Korupsi Dana Desa Ratusan Juta, Kades Gumira Halsel Jadi Sorotan

- Penulis Berita

Sabtu, 4 April 2026 - 07:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

HALSEL,Coretansatu.com– Tujuan Dana Desa (DD) untuk memakmurkan masyarakat dan membangun infrastruktur seolah tak terasa di Desa Gumira, Kecamatan Gane Barat Utara. Warga mendesak audit menyeluruh lantaran mencurigai adanya penyimpangan pengelolaan anggaran ratusan juta rupiah yang diduga dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) setempat, Samsudin Bang.

Kecurigaan ini mencuat setelah selama dua tahun terakhir (2024–2025), realisasi pembangunan dinilai nyaris tidak terlihat, sementara anggaran terus dicairkan tanpa mekanisme yang jelas.

“Kami masyarakat tidak mengetahui besaran DD tahun 2025. Sebab, setiap pencairan anggaran, kepala desa tidak pernah melakukan musyawarah. Bahkan bendahara desa tidak dilibatkan,” keluh salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Rabu (2/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut warga, pada tahun 2024 anggaran hanya difokuskan untuk pembangunan kantor desa, namun hingga kini belum rampung. Sementara di tahun 2025, kegiatan fisik yang tercatat hanya renovasi got sepanjang 100 meter yang juga belum tuntas.

Yang menjadi sorotan tajam adalah penggunaan anggaran pangan. Pada tahun 2024, alokasi 20 persen disebut tidak jelas peruntukannya. Sedangkan di tahun 2025, anggaran senilai Rp160 juta justru hanya digunakan untuk membeli dua unit alat sensor kecil dan sebelas pasang sepatu jenggel bot.

“Pembangunan kantor desa tahun 2024 tidak selesai, dan tahun 2025 renovasi got juga belum tuntas. Lantas ke mana DD itu?” tanyanya.

Tak hanya itu, Samsudin Bang juga disinyalir melakukan pemalsuan tanda tangan bendahara desa untuk memuluskan pencairan Dana Desa maupun Alokasi Dana Desa (ADD). Hal ini dibenarkan langsung oleh Bendahara Desa, Ainun.

“Pencairan DD tahap awal 2025 dan ADD saya tidak dilibatkan. Anggaran pangan 2024 sebesar 20 persen kami tidak tahu digunakan ke mana. Sedangkan tahun 2025 senilai Rp160 juta dibelikan dua unit sensor dan 11 sepatu jenggel bot,” ujar Ainun.

Melihat kondisi tersebut, warga meminta Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, untuk segera turun tangan dan mengaktifkan peran Inspektorat Daerah guna melakukan audit menyeluruh.

“Baiknya Bupati mengaktifkan fungsi pengawasan, khususnya Inspektorat Halsel, agar turun melakukan audit di Desa Gumira. Karena sejauh ini Inspektorat tak berfungsi,” tegas warga.

Hingga berita ini dipublish, kepala Desa Gumira Samsudin Bang belum memberikan tanggapan apa pun terkait sejumlah dugaan pelanggaran dan penyimpangan tersebut.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Gunakan Sertifikat Rumah Warga, Suratin Hukum Terancam Dipolisikan
Lobi Pusat Jadi Kunci, Nazla Tunjukkan Cara Bangun Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran
BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri
Begal Hasil Tender Proyek MIN Halbar Rp3,6 M: Kakanwil dan Keponakannya Akal-Akali E-Katalog Demi Akomodir Kerabat
Pekerjaan Rumah Pemkab Halteng: Pengusaha THM Mengaku Buta Aturan
BARAH Puji Sinergi Polsek Mafa Amankan Barang Bukti Kayu
Imunitas yang Diamputasi: Menakar Batas Bicara Anggota Dewan
Sambut HUT ke-81 RI, PT IMM Salurkan Bantuan untuk Turnamen Pemdes Cup Perdana Di Desa Yaba

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:32

Gunakan Sertifikat Rumah Warga, Suratin Hukum Terancam Dipolisikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:28

Lobi Pusat Jadi Kunci, Nazla Tunjukkan Cara Bangun Daerah di Tengah Efisiensi Anggaran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:35

BPK Bongkar Potensi PAD Halmahera Tengah: Dari Reklame Liar Lelilef hingga Pajak Raksasa PLTU Kawasan Industri

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:53

Begal Hasil Tender Proyek MIN Halbar Rp3,6 M: Kakanwil dan Keponakannya Akal-Akali E-Katalog Demi Akomodir Kerabat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:28

Pekerjaan Rumah Pemkab Halteng: Pengusaha THM Mengaku Buta Aturan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 03:30

Imunitas yang Diamputasi: Menakar Batas Bicara Anggota Dewan

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:17

Sambut HUT ke-81 RI, PT IMM Salurkan Bantuan untuk Turnamen Pemdes Cup Perdana Di Desa Yaba

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:45

59 Napi Lapas Labuha Diusulkan Mendapatkan Remisi, Mayoritas Pelaku Kekerasan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru