SEMMI Malut Desak Polda Tetapkan Jervis Geovanny dan Leny Syahril Tersangka Suap Auditor BPK

- Penulis Berita

Jumat, 19 September 2025 - 16:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maluku Utara,Coretansatu.Com – Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Maluku Utara mendesak Kepolisian Daerah Malut segera menetapkan Jervis Geovanny dan Leny Syahril sebagai tersangka dalam kasus suap auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Tekanan ini muncul menyusul terungkapnya fakta-fakta kasus suap yang melibatkan dua pengusaha besar tersebut di Pengadilan Negeri (PN) Ternate.

Ketua SEMMI, Sarjan H Rivai, menegaskan bahwa penerima dan pemberi suap harus sama-sama dijerat hukum, karena keduanya merupakan dua sisi dari satu kejahatan yang sama. “Ketentuan ini diatur dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi. Seyogianya Jervis dan Leny patut ditetapkan sebagai tersangka,” ujarnya kepada media, Jumat (19/9/2025).

Rivai mendorong agar penanganan kasus suap ini diproses secara menyeluruh, transparan, dan profesional. Menurutnya, langkah tegas aparat hukum sangat penting untuk memastikan publik tidak memiliki tafsiran negatif terhadap jalannya penyidikan. “Kalau Polda Malut tidak segera menetapkan kedua oknum ini sebagai tersangka jangan salahkan publik jika muncul penafsiran-penafsiran negatif terhadap penyidikan kasus ini,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam persidangan di PN Ternate terungkap bahwa Jervis Geovanny menyerahkan Rp250 juta kepada mantan auditor Yoga Adikonang untuk menutupi temuan audit terkait proyek jalan sirtu senilai Rp4 miliar. Uang tersebut dikemas dalam plastik hitam, diserahkan melalui perantara dan kemudian masuk ke mobil pribadi Yoga.

Sementara itu, Leny Syahril melalui perusahaannya PT Bangun Utama Mandiri Nusa, juga memberikan uang dengan tujuan serupa yakni menutup mata auditor terhadap proyek bermasalah. Fakta ini memperkuat dugaan bahwa praktik suap dilakukan secara sistematis untuk mengamankan proyek-proyek bermasalah di Maluku Utara.

Kasus ini memicu kritikan publik karena menyangkut integritas auditor BPK dan melibatkan pengusaha besar yang memiliki pengaruh signifikan di provinsi ini. SEMMI menilai bahwa penegakan hukum yang tegas akan menjadi contoh penting bagi upaya pemberantasan korupsi di daerah.

Rivai menekankan bahwa langkah kepolisian untuk menetapkan tersangka terhadap Jervis dan Leny bukan sekadar formalitas tetapi merupakan bagian dari upaya menjaga transparansi, keadilan, dan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum di Maluku Utara. SEMMI memastikan akan terus memantau perkembangan kasus ini hingga tuntas.

Facebook Comments Box

Editor : Admin.Coretansatu

Berita Terkait

Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan
Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang
Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup
Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi
Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo
Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa
Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai
Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 09:03

Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Minggu, 19 April 2026 - 08:15

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang

Sabtu, 18 April 2026 - 14:59

Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup

Sabtu, 18 April 2026 - 03:14

Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi

Jumat, 17 April 2026 - 09:45

Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo

Jumat, 17 April 2026 - 07:40

Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Jumat, 17 April 2026 - 03:29

Pangkalan Amigo Diduga Jual Mitan di Atas HET, Warga Payahe Desak Disperindag Turun Tangan

Jumat, 17 April 2026 - 02:06

Transformasi Ekonomi dari Desa, Wayamiga Mulai Tanam Jahe Lewat Demplot TEKAD

Berita Terbaru