Arogansi Walikota Tidore: Sebut Warga Provokator hingga Tantang Demonstran Adu Jotos

- Penulis Berita

Senin, 18 Mei 2026 - 11:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Aksi Demonstrasi masyarakat dan pemuda Desa Bobo

Foto: Aksi Demonstrasi masyarakat dan pemuda Desa Bobo

TIDORE,Coretansatu.com — Sikap tidak terpuji diperlihatkan oleh Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, saat menghadapi aksi demonstrasi Pemuda Bobo pada Senin (18/5/2026). Alih-alih bertindak sebagai mediator yang bijaksana, Sinen justru mempertontonkan arogansi dengan menantang massa aksi berkelahi di tengah jalan.

Insiden memalukan ini bermula ketika Pemuda Bobo menggelar protes Jilid II terkait dugaan kasus rasisme akun media sosial “D’Facto” dan kejelasan sejarah lokal. Kehadiran Walikota di lokasi bukannya membawa solusi, melainkan justru memperkeruh suasana karena emosinya yang meledak-ledak.

Sinen berulang kali membentak warga dengan nada tinggi dan melabeli para demonstran sebagai provokator. Di tengah adu argumen, Walikota yang seharusnya mengayomi ini malah kehilangan kendali emosi hingga secara terbuka mengajak massa aksi untuk berduel fisik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain menunjukkan tindakan premanisme verbal, Sinen juga dinilai lepas tangan dari tanggung jawabnya sebagai kepala daerah.

Ia menolak memfasilitasi tuntutan warga dan melempar seluruh masalah tersebut kepada pihak Kesultanan Tidore.

“Kalau kalian minta Sultan turun, kalian berurusan dengan Sultan, bukan berurusan dengan saya,” cetus Sinen dengan nada acuh.

Tidak hanya itu, Sinen juga mengancam akan “menyikat” warganya sendiri menggunakan kekuatan represif aparat kepolisian jika blokade jalan tidak segera dibuka.

Sikap anti-kritik dan emosional dari orang nomor satu di Tidore ini kini memicu kecaman luas karena dianggap tidak layak dicontoh oleh seorang pemimpin publik.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Gelar Penyuluhan di Desa Baru, Polsek Obi Ajak Pelajar SMPN 13 Halsel Perangi Judol dan Napza
Sikap Cuek Kades Sawadai Soal Isu Nikah Siri Picu Kritik Pedas Praktisi Hukum
Konvoi Piala Dunia di Halsel Berjalan Aman dan Tertib Dibawah Pengawalan Satlantas
Sisa 140 Meter Tak Tuntas, APH Diminta Soroti Proyek BPBD Halsel
PWI Halsel Desak Danyonif 867 Proses Hukum Oknum TNI Diduga Tampar Wartawan saat Nonton Bola
Wartawan Dianiaya Oknum TNI, KNPI Halsel Minta Pelaku Diproses Hukum 1×24 Jam
Utang Rp1,3 Triliun Belum Lunas, Pemprov Malut Minta Persetujuan Pinjam Rp1 Triliun Lagi
Proyek Talud Pantai Darurat di Samat Terancam Mangkrak: Sisa 140 Meter Tak Tuntas

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:11

Gelar Penyuluhan di Desa Baru, Polsek Obi Ajak Pelajar SMPN 13 Halsel Perangi Judol dan Napza

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:19

Sikap Cuek Kades Sawadai Soal Isu Nikah Siri Picu Kritik Pedas Praktisi Hukum

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:01

Konvoi Piala Dunia di Halsel Berjalan Aman dan Tertib Dibawah Pengawalan Satlantas

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:34

Sisa 140 Meter Tak Tuntas, APH Diminta Soroti Proyek BPBD Halsel

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:02

PWI Halsel Desak Danyonif 867 Proses Hukum Oknum TNI Diduga Tampar Wartawan saat Nonton Bola

Rabu, 15 Juli 2026 - 04:50

Utang Rp1,3 Triliun Belum Lunas, Pemprov Malut Minta Persetujuan Pinjam Rp1 Triliun Lagi

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:18

Proyek Talud Pantai Darurat di Samat Terancam Mangkrak: Sisa 140 Meter Tak Tuntas

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:53

Penganiayaan Guru PPPK di Halsel: Terduga Pelaku Terancam Penjara Lebih dari 5 Tahun

Berita Terbaru