Menjemput Investasi dari Negeri Jiran: PEMA dan KJRI Penang Kolaborasi Dorong Industri Perikanan Aceh

- Penulis Berita

Jumat, 24 Oktober 2025 - 22:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Direktur pema menjemput investasi di negeri jiran

Foto:Direktur pema menjemput investasi di negeri jiran

BANDA ACEH,Coretansatu.com — Upaya memperkuat sektor maritim dan membuka akses ekspor hasil laut Aceh ke pasar internasional terus menunjukkan perkembangan positif.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang, Malaysia, kini tengah mengupayakan realisasi importasi ikan dari Aceh oleh perusahaan Ausin Group, Kedah-Malaysia, sekaligus mendorong investasi pembangunan cold storage dan fasilitas industri perikanan di provinsi ujung barat Indonesia itu.

Langkah konkret diplomasi ekonomi ini ditandai dengan kunjungan Konsul Jenderal RI Penang, Wanton Saragih, bersama jajaran dan Chairman sekaligus Founder Ausin Group, Dato’ Seri Ooi Boon Sean, ke Kawasan Industri Malahayati yang dikelola oleh PT Trans Continent (Chairman dan Founder Ismail Rasyid) di Aceh Besar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kawasan tersebut dinilai potensial sebagai lokasi pembangunan fasilitas cold storage dan sarana pendukung pengelolaan industri perikanan Aceh di masa depan.

Dalam kesempatan terpisah, Wanton Saragih didampingi Konsul I dan II Ekonomi, Yomi Ayu Lestari dan Aryadi Ramadhan, bersama Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (Perseroda) Mawardi Nur serta tim, melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah titik strategis sektor perikanan.

Beberapa fasilitas yang ditinjau antara lain Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, tempat aktivitas nelayan dan proses penanganan hasil tangkapan berlangsung, serta Cold Storage milik PT Yakin Pasifik Tuna yang memainkan peran penting dalam menjaga mutu hasil tangkapan dan memperkuat rantai pasok industri maritim Aceh.

Rombongan juga meninjau Pelabuhan Malahayati, pelabuhan strategis yang menopang kegiatan logistik dan ekspor-impor Aceh. Peninjauan ini diharapkan memberikan gambaran menyeluruh bagi calon investor tentang potensi besar industri perikanan di Aceh.

“Kami melihat peluang besar bagi kerja sama investasi antara pelaku usaha Malaysia dan Aceh, terutama di bidang perikanan dan logistik. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata diplomasi ekonomi KJRI Penang untuk mendorong ekspor produk kelautan Aceh ke Malaysia,” ujar Konsul Jenderal RI Penang, Wanton Saragih.

Direktur Utama PT PEMA, Mawardi Nur, menyambut positif dukungan dan atensi yang diberikan pihak KJRI Penang. Menurutnya, investasi yang bersentuhan langsung dengan industri maritim akan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat pesisir Aceh.

“PEMA siap berperan aktif dalam memfasilitasi setiap langkah investasi yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah hasil laut Aceh. Kolaborasi lintas negara seperti ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem industri perikanan daerah,” katanya.

Upaya sinergis antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri ini menunjukkan arah baru pembangunan ekonomi Aceh. Dari laut Aceh, harapan baru untuk investasi berkelanjutan dan ekspor hasil laut kini mulai berlayar.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Sumber Berita : M Nur

Berita Terkait

Ramadhan Damai sebagai Tanggung Jawab Kolektif: PERMAHI Aceh Soroti Peran Preventif Kepolisian
MPC Pemuda Pancasila Buat Warga Terdampak Banjir Kembali Tersenyum
Janji Bukan Sekadar Kata, Deretan Program Nyata Jamaluddin Idham dalam Setahun
Peduli Pendidikan Pasca Bencana, Anggota DPRK Aceh Utara Salurkan 200 Paket Sekolah
Anggota DPR RI Terobos Daerah Terisolir, Salurkan Logistik untuk Warga Uyem Beriring dan Kampung Pasir
PW IPNU Aceh Desak Presiden Copot Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf. Ali Imran Usai Anggotanya Melakukan Dugaan Pemukulan Terhadap Warga
HA IPB Aceh Sambut Kepemimpinan Baru untuk Perluas Dampak Pengabdian Alumni
DPR RI Fraksi PDIP Dan Ketua DPD PDIP Turun Langsung Menyalurkan Bantuan Kemanusiaan Ke Aceh Tamiang

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 22:38

Diduga Mark-Up, Kejati Diminta Telisik Pengadaan Beras Program Pangan Murah Pemprov Malut

Kamis, 23 April 2026 - 16:21

Diduga Terlibat Tambang Emas ilegal, LIN Malut Desak Polda Periksa Kades Kubung

Kamis, 23 April 2026 - 14:50

BPBD Halteng Pastikan Penanganan Pasca Bentrok Patani Barat Berjalan Lancar

Kamis, 23 April 2026 - 10:30

Langkah Mediasi Belum Membuahkan Hasil, Warga Tuntut Audit Dana Desa dan Copot Kades Maffa

Kamis, 23 April 2026 - 09:53

Jelang May DaY, ini Tuntutan PUK SBGN PT. RIM di Halteng

Rabu, 22 April 2026 - 14:22

Desak Copot Kades Maffa, Warga Segel Kantor Desa dan Hadang Kunker Bupati Bassam

Rabu, 22 April 2026 - 11:56

DPD GPM Malut Desak KeJati Usut Dugaan Korupsi Normalisasi Kali di Kepulauan Sula

Rabu, 22 April 2026 - 05:24

Buntut Dugaan Tambang Ilegal, Kades Kubung Halsel Disorot Soal Kepemilikan Tromol Emas

Berita Terbaru

Ketua PUK SBGN PT. RIM : M. Alfarisin

Maluku Utara

Jelang May DaY, ini Tuntutan PUK SBGN PT. RIM di Halteng

Kamis, 23 Apr 2026 - 09:53