Honor Pelatih dan Paskibraka 17 Agustus Belum Dibayar, Kinerja Camat Gane Barat Dipertanyakan. 

- Penulis Berita

Sabtu, 20 September 2025 - 09:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi

Foto ilustrasi

HALSEL, Coretansatu.Com – Honor pelatih bersama Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Repuplik Indonesia ke-80 pada 17Agustus 2025 Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara dilaporkan hingga saat ini belum selesai dibayarkan.

Berdasarkan informasi media ini bahwa jumlah pasukan Paskibraka sebanyak 13 orang serta satu orang pelatih yang telah melaksanakan tugas negara merasa kecewa lantaran hak mereka belum juga diselesaikan Panitia HUT 17 Agustus dari pemerintah Kecamatan Gane Barat.

Padahal, tradisi pembayaran honor biasanya dilakukan tak lama setelah upacara selesai langsung dilunasi, namun anehnya hingga September 2025 belum juga diselesaikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya mengungkapkan keterlambatan pembayaran ini menimbulkan pertanyaan besar terhadap kinerja Camat Kecamatan Gane Barat Ikram M. Djen.

“Anak-anak sudah berlatih berbulan-bulan demi suksesnya upacara. Sayangnya sampai sekarang hak mereka belum juga diselesaikan,” ujarnya kepada Klikfakta.id, pada Kamis 18 September 2025.

Menurutnya pasukan paskibraka itu sebanyak 13 orang, namun 3 orng purna, 10 oranya lagi baru mengikuti dengan honor bagi yang purna Rp.600.000 (Enam ratus ribu) dan 10 orang sebesar Rp. 500.000 (Lima ratus ribu).

“Semua honor pasukan Paskibraka baru dibayar setengah yakni Rp. 300 ribu pada 22 Agustus kemarin sisanya belum ada kejelasan yang pasti,” Ungkapnya.

Masyarakat berharap agar Camat segera memberikan kejelasan dan menyelesaikan kewajiban tersebut. Pasalnya, Paskibraka adalah simbol kebanggaan dan pengabdian generasi muda dalam perayaan kemerdekaan.

Keterlambatan ini juga memunculkan pertanyaan publik mengenai transparansi penggunaan anggaran kecamatan.

“Kami masyarakat mendesak Camat harus segera memberikan penjelasan sekaligus memastikan hak para Paskibraka disalurkan, bila perlu Bupati Segera ganti camat,” tegasnya.

Terpisah sejumlah panitia HUT 17 Agustus dari Kecamatan Gane Barat ketika dikonfirmasi membenarkan terkait dengan adanya keterlambatan pembayaran honor tersebut.

“Iya belum lunas, karena anggaran sudah habis, tapi mungkin Camat balik dari Ibu Kabupaten sudah diselesaikan,”pungkasnya.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi
Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan
Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang
Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup
Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi
Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo
Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa
Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:47

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 09:03

Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Minggu, 19 April 2026 - 08:15

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang

Sabtu, 18 April 2026 - 14:59

Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup

Sabtu, 18 April 2026 - 03:14

Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi

Jumat, 17 April 2026 - 08:12

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 April 2026 - 07:40

Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Jumat, 17 April 2026 - 03:29

Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan

Berita Terbaru