Puskesmas Yaba Dinilai Tak Lagi Memadai, Warga Harap Bupati Bassam Prioritaskan Pembangunan

- Penulis Berita

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto, Puskesmas Yaba

Foto, Puskesmas Yaba

HALSEL,Coretansatu.com – Kondisi bangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Yaba di Kecamatan Bacan Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, menjadi perhatian masyarakat. Fasilitas kesehatan yang telah berusia puluhan tahun itu dinilai sudah tidak lagi mampu mengimbangi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat yang terus meningkat, Rabu/22/07/2026.

Berdasarkan pantauan di lokasi, bangunan Puskesmas Yaba masih menggunakan konstruksi lama. Di tengah keterbatasan fasilitas yang dimiliki, puskesmas tersebut tetap menjadi pusat pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kecamatan Bacan Barat Utara dan setiap hari melayani pasien yang datang untuk berobat.

Sejumlah keluarga pasien mengaku prihatin melihat kondisi bangunan yang dinilai semakin tua dan kurang representatif. Menurut mereka, selama ini pemerintah hanya melakukan rehabilitasi pada beberapa bagian bangunan tanpa melakukan pembangunan secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga menilai rehabilitasi tidak lagi menjadi solusi yang tepat. Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan dapat membangun gedung baru yang lebih layak dan modern serta dilengkapi fasilitas rawat inap, sehingga pasien yang membutuhkan perawatan tidak harus dirujuk ke fasilitas kesehatan yang letaknya cukup jauh.

Salah seorang warga Desa Loid, Udi, mengatakan Puskesmas Yaba merupakan tumpuan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kecamatan Bacan Barat Utara. Karena itu, pemerintah daerah dinilai perlu memberikan perhatian yang lebih serius terhadap peningkatan sarana dan prasarana kesehatan di wilayah tersebut.

«”Bupati Halmahera Selatan harus segera mengambil langkah cepat untuk membangun gedung baru Puskesmas Yaba yang memiliki fasilitas rawat inap. Jangan sampai kita menunggu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akibat keterbatasan fasilitas pelayanan kesehatan,” ujar Udi.»

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba menjadikan pembangunan Puskesmas Yaba sebagai salah satu program prioritas, mengingat fasilitas tersebut menjadi pusat pelayanan kesehatan bagi ribuan masyarakat di Kecamatan Bacan Barat Utara.

Harapan serupa juga disampaikan sejumlah staf Puskesmas Yaba. Mereka mengungkapkan bahwa beberapa ruangan pelayanan sudah tidak lagi memadai karena kapasitasnya terbatas. Penumpukan obat-obatan serta peralatan medis di sejumlah ruangan dinilai mengganggu kelancaran pelayanan kepada pasien.

«”Kami berharap Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, dapat memprioritaskan pembangunan Puskesmas Yaba demi meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Bacan Barat Utara,” ungkap sejumlah staf Puskesmas Yaba.»

Foto, Bagian belakang Puskesmas Yaba yang sudah rapuh

Selain pembangunan gedung baru, masyarakat juga meminta pemerintah segera melakukan kajian terhadap kondisi bangunan serta kebutuhan pelayanan kesehatan di Puskesmas Yaba. Mereka berharap hasil kajian tersebut menjadi dasar untuk merealisasikan pembangunan fasilitas kesehatan yang lebih representatif, aman, dan dilengkapi layanan rawat inap.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Puskesmas Yaba belum memberikan tanggapan terkait kondisi bangunan maupun harapan masyarakat tersebut. Warga berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan segera mengambil langkah konkret agar peningkatan fasilitas kesehatan di Puskesmas Yaba dapat segera direalisasikan.

Facebook Comments Box

Editor : Coretan_satu

Sumber Berita : Taslim B

Berita Terkait

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!
Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang
Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite
Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi
Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA
Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar Terhambat, Kakanwil Kemenag Malut Diduga Intervensi Pemenang Tender
Kontraktor Minta Inspektorat Periksa Pokja III Malut
Kontroversi Kades Sawadai Halsel: Berulang Kali Terseret Kasus Moral, Mengaku Tak Takut Sanksi Bupati

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:04

Puskesmas Yaba Dinilai Tak Lagi Memadai, Warga Harap Bupati Bassam Prioritaskan Pembangunan

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:50

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:17

Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:21

Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite

Senin, 20 Juli 2026 - 16:18

Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi

Senin, 20 Juli 2026 - 11:11

Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar Terhambat, Kakanwil Kemenag Malut Diduga Intervensi Pemenang Tender

Senin, 20 Juli 2026 - 10:13

Kontraktor Minta Inspektorat Periksa Pokja III Malut

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:45

Kontroversi Kades Sawadai Halsel: Berulang Kali Terseret Kasus Moral, Mengaku Tak Takut Sanksi Bupati

Berita Terbaru

Foto: istimewa

Maluku Utara

Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite

Selasa, 21 Jul 2026 - 06:21