PW SEMMI Malut Desak Kapolda Malut Copot Ditreskrimum, Kasus 90 Ribu Toin Nikel Sitaan Negara Tersendat

- Penulis Berita

Selasa, 6 Januari 2026 - 22:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maluku Utara,Coretansatu.com – Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa muslimin Indonesia (PW SEMMI) Maluku Utara mengeluarkan desakan tegas kepada Kapolda Maluku Utara agar segera mencopot Kepala Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara, Rabu/07/01/2026.

Desakan ini diajukan mengingat lambatnya proses penanganan kasus dugaan penjualan 90 ribu metrik ton ore nikel sitaan negara yang diduga melibatkan PT Wana Kencana Mineral (PT WKM), yang dinilai menunjukkan ketidakmampuan jajaran terkait dalam menjalankan tugas.

Ketua PW SEMMI Malut, Sarjan H Rivai, menyampaikan bahwa kasus ini telah berlangsung dalam waktu yang cukup lama namun hingga kini belum menunjukkan kemajuan yang signifikan atau kepastian hukum yang jelas. Menurutnya, lemahnya penanganan ini sangat disayangkan mengingat kasus tersebut menyangkut kekayaan alam negara yang harus dilindungi secara ketat berdasarkan peraturan perundang-undangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita melihat bahwa proses penyidikan yang dilakukan Ditreskrimum Polda Malut berjalan sangat lambat. Padahal, suda lama dan kasus ini menyangkut aset negara yang bernilai besar dan harus segera mendapatkan kepastiaan hukum yang jelas” ujar Ketua pw Semmi,Sarjan H.Rivai

Ia menegaskan bahwa penanganan kasus ini harus sejalan dengan ketentuan hukum yang berlaku, antara lain:

– Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara, yang mengatur tentang pengelolaan, pemanfaatan, dan perlindungan sumber daya mineral untuk kepentingan negara dan rakyat.
– Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Hukum Pidana Khusus Tindak Pidana Korupsi (dengan beberapa perubahan), yang mengatur tentang tindak pidana yang merugikan negara termasuk dalam hal pengelolaan kekayaan alam.
– Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Pokok-Pokok Kehutanan, yang mengatur tentang perlindungan sumber daya alam hayati dan ekosistem, termasuk dalam konteks pengambilan dan perdagangan mineral yang terkait dengan kawasan hutan.
– Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sumber Daya Mineral dan Batubara, yang mengatur tentang prosedur legalitas pengelolaan mineral dan sanksi bagi pelanggaran.

Sarjan juga menegaskan “Kekayaan alam negara bukan milik individu atau perusahaan tertentu. Lemah dan lambatnya dalam menangani kasus ini membuat kita meragukan kemampuan Ditreskrimum Polda Malut untuk menyelesaikannya dengan adil dan transparan. Oleh karena itu, kami mendesak Kapolda Malut untuk segera mencopot pejabat terkait dan menggantinya dengan pihak yang memiliki komitmen dan kapasitas untuk menangani kasus ini secara maksimal,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Editor : Editor_Coretansatu

Sumber Berita : Taslim Barakati

Berita Terkait

Jual Beli IUP Haltim Disorot, LKBHMI Cabang Ternate Desak Aparat Usut Dugaan Korupsi hingga Tuntas
PW SEMMI Maluku Utara Desak Kejati Segera Tangkap Drs. H. Iqbal Ruray Terkait Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD
Hujan Deras Guyur Kota Weda, Tiga Desa Terendam Banjir: Warga Soroti Kinerja Pemda
Dugaan SPPD Fiktif Rp26,3 Miliar Mengguncang DPRD Ternate, FORMAPAS Desak KPK Tetapkan Tersangka!
Nekat Buka Saat Idul Adha, Star Cave Karaoke Terancam Ditutup Satpol PP Halteng
Di Tengah Gemerlap Industri Nikel, BPK Temukan Kekurangan Pungutan Pajak Listrik Halteng Capai Rp7,9 Miliar
Nazlah Gunakan Dana Pribadi untuk Kurban, Sherly Salurkan Sapi lewat APBD
Retak di Lingkar Kekuasaan, Nazlah Mulai Dibaca Jadi Penantang Sherly 2030

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:04

Rp 2,2 Triliun Kerugian Lingkungan Diduga Menganga, DPP IMM: PT. Halmahera Sukses Mineral Jangan Tutup Mata Perusak Ekologi

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:58

Formapas Malut Mendesak ESDM dan APH Usut Aktifitas Pertambangan PT HSM Yang Diduga Ilegal.

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:42

Usman Mansur Tagih Janji Kejati Malut, Jangan Main-Main dengan Skandal Tunjangan DPRD: Kuntu Daud Harus Bertanggung Jawab!

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:02

Formapas Malut: Desak Cabut IUP PT Priven Lestari, Jangan Korbankan Gunung Wato-Wato Demi Keserakahan Tambang!

Selasa, 26 Mei 2026 - 04:51

PP Formapas: Menteri PU Harus Taat Hukum, Copot Kepala BPJN Malut yang Diduga Terseret Pusaran Korupsi dan Polemik MBG

Senin, 25 Mei 2026 - 18:09

DPP IMM Soroti Utang Proyek BPBD Halsel, Usman Mansur: Jangan Jadikan APBD sebagai Kuburan Transparansi

Senin, 25 Mei 2026 - 17:57

Usman Mansur: Jangan Jadikan Buruh Tumbal Keuntungan Perusahaan, Dugaan Kezaliman di PT Sampoerna Kayoe Harus Diusut!

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:35

Skandal Tambang Haltim Meledak! DPP IMM Minta Aparat Usut Dugaan Izin Bermasalah PT Sumberdaya Arindo

Berita Terbaru