Kadis Pertanian Ternate Tanggapi Tuntutan FMN di Aksi Hari Tani Nasional

- Penulis Berita

Rabu, 24 September 2025 - 09:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ternate,Coretansatu.Com – Peringatan Hari Tani Nasional di Kota Ternate pada Rabu (24/09/2025) berubah jadi panggung desakan keras dari mahasiswa. Front Mahasiswa Nasional (FMN) Cabang Ternate menggelar aksi di depan Kantor Wali Kota sejak pukul 10.00 WIT hingga 16.40 WIT, menyoroti problem agraria dan beban rakyat yang dianggap kian menekan.

Aldi Haris, Ketua FMN Cabang Ternate, menegaskan aksi ini bukan sekadar simbolik. Mereka membawa daftar tuntutan lokal dan nasional yang dianggap mendesak. Secara lokal, dua hal utama disorot: pembebasan 11 masyarakat Maba Sangaji dan penyelesaian masalah pertanian di Ternate. Sementara di level nasional, tuntutan mereka lebih tajam:

menurunkan beban pajak rakyat (PTN, PBB, iuran, BPJS), mencabut UU Cipta Kerja, menolak Proyek Strategis Nasional yang dituding merampas lahan rakyat, serta mewujudkan pendidikan ilmiah yang bebas dan berpihak pada rakyat.
Di tengah aksi, mahasiswa akhirnya berdiri bersama-sama dengan pejabat Pemkot. Thamrin Marsaoly, Kepala Dinas Pertanian Kota Ternate, turun langsung menanggapi. Ia mengakui ada banyak pekerjaan rumah yang belum selesai, terutama di sektor pertanian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lahan reklamasi di beberapa titik yang belum digunakan, bisa kita manfaatkan untuk meningkatkan sektor pertanian di Kota Ternate,” ujarnya.

Ia menyebut contoh di Kelurahan Fora, di mana warga lebih banyak menanam pala dan cengkeh, namun tidak mendapatkan subsidi pupuk. “Ini salah satu yang akan kami evaluasi.”

Thamrin juga menyinggung soal distribusi hasil panen yang tidak berjalan baik, sehingga petani kerap tidak menebus hasil pertaniannya. “Ini problem serius bagi kami di dinas. Tapi kami terus berupaya mengembangkan sektor pertanian agar petani tidak lagi terjebak dalam lingkaran yang sama,” katanya.

Lebih tegas lagi, Thamrin memastikan akan segera mengganti penyuluh pertanian di Kelurahan Kastela yang dinilai tidak menjalankan tugas dengan baik. “Itu akan kami tindak,” ucapnya.

Di penghujung pertemuan, Thamrin memberi apresiasi atas aksi FMN. “Saya ucapkan selamat Hari Tani Nasional untuk semua petani dan kawan-kawan mahasiswa. Kritik dan tuntutan seperti ini penting untuk mendorong kami bekerja lebih serius,” pungkasnya.

Meski mendengar komitmen pemerintah, mahasiswa FMN menegaskan sikap mereka tidak berubah: tuntutan harus segera dieksekusi, dan akan di kawal. “Kami akan terus mengawal,” ujar teman-teman FMN Cabang Kota Ternate.

Facebook Comments Box

Editor : Admin.Coretansatu

Berita Terkait

Hanya Karena Tulisan “K3 Konstruksi”, Pokja III Maluku Utara Gugurkan Peserta Tender
Saling Lempar Tanggung Jawab, Kakanwil Kemenag Malut dan PPK Tahan Proyek MIN Halbar Rp3,6 M
Kelola 8 Bak Sianida, Usman Diduga Operasikan Kembali Tambang Ilegal Kusubibi
Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan
Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan
Puskesmas Yaba Dinilai Tak Lagi Memadai, Warga Harap Bupati Bassam Prioritaskan Pembangunan
CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!
Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:21

Hanya Karena Tulisan “K3 Konstruksi”, Pokja III Maluku Utara Gugurkan Peserta Tender

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:32

Saling Lempar Tanggung Jawab, Kakanwil Kemenag Malut dan PPK Tahan Proyek MIN Halbar Rp3,6 M

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:35

Kelola 8 Bak Sianida, Usman Diduga Operasikan Kembali Tambang Ilegal Kusubibi

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:09

Buntut Pembatalan Pemenang Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar, Dugaan Intervensi Kakanwil Kemenag Malut Jadi Sorotan

Rabu, 22 Juli 2026 - 04:24

Polres Halsel Kantongi Hasil Visum Kasus Penganiayaan Guru PPPK, Tersangka Ditetapkan Pekan Depan

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:50

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:17

Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:21

Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite

Berita Terbaru