Ketua HMNI Halsel Diintimidasi Usai Bongkar Dugaan Solar Subsidi 50 Ton Tak Sampai ke Nelayan

- Penulis Berita

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

HALSEL,Coretansatu.com — Ketua DPD Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI) Kabupaten Halmahera Selatan, Nindon Matoro, mengaku didatangi dan diintimidasi oleh seorang pengawas sekaligus pelaksana lapangan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) Sayoang, Kecamatan Bacan Timur, pada Kamis malam, 9 Juli 2026, sekitar pukul 20.00 WIT.

Peristiwa itu, menurut Nindon, terjadi di kediamannya di Desa Sayoang. Ia menyebut pria yang datang tersebut adalah Rahman alias Mances, yang diduga berbicara dengan nada tinggi dan bersikap intimidatif setelah dirinya menyampaikan keluhan nelayan terkait penyaluran BBM subsidi melalui pemberitaan media.

Nindon menjelaskan, polemik bermula dari laporan para nelayan Bacan Timur yang mengaku kesulitan memperoleh solar subsidi dari SPBUN Sayoang. Padahal, kata dia, SPBUN tersebut menerima pasokan solar subsidi dari Pertamina Labuha sekitar 50 ton per bulan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

«“Keluhan para nelayan kami sampaikan kepada media agar ada pengawasan dari pihak terkait terhadap penyaluran BBM subsidi dan dilakukan evaluasi secara menyeluruh,” ujar Nindon.»

Ia menambahkan, kesulitan memperoleh BBM subsidi disebut berdampak langsung pada aktivitas melaut. Sejumlah nelayan, kata Nindon, terpaksa menghentikan operasi karena tidak mendapatkan pasokan solar yang dibutuhkan.

Menurut pengakuannya, pria yang mendatanginya pada malam itu diduga berada dalam pengaruh minuman keras. Nindon mengaku mencium aroma minuman keras tradisional saat percakapan berlangsung.

«“Dia datang dengan nada keras. Saya menilai itu sebagai bentuk intimidasi agar kami berhenti menyuarakan keluhan nelayan melalui pemberitaan media,” kata Nindon.»

Dalam pertemuan tersebut, Nindon juga mengklaim adanya pengakuan dari pria tersebut terkait penjualan solar kepada pihak lain di luar peruntukan nelayan. Namun, pengakuan itu masih merupakan keterangan sepihak dari korban dan belum dapat diverifikasi secara independen.

«“Ada pernyataan yang disampaikan kepada saya mengenai penjualan solar kepada pihak lain. Karena itu, kami meminta aparat menelusuri kebenarannya,” ujarnya.»

Nindon menegaskan bahwa SPBUN pada prinsipnya dibangun untuk melayani kebutuhan nelayan, petani, dan pelaku budidaya ikan, sehingga penyaluran BBM subsidi harus tepat sasaran.

«“Fasilitas ini disediakan agar energi menjangkau sektor produktif masyarakat kecil. Karena itu, pengawasannya harus ketat,” tegasnya.»

Atas kejadian tersebut, DPD HMNI Halmahera Selatan meminta aparat penegak hukum melakukan penyelidikan terhadap dugaan intimidasi maupun dugaan penyimpangan penyaluran BBM subsidi di SPBUN Sayoang. Organisasi itu juga meminta instansi terkait mengevaluasi pengelolaan SPBUN apabila ditemukan pelanggaran.

Hingga berita ini diterbitkan, Rahman alias Mances selalu pengawas SPBUN Sayoang dan pengelola SPBUN Sayoang, belum memberikan keterangan resmi.

Facebook Comments Box

Editor : Coretan_satu

Sumber Berita : Admin

Berita Terkait

Imunitas yang Diamputasi: Menakar Batas Bicara Anggota Dewan
Sambut HUT ke-81 RI, PT IMM Salurkan Bantuan untuk Turnamen Pemdes Cup Perdana Di Desa Yaba
59 Napi Lapas Labuha Diusulkan Mendapatkan Remisi, Mayoritas Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak
Cegah Pesta Miras, Sat Samapta Polres Halsel Sasar Lokasi Rawan Kejahatan
PT JAS Diduga Cemari Sungai di Halmahera Timur, FORMAPAS MALUT Desak Kementerian ESDM dan Satgas PKH Bertindak
Bantah Tuduhan Somasi, Kuasa Hukum Yulis Tapuri Beberkan Utang Fortuner Suratin Hukum
Suaner Maliong Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
IMM Malut Tagih Janji Kapolda Tindak Tegas 10 Titik Tambang Emas Ilegal di Halsel

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:30

Imunitas yang Diamputasi: Menakar Batas Bicara Anggota Dewan

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:17

Sambut HUT ke-81 RI, PT IMM Salurkan Bantuan untuk Turnamen Pemdes Cup Perdana Di Desa Yaba

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:45

59 Napi Lapas Labuha Diusulkan Mendapatkan Remisi, Mayoritas Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak

Senin, 10 Agustus 2026 - 01:22

Cegah Pesta Miras, Sat Samapta Polres Halsel Sasar Lokasi Rawan Kejahatan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 23:26

PT JAS Diduga Cemari Sungai di Halmahera Timur, FORMAPAS MALUT Desak Kementerian ESDM dan Satgas PKH Bertindak

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:24

Suaner Maliong Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:35

IMM Malut Tagih Janji Kapolda Tindak Tegas 10 Titik Tambang Emas Ilegal di Halsel

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:52

Peliputan Berujung Intimidasi: Wartawan Di Obi Diduga Dipaksa Hapus Data Dan Dihina Oknum Polisi Polda Malut

Berita Terbaru

Maluku Utara

Imunitas yang Diamputasi: Menakar Batas Bicara Anggota Dewan

Selasa, 11 Agu 2026 - 03:30