TERNATE,Coretansatu.com– Sambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, Yayasan Nasri Abubakar (Nasab), kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial dan keagamaan melalui penyaluran hewan kurban kepada masyarakat di Kota Ternate.
Pendiri Yayasan Nasab, yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Ternate itu tahun ini mendistribusikan sebanyak 15 ekor sapi kurban yang mulai disalurkan pada Senin, 25 Mei 2026, ke sejumlah kelurahan, lembaga, hingga institusi keagamaan yang sebelumnya telah mengajukan proposal permohonan bantuan hewan kurban kepada Yayasan Nasab.
Dari total hewan kurban tersebut, dua ekor di antaranya merupakan sapi jenis limusin, sementara sisanya merupakan sapi Bali yang akan didistribusikan kepada masyarakat penerima.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Informasi tersebut disampaikan Direktur Yayasan Nasab, Wahyu Firmansyah, Senin (25/5/2026).
Menurut Wahyu, kegiatan penyaluran hewan kurban merupakan agenda rutin yayasan yang didirikan oleh Nasri Abubakar sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat, khususnya menjelang momentum Idul Adha.
“Sebanyak 15 ekor sapi kurban mulai didistribusikan ke sejumlah wilayah dan lembaga penerima yang sebelumnya telah mengajukan proposal permohonan. Dua ekor merupakan sapi jenis limusin dan sisanya sapi Bali,” ujar Wahyu.
Ia menjelaskan, distribusi hewan kurban dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di wilayah penerima, termasuk sejumlah titik yang telah mengajukan proposal kepada Yayasan Nasab. “Tahun lalu juga 15 ekor sapi, tahun ini juga ada 15 ekor yang disalurkan ke penerima yang belum mendapatkan bantuan hewan kurban pada tahun lalu,” kata Wahyu
Selain diperuntukkan bagi masyarakat umum di sejumlah kelurahan, Yayasan Nasab juga menyalurkan hewan kurban ke Lapas Kelas II Ternate sebagai bentuk kepedulian terhadap warga binaan serta lingkungan lembaga pemasyarakatan.
Tak hanya itu, satu ekor sapi kurban jenis Limusin juga diserahkan kepada Kesultanan Ternate untuk disembelih di Masjid Kesultanan Ternate pada momentum Hari Raya Idul Adha.
Pendiri Yayasan Nasab, Nasri Abubakar, mengatakan bahwa Idul Adha harus dimaknai sebagai momentum memperkuat nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama.
Menurut Nasri, kehadiran Yayasan Nasab di tengah masyarakat bukan sekadar menjalankan program rutin tahunan, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Idul Adha mengajarkan tentang keikhlasan dan kepedulian. Karena itu, kami ingin memastikan semangat berbagi ini bisa dirasakan masyarakat di berbagai wilayah, termasuk lembaga sosial dan keagamaan,” ujar Nasri.
Ia berharap, bantuan hewan kurban tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mempererat hubungan sosial dan kebersamaan antarwarga di momentum hari besar keagamaan.
Sementara itu, Direktur Yayasan Nasab, Wahyu Firmansyah, menambahkan bahwa yayasan akan terus berkomitmen menjalankan berbagai program sosial dan kemanusiaan secara berkelanjutan.
Menurut Wahyu, kegiatan kurban setiap tahun menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian sosial yang selama ini dibangun Yayasan Nasab bersama masyarakat.
“Yayasan Nasab ingin terus hadir untuk masyarakat, tidak hanya pada momentum Idul Adha, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial lainnya. Semangat berbagi dan membantu sesama akan terus menjadi komitmen kami,” katanya.
Sejumlah warga penerima bantuan hewan kurban turut menyampaikan apresiasi atas konsistensi kegiatan sosial yang dilakukan Yayasan Nasab setiap tahun. Mereka menilai bantuan tersebut sangat membantu masyarakat dalam pelaksanaan pembagian daging kurban secara merata kepada warga.
Dengan berbagai program sosial yang terus dijalankan, Yayasan Nasab kini dikenal luas sebagai salah satu yayasan sosial yang aktif di Kota Ternate dan menjadi representasi kepedulian sosial yang dibangun langsung oleh pendirinya, Nasri Abubakar.
Editor : Admin Coretansatu.com








