HALTENG,Coretansatu.com – Kondisi RSUD Weda di Kabupaten Halmahera Tengah kembali menjadi sorotan publik. Di saat bangunan dan fasilitas pelayanan terlihat memprihatinkan, data perencanaan pengadaan yang tercatat dalam SIRUP INAPROC justru menunjukkan alokasi anggaran yang dinilai tidak sejalan dengan kebutuhan mendasar rumah sakit.
Berdasarkan data yang dihimpun, rumah sakit ini mengalokasikan dana cukup besar untuk pos belanja administratif. Tercatat, anggaran perjalanan dinas dalam satu tahun mencapai sekitar Rp320 juta. Rinciannya bervariasi dari Rp10 juta hingga Rp200 juta untuk perjalanan dinas luar daerah, ditambah lagi alokasi perjalanan dinas dalam kota sebesar Rp50 juta.
Bahkan, angka tersebut masih kalah besar dibandingkan pos belanja makan dan minum yang dibukukan mencapai sekitar Rp513 juta. Anggaran ini mencakup kebutuhan konsumsi rapat, penyediaan sahur bagi pegawai, hingga kebutuhan konsumsi terkait fasilitas pelayanan kesehatan. Totalnya, dana yang terserap hanya untuk dua pos belanja tersebut menembus angka lebih dari Rp800 juta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Besaran alokasi ini memicu pertanyaan besar di masyarakat. Pasalnya, publik menilai anggaran sebesar itu seharusnya diprioritaskan untuk pemeliharaan gedung, pengadaan alat kesehatan, atau peningkatan kualitas layanan medis, bukan tersedot habis untuk keperluan perjalanan dan konsumsi yang terkesan kurang mendesak.
Kekhawatiran mendalam justru datang dari para pasien dan keluarga yang merasakan langsung kondisi fisik rumah sakit. Nur, salah seorang pengunjung yang ditemui di lokasi, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi bangunan yang dinilai sangat memprihatinkan. Ia menyebutkan banyak bagian plafon yang sudah rusak dan tembok yang mulai retak-retak. Kondisi ini semakin mengkhawatirkan mengingat wilayah Halmahera Tengah rawan diguncang gempa bumi.
“Kami takut kalau terjadi sesuatu. Kemarin saja saat ada gempa, pasien langsung panik karena bangunannya sudah terlihat rapuh,” ungkap Agung, cemas akan keselamatan nyawa pasien dan pengunjung.
Hingga berita ini dipublish awak media masih berupaya mengkonfirmasi kepada pihak direktur rumah sakit’ umum Weda untuk mendapatkan tanggapan resmi
Editor : Admin Coretansatu.com








