HALTENG,Coretansatu.com – Masa tanggap darurat pasca bentrok antar dua desa di Kecamatan Patani Barat, Halmahera Tengah resmi berakhir. Pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kini mengalihkan fokus ke tahap transisi pemulihan untuk membangun kembali kehidupan warga yang terdampak konflik.
Kepala BPBD Halteng, M. Tahir, menyatakan status tanggap darurat yang berjalan selama 14 hari terhitung mulai 3 April hingga 16 April 2026 telah dicabut. Langkah selanjutnya adalah mempercepat perbaikan dan pembangunan rumah-rumah warga yang rusak atau hangus terbakar akibat kerusuhan.
“Kini kita masuk tahap transisi menuju pemulihan. Fokus utamanya adalah penanganan dan pembangunan kembali tempat tinggal warga, yang seluruhnya akan dibiayai dan dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Halmahera Tengah,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam tahap yang akan berlangsung selama 90 hari tersebut, seluruh jajaran pemerintahan mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dikerahkan untuk membersihkan lokasi-lokasi bekas kebakaran dan kerusakan. Proses ini menjadi langkah awal sebelum pembangunan fisik dimulai.
Meskipun masa tanggap darurat sudah usai, BPBD memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi. Persediaan logistik masih dalam kondisi aman, dan dapur umum di titik-titik pengungsian masih terus beroperasi melayani kebutuhan masyarakat.
“Ketersediaan pangan dan kebutuhan pokok lainnya masih cukup. Keamanan juga terjaga ketat dengan keberadaan 450 personel gabungan TNI-Polri yang terus bersiaga di lapangan. Kondisi ini membuat proses pemulihan bisa berjalan dengan tenang dan terkendali,” tambah Tahir.
Kabar baik lainnya, kondisi sosial masyarakat mulai membaik. Sebanyak 90 persen warga Desa Sibenpopo yang sebelumnya mengungsi ke Desa Yeke, kini telah kembali ke kampung halaman mereka. Hanya tersisa beberapa kepala keluarga yang masih bertahan sementara waktu.
“Kami terus mengawal setiap tahapan ini agar target pemulihan bisa tercapai tepat waktu, terutama percepatan pembangunan rumah agar warga segera memiliki tempat tinggal yang layak kembali,” pungkasnya.
Editor : Admin Coretansatu.com









