkan. Mereka menilai situasi ini berpotensi menghambat roda perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.
Masyarakat mempertanyakan komitmen PLN dalam memberikan pelayanan yang layak kepada pelanggan. Menurut mereka, hingga kini belum ada penjelasan yang memadai mengenai penyebab pemadaman berkepanjangan maupun kepastian kapan kondisi tersebut akan kembali normal.
Kekecewaan warga pun semakin memuncak. Mereka menilai persoalan yang berlangsung selama hampir satu pekan ini tidak boleh dianggap sebagai gangguan biasa, melainkan harus menjadi bahan evaluasi serius terhadap sistem pelayanan kelistrikan di Kecamatan Bacan Barat Utara.
Atas kondisi tersebut, warga mendesak manajemen PLN UP3 Ternate agar segera turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja jajaran PLN ULP Bacan. Evaluasi dinilai penting untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai standar dan persoalan serupa tidak terus berulang.
Selain meminta evaluasi terhadap kinerja Kepala PLN Bacan, masyarakat juga mendesak adanya transparansi terkait penyebab pemadaman, langkah penanganan yang sedang dilakukan, serta kepastian waktu pemulihan sistem kelistrikan. Menurut mereka, pelanggan berhak memperoleh informasi yang jelas atas layanan yang mereka bayar.
Hingga berita ini diturunkan, Pihak PlN Bacan Belum memberikan keterangan resmi, selain itu, pemadaman listrik masih terjadi di sejumlah wilayah Kecamatan Bacan Barat Utara. Warga berharap PLN segera memberikan solusi nyata, memulihkan pasokan listrik secara normal, serta menyampaikan penjelasan resmi agar keresahan masyarakat tidak semakin meluas.
Editor : Coretan_satu
Sumber Berita : Admin








