HALSEL,Coretansatu.com – Kebahagiaan mendalam dirasakan keluarga besar Alhaddad setelah putri mereka, Nur Syifah Alhaddad, resmi diberangkatkan ke Jepang untuk mengikuti program pendidikan dan pengembangan diri yang di namai Japan Intercultural Exchange and Summit (JIES) 2025, yang di gagas oleh Garuda Nusa Foundation. Keberangkatannya menjadi momen bersejarah bagi keluarga dan masyarakat di kampung halamannya.
Nur Syifah merupakan putri asal Mekean Dauri, Kecamatan Makean yang berada di wilayah Halmahera Selatan. Ia adalah anak dari Saleh Alhaddad dan Bidahati Hi Manyiha, pasangan yang selama ini dikenal sederhana namun memiliki komitmen kuat terhadap pendidikan anak-anak mereka.
Keberangkatan ini disebut keluarga sebagai anugerah besar yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Menurut mereka, apa yang dicapai Syifah bukan hanya buah dari kerja kerasnya, tetapi juga hasil dari doa, dukungan, dan tekad kuat keluarga selama ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini bukan sekadar impian, tapi kebanggaan besar bagi kami,” ujar ayahnya, Saleh Alhaddad, ketika ditemui di kediamannya. Ia mengaku hampir tidak bisa berkata-kata saat putrinya dinyatakan lolos seleksi keberangkatan ke Jepang.
Bidahati Hi Manyiha, sang ibu, menambahkan bahwa Syifah sejak kecil dikenal tekun belajar dan memiliki cita-cita untuk bisa merantau demi menambah pengalaman pengetahuan di Negeri seberang. Keberangkatan ini, menurutnya, merupakan jawaban dari perjalanan panjang penuh pengorbanan.
Nur Syifah sendiri mengaku berterima kasih kepada kedua orang tuanya yang selalu mendorong dirinya untuk berani bermimpi dan bekerja keras. Ia menyampaikan bahwa kesempatan ini akan ia manfaatkan sebaik mungkin demi masa depan yang lebih cerah.
Program yang diikuti Syifah disebut memberi ruang bagi generasi muda untuk memperluas wawasan, mempelajari budaya Jepang, serta meningkatkan kemampuan bahasa dan profesionalitas di lingkungan global.
Masyarakat Mekean Dauri turut menyambut bangga keberhasilan Syifah. Banyak warga menilai capaian ini menjadi inspirasi bagi generasi muda lain di desa tersebut untuk tidak takut bermimpi besar.
Dengan harapan dan doa dari keluarga serta masyarakat, Nur Syifah kini memulai langkah barunya di negeri Sakura. Ia membawa nama keluarga dan kampung halamannya sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus kebanggaan yang akan ia junjung selama menjalani program di Jepang.
Editor : Editor_Coretansatu









