Ati Din Bantah Kuasai Rumah Dinas dan Jarang Masuk Sekolah, Tegaskan Tak Pernah Intimidasi Wartawan

- Penulis Berita

Senin, 29 September 2025 - 14:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi

Foto ilustrasi

HALSEL,Coretansatu.com — Nama Ati Din, guru di SDN 249 Gilalang, baru-baru ini menjadi sorotan setelah sejumlah media online memberitakan bahwa dirinya diduga menguasai rumah dinas sekolah, jarang masuk mengajar, hingga disebut melakukan intimidasi terhadap wartawan. Merasa dirugikan oleh pemberitaan yang dianggap tidak berimbang, Ati akhirnya angkat bicara untuk meluruskan tudingan tersebut.

Dalam klarifikasinya, Ati menegaskan bahwa informasi mengenai penguasaan rumah dinas adalah keliru. Ia menyatakan bahwa dirinya telah menempati rumah dinas itu jauh sebelum kepala sekolah yang baru bertugas di SDN 249 Gilalang.

Menurut Ati, ia sudah puluhan tahun mengabdi di sekolah tersebut. Bahkan, semasa mendiang suaminya menjabat sebagai kepala sekolah, mereka telah lebih dulu menempati rumah dinas itu. Karena itu, ia merasa tidak adil jika kini dirinya dituding telah mengambil alih fasilitas sekolah tanpa hak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tara kuasai rumah dinas. Torang juga punya hak tinggal di situ. Sebelum kepsek baru datang bertugas, torang so tinggal lebih dulu di situ. Jadi kalau bilang saya kuasai rumah dinas, itu tidak betul,” tegasnya.

Menanggapi tudingan jarang masuk sekolah, Ati menyebut hal itu juga tidak benar. Ia menjelaskan bahwa dirinya baru dua hari berada di pusat Kabupaten Halmahera Selatan, kebetulan di waktu yang sama kepala sekolah baru juga tiba di tempat tugas sehingga kemungkinan terjadi kesalahpahaman.

Ia menambahkan, sebelum berangkat ke Labuha, dirinya baru saja menyelesaikan tugas sebagai pengawas ujian di sekolah. Keberangkatannya ke pusat kota pun semata-mata untuk membeli kebutuhan sehari-hari, bukan karena lalai menjalankan tugas sebagai pendidik.

“Saya baru selesai mengikuti ujian di sekolah dan saya baru ke Labuha ini dua hari. Itupun cuma berbelanja kebutuhan sehari-hari, jadi bukan saya jarang masuk sekolah,” ujarnya.

Terkait tuduhan intimidasi terhadap wartawan, Ati dengan tegas membantahnya. Ia mengaku hanya meminta klarifikasi atas pemberitaan yang mencatut namanya tanpa konfirmasi sebelumnya.

“Saya tara intimidasi wartawan sama sekali. Saya cuma minta wartawan yang sebut nama saya di pemberitaan supaya klarifikasi dan buat berita yang benar. Jadi saya tidak pernah intimidasi wartawan manapun,” tegasnya.

Ati berharap klarifikasi ini dapat memperbaiki persepsi publik terhadap dirinya. Ia meminta agar setiap pemberitaan tetap mengedepankan asas keberimbangan dan konfirmasi agar tidak merugikan pihak manapun,” Pungkasnya.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Sumber Berita : Taslim Barakati

Berita Terkait

Saling Lempar Tanggung Jawab, Kakanwil Kemenag Malut dan PPK Tahan Proyek MIN Halbar Rp3,6 M
Kelola 8 Bak Sianida, Usman Diduga Operasikan Kembali Tambang Ilegal Kusubibi
Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan
Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan
Puskesmas Yaba Dinilai Tak Lagi Memadai, Warga Harap Bupati Bassam Prioritaskan Pembangunan
CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!
Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang
Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:32

Saling Lempar Tanggung Jawab, Kakanwil Kemenag Malut dan PPK Tahan Proyek MIN Halbar Rp3,6 M

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:35

Kelola 8 Bak Sianida, Usman Diduga Operasikan Kembali Tambang Ilegal Kusubibi

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:09

Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan

Rabu, 22 Juli 2026 - 04:24

Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:04

Puskesmas Yaba Dinilai Tak Lagi Memadai, Warga Harap Bupati Bassam Prioritaskan Pembangunan

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:17

Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:21

Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite

Senin, 20 Juli 2026 - 16:18

Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi

Berita Terbaru