BANDA ACEH, Coretansatu.com — Di pagi yang sejuk di bawah kubah megah Masjid Raya Baiturrahman menjadi saksi semangat kebangkitan ruhani. Ratusan jamaah dari berbagai daerah memadati saf-saf Subuh, mengikuti Safari Subuh Masyuda, sebuah gerakan spiritual yang kini menggema hingga ke pelosok Aceh.
Gerakan ini digagas oleh Abu Ibrahim Laweung, Wakil Rektor III Universitas Teuku Umar Meulaboh, dengan dukungan penuh dari Panglima Muda Tauhid Tasawuf Khadam Umat, Tgk. Ali Akbar, S.Pd., M.Pd., dai muda yang dikenal inspiratif dan konsisten menggerakkan dakwah tasawuf di kalangan generasi muda.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Banda Aceh itu, Abu Ibrahim bersama rombongan Masyuda (Majelis Syuhada Subuh Darussalam) turut bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh ulama dan pejabat daerah, di antaranya Abu Abdul Wahab (Abu Keude Dua) dan Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, S.Pd.I., M.H..
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan tersebut menjadi momen penting dalam menyatukan visi antara ulama dan umara untuk memperkuat dakwah Subuh sebagai gerakan moral dan sosial di tengah masyarakat Aceh.
“Gerakan Subuh bukan sekadar ibadah fardhu, tetapi napas kehidupan bagi masyarakat beriman. Dari Subuh yang hidup, akan lahir masyarakat yang beradab dan berilmu,” ujar Abu Ibrahim Laweung dengan nada teduh namun berapi-api.
Di sela tausiyahnya, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga shalat Subuh sebagai pembatas antara keimanan dan kekufuran, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
“Sesungguhnya batas antara seseorang dengan kesyirikan dan kekufuran adalah meninggalkan shalat.” (HR. Muslim No. 82)
Safari Subuh Masyuda bukan hanya ajakan berjamaah, tetapi juga gerakan membangun kembali ruh keislaman di masjid-masjid Aceh. Melalui dakwah yang menyejukkan dan silaturahmi lintas tokoh, Masyuda ingin meneguhkan Aceh sebagai Bumi Serambi Mekkah yang hidup dalam zikir dan ilmu.
Setelah dari Banda Aceh, rombongan Safari Subuh Masyuda akan melanjutkan perjalanan rohaninya ke Aceh Timur, menyemai semangat Subuh Berkah bersama para ulama, dai, dan masyarakat setempat.
Editor : Admin Coretansatu.com
Sumber Berita : M Nur









