Kapitta Makassar Dibawa Kesultanan Ternate Apresiasi Pertamina: Jangan Politisasi Isu Etanol, Cintai Produk Dalam Negeri

- Penulis Berita

Kamis, 16 Oktober 2025 - 07:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE,Coretansatu.com – PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga, menegaskan bahwa Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite (RON 90) yang beredar di seluruh SPBU Pertamina tidak diproduksi dengan tambahan etanol. Klarifikasi ini disampaikan untuk merespons maraknya kabar di masyarakat terkait dugaan pencampuran etanol dalam BBM tersebut.

Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV, memastikan seluruh produk Pertalite yang dipasarkan telah memenuhi spesifikasi resmi yang ditetapkan pemerintah. Selain memenuhi standar mutu, distribusi BBM turut diawasi ketat untuk menjamin keamanannya bagi masyarakat.

Menurut Roberth, Pertalite merupakan produk bensin RON 90 yang berasal dari pencampuran komponen hidrokarbon eks kilang atau gasoline base. Bahan baku ini murni berasal dari fosil, bukan dari bioetanol, sehingga tidak benar jika disebut mengandung campuran etanol sebagaimana isu yang beredar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa kebenaran komposisi Pertalite dapat dibuktikan melalui hasil uji laboratorium resmi. Pertamina pun membuka diri untuk diuji oleh lembaga terkait apabila masih terdapat keraguan dari publik terhadap kualitas produk mereka.

Lebih lanjut, Roberth menyoroti adanya kesalahpahaman masyarakat akibat percobaan mencampur Pertalite dengan air yang kemudian menghasilkan dua lapisan cairan. Fenomena tersebut, kata dia, bukan bukti adanya etanol, melainkan reaksi alami antara zat non-polar seperti bensin yang memang tidak akan menyatu dengan air yang bersifat polar.

Lapisan yang muncul di dasar campuran merupakan air, sedangkan bagian atasnya adalah sedikit komponen gasoline yang memiliki sifat kepolaran ringan sehingga dapat larut sebagian. Fenomena ilmiah ini, menurut Roberth, lazim terjadi pada seluruh jenis bensin di dunia, tidak hanya Pertalite.

Menanggapi klarifikasi tersebut, Kapitta Makassar Kesultanan Ternate, Nyong Arafat Baay, turut memberikan apresiasi terhadap upaya Pertamina dalam menjaga kualitas BBM nasional. Ia menilai masyarakat tidak perlu ragu menggunakan produk dalam negeri selama perusahaan pelat merah itu terus konsisten menjaga standar mutu.

Nyong Arafat meyakini, kepercayaan publik terhadap Pertamina masih tinggi. Namun ia menduga ada oknum tertentu yang mencoba menggiring opini publik demi kepentingan kelompok atau korporasi tertentu terkait kuota BBM.

“Masyarakat percaya Pertamina tetap konsisten menjaga kualitasnya. Jangan ada pihak-pihak yang mempolitisasi isu etanol 3,5 persen untuk kepentingan tertentu,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk mencintai produk dalam negeri dan mendukung regulasi yang telah ditetapkan pemerintah. Menurutnya, komitmen nasional terhadap energi nasional adalah bagian dari kedaulatan bangsa.

Sebagai tokoh adat, Nyong Arafat menegaskan bahwa mendukung produk dalam negeri bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal harga diri bangsa. Ia berharap isu BBM tidak lagi dijadikan alat provokasi, melainkan momentum memperkuat kepercayaan terhadap perusahaan nasional seperti Pertamina.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Terkuak! Vendor Katering Penyebab Keracunan 69 Buruh Weda Utara Terhubung dengan Pemilik Cafe Godi & Resto 
Terungkap! Pemilik Cafe Dan Resto di Weda Diduga Vendor Katering Keracunan Buruh
Keracunan Massal Pekerja PT TID-TMI Berulang, Siapa Pemilik Katering ‘Misterius’ Pemasok Makanan?
Dugaan Intervensi Pilkades Wairoro Indah, Camat Weda Selatan Terciduk di TPS Bawa Undangan
Dugaan Kecurangan Pilkades Tepeleo Batu Dua Halteng: Saksi Tolak Tanda Tangan, Warga Desak Pemilihan Ulang
Kali Kukuba Tercemar Lumpur, Pemuda Pancasila Ancam Boikot Total PT Feni Haltim
PN Ternate Jadwalkan Sidang Teguran Eksekusi Perkara Muhammad Utokoi Rabu Depan
Cinta Terakhir di Balik Tragedi Gantung diri: Pesan Pilu ‘Ila I Love You’ Jadi Salam Perpisahan Rey Hendro Seay

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:13

Terkuak! Vendor Katering Penyebab Keracunan 69 Buruh Weda Utara Terhubung dengan Pemilik Cafe Godi & Resto 

Senin, 11 Mei 2026 - 09:10

Terungkap! Pemilik Cafe Dan Resto di Weda Diduga Vendor Katering Keracunan Buruh

Senin, 11 Mei 2026 - 08:19

Keracunan Massal Pekerja PT TID-TMI Berulang, Siapa Pemilik Katering ‘Misterius’ Pemasok Makanan?

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:41

Dugaan Kecurangan Pilkades Tepeleo Batu Dua Halteng: Saksi Tolak Tanda Tangan, Warga Desak Pemilihan Ulang

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:25

Kali Kukuba Tercemar Lumpur, Pemuda Pancasila Ancam Boikot Total PT Feni Haltim

Minggu, 10 Mei 2026 - 03:03

PN Ternate Jadwalkan Sidang Teguran Eksekusi Perkara Muhammad Utokoi Rabu Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:27

Cinta Terakhir di Balik Tragedi Gantung diri: Pesan Pilu ‘Ila I Love You’ Jadi Salam Perpisahan Rey Hendro Seay

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:13

Nyawa Pekerja Bukan Tumbal Produksi: Akademisi Unkhair Desak DPRD Halteng Usut Tuntas Kasus Keracunan Berulang

Berita Terbaru