Proyek Wisata Rp10 Miliar di Halteng Ambruk, Terkuak Kontraktornya Ayah Anggota DPRD Malut”

- Penulis Berita

Sabtu, 4 April 2026 - 14:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Proyek wisata

Foto: Proyek wisata

HALTENG,Coretansatu.com– Proyek penataan kawasan wisata Batu Dua di Desa Tepeleo, Kecamatan Patani Utara, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), menjadi sorotan publik.

Pasalnya, pembangunan yang menguras Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Halteng Tahun Anggaran 2025 senilai hampir Rp10 miliar itu dinilai tidak berfungsi dan mengalami kerusakan parah meski baru selesai dikerjakan.

Proyek yang berada di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Halteng ini dikerjakan oleh CV. DTHREE FAMILY, yang dikenal dikelola oleh seorang kontraktor bernama Ahmad Cina.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut pantauan dan keterangan warga, kualitas pekerjaan diduga jauh di bawah standar. Pembangunan penahan ombak diduga hanya menggunakan material batu kapur tanpa fondasi yang memadai. Akibatnya, struktur bangunan tidak kuat menahan hempasan gelombang dan mengalami kerusakan parah.

“Seharusnya pembangunan disesuaikan dengan kondisi alam agar anggaran besar itu benar-benar bermanfaat. Ini justru menyulitkan masyarakat dan merugikan daerah,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (4/4/2026).

Kasus ini semakin menarik perhatian lantaran terkuak adanya hubungan keluarga antara pelaksana proyek dengan pejabat daerah. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kontraktor Ahmad Cina adalah ayah kandung dari Haryadi Ahmad, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Utara.

Saat dikonfirmasi awak media terkait hal tersebut, Haryadi Ahmad membenarkan fakta tersebut.

“Iya benar, itu papa saya,” ujarnya singkat.

Keterkaitan ini memicu kecurigaan publik adanya praktik kongkalikong dan dugaan nepotisme dalam pengadaan proyek strategis daerah. Warga juga menyoroti lambannya respon aparat penegak hukum (APH) untuk turun tangan mengusut dugaan penyimpangan dan kerugian negara ini.

“Indikasi dugaan korupsi cukup kuat. Nilai anggaran besar, tapi hasil pekerjaan tidak sebanding. Ironisnya, sampai sekarang APH terkesan diam tanpa reaksi,” tambah warga.

Hingga berita ini dipublish, pihak Dinas PUPR Halteng selaku pengguna anggaran maupun pihak kontraktor masih dalam upaya konfirmasi untuk memberikan keterangan resmi.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara
Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal
Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 
Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo
Bongkar Praktik Mafia BBM di Halsel: Oknum SPBUN Sayoang Diduga Suplai Solar ke Kapal Tangker EVEREST XL
Lompatan Kasus HIV/AIDS di Maluku Utara: Halmahera Utara dan Ternate Jadi Episentrum Tertinggi
IMM Malut Desak Kapolda Evaluasi Kapolres Halsel Terkait Maraknya Tambang Emas Ilegal
PETI di Halsel Menjamur, Komitmen Kapolres Hendra Gunawan Dipertanyakan

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:16

IPDA Hatab Bode Pimpin Aksi Bersih-Bersih Tempat Ibadah, Jelang HUT Bhayangkara

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:03

Kapolda Malut Didesak Copot Kapolres Halsel Terkait Pembiaran Tambang Emas Ilegal

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:16

Terkait Isu Penjualan Tanah di Sumae, KNPI Halsel Sebut Tidak Ada Galian C dan Kaitan dengan Harita. Sefnat : Apresiasi untuk Polres yang Sudah Menangani 

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:02

Diduga Selundupkan 5 Ton BBM Subsidi, Eks Anggota DPRD Halsel Lontarkan Kata Kasar ke Presiden Prabowo

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:09

Bongkar Praktik Mafia BBM di Halsel: Oknum SPBUN Sayoang Diduga Suplai Solar ke Kapal Tangker EVEREST XL

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:28

IMM Malut Desak Kapolda Evaluasi Kapolres Halsel Terkait Maraknya Tambang Emas Ilegal

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:48

PETI di Halsel Menjamur, Komitmen Kapolres Hendra Gunawan Dipertanyakan

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:48

LKBHMI Desak Propam Turun Tangan Dugaan Kekerasan Kabag Ops Polres Ternate Dalam Pengamanan Aksi HMI Cabang Ternate

Berita Terbaru