CV Delta Dan CV Bintang Jaya Diduga Tunggakan Material Capai Rp200 Juta Milik Warga Peleri, 

- Penulis Berita

Senin, 29 September 2025 - 15:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HALSEL,Coretansatu.Com – Dua perusahaan  proyek pembangunan jalan lingkar di Kecamatan Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, yakni CV Delta dan CV Bintang Jaya, kini menjadi sorotan publik yang diduga menunggak pembayaran material kerikil milik warga Desa Peleri, Pulau Makean. Total tunggakan yang belum dilunasi ditaksir mencapai Rp200 juta, yang tersebar pada puluhan pemilik material lokal.

Informasi yang dihimpun dari lapangan menyebutkan, kedua perusahaan tersebut menggunakan material kerikil milik warga selama pengerjaan proyek jalan lingkar sejak tahun 2024 hingga awal 2025, dengan estimasi sekitar 500 kubik. Namun, hingga proyek hampir rampung, mayoritas warga tidak kunjung menerima pembayaran sebagaimana dijanjikan dalam kesepakatan awal.

Seorang warga Desa Peleri yang enggan disebutkan namanya menuturkan bahwa sejak awal proyek berjalan, perusahaan berulang kali berjanji akan melakukan pembayaran secara bertahap setelah pencairan dana proyek. Namun janji tersebut hanya tinggal janji. “Sudah berkali-kali kami tagih, tapi selalu dijawab ‘tunggu’, tanpa ada kejelasan kapan dibayar,” keluhnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga lainnya bahkan menuding perusahaan sengaja mempermainkan masyarakat. Mereka menilai perilaku tersebut bukan hanya merugikan secara materi, tetapi juga mencederai kepercayaan publik terhadap pelaksana proyek. “Janji terus, tapi realisasinya nol. Proyek pun sekarang jalan di tempat,” tegas salah satu pemilik material.

Aktivis Desa Peleri ikut membenarkan adanya keluhan warga terkait tunggakan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa dirinya bersama aparat desa telah berupaya memediasi persoalan ini, namun kedua perusahaan belum menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan kewajiban mereka.

“Kami sudah sampaikan kepada CV Delta dan CV Bintang Jaya agar segera melunasi hak masyarakat. Jangan tunggu sampai warga gerah lalu terjadi konflik sosial,” tegas Kepala Desa Peleri mengingatkan.

Aktivis muda Peleri, M. Riski, turut mengecam sikap perusahaan yang dianggap tidak bertanggung jawab. Ia mendesak Dinas PUPR Halmahera Selatan untuk turun tangan dan memberi sanksi tegas kepada rekanan proyek yang lalai menjalankan komitmen sosialnya. “Kontraktor yang bekerja di desa wajib menghormati hak masyarakat. Kalau dibiarkan, ini jadi preseden buruk untuk proyek-proyek berikutnya,” ujarnya.

 

Kasus ini menjadi alarm keras bagi perusahaan konstruksi lain yang beroperasi di wilayah pedesaan agar tidak semena-mena terhadap masyarakat lokal. Warga Peleri kini menaruh harapan besar pada pemerintah daerah untuk bertindak cepat dan adil dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Delta dan CV Bintang Jaya belum memberikan tanggapan resmi. Media ini masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada kedua perusahaan untuk mendapatkan klarifikasi lebih lanjut.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Sumber Berita : M Riski

Berita Terkait

Kelola 8 Bak Sianida, Usman Diduga Operasikan Kembali Tambang Ilegal Kusubibi
Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan
Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan
Puskesmas Yaba Dinilai Tak Lagi Memadai, Warga Harap Bupati Bassam Prioritaskan Pembangunan
CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!
Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang
Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite
Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:35

Kelola 8 Bak Sianida, Usman Diduga Operasikan Kembali Tambang Ilegal Kusubibi

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:09

Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan

Rabu, 22 Juli 2026 - 04:24

Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:04

Puskesmas Yaba Dinilai Tak Lagi Memadai, Warga Harap Bupati Bassam Prioritaskan Pembangunan

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:50

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:21

Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite

Senin, 20 Juli 2026 - 16:18

Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi

Senin, 20 Juli 2026 - 15:23

Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA

Berita Terbaru