TERNATE,Coretansatu.com – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Maluku Utara, Ninie Bopeng, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Halmahera Tengah kepada Munadi Kilkoda. Acara penyerahan berlangsung di kantor DPW NasDem Maluku Utara, Ternate, pada Minggu (12/04/2026).
Munadi Kilkoda yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Halmahera Tengah menerima langsung SK tersebut didampingi oleh Lukman Esa yang kini dipercaya menjabat sebagai Sekretaris DPD.
Penunjukan ini merupakan bagian dari penataan struktur organisasi setelah Ketua DPD sebelumnya, Abd Rahim Odeyani, dimutasi dan dipercaya mengemban amanah baru sebagai Sekretaris DPW NasDem Maluku Utara. Sebelumnya, Munadi menjabat sebagai Sekretaris DPD, sementara Lukman Esa merupakan mantan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penataan struktur organisasi adalah hal yang lumrah dalam dinamika partai. Ketika kader terbaik kita dipercaya pada level yang lebih luas, maka di tingkat daerah juga harus segera dilakukan penguatan agar mesin partai tetap bekerja secara optimal,” ujar Ninie Bopeng.
Ia menegaskan, Halmahera Tengah merupakan wilayah strategis, sehingga konsolidasi organisasi harus terus dijaga agar tetap solid dan progresif.
“Kami ingin memastikan struktur partai di Halteng tetap solid dan menjadi ruang perjuangan bagi masyarakat. Partai tidak boleh jauh dari rakyat. Karena itu, kepengurusan baru harus aktif turun, mendengar, dan memperjuangkan aspirasi publik,” tegasnya.
Sementara itu, Munadi Kilkoda menyebut kepercayaan ini sebagai amanah politik besar yang harus dijalankan dengan tanggung jawab penuh.
“Ini bukan sekadar penyerahan SK, tetapi mandat politik untuk memperkuat konsolidasi dari tingkat kabupaten hingga desa. Kami akan memastikan NasDem benar-benar hadir sebagai wadah perjuangan masyarakat,” paparnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris yang baru dilantik, Lukman Esa. Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru akan fokus pada kerja nyata dan pendekatan langsung kepada rakyat.
“NasDem harus tampil sebagai kekuatan politik yang bekerja nyata. Partai tidak boleh hanya hadir saat pemilu saja. Kami ingin memastikan kehadiran partai benar-benar dirasakan, aspirasi didengar, dan kepentingan masyarakat diperjuangkan setiap saat,” tandasnya.
Editor : Admin Coretansatu.com









