Cen Ngaku Raup Rp30 Ribu Per Dam dari Galian C Ilegal Hingga Koordinasi dengan Orang Ketiga Polres Halteng

- Penulis Berita

Sabtu, 8 November 2025 - 05:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Galian C Milik Hi Cen

Foto: Galian C Milik Hi Cen

HALTENG,Coretansastu.com- Oknum Galian C Ilegal, Haji Cen mengaku meraup keuntungan Sebesar Rp30.000 Perdam dari aktivitas galian tanpa izin di wilayah Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah

Pernyataan ini disampaikannya selepas diwawancarai Media Coretansatu.com, Pada Jum’at, (7/11/25) pekan ini.

“Ya benar Perdam Rp. 30.000, saya suplay ke Jalan Tani SP 3 milik Pemda,” Ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengatakan, belakangan telah berkoordinasi dengan Polres Kabupaten Halmahera Tengah melalui orang ketiga.

“Nanti cek di Polres saya ada tanyakan ke orang ketiga Polres, apakah saya harus buat izin ke Mabes, ” Imbuhnya.

Tak sebatas itu saja, Ia bahkan mengungkapkan orang ketiga di Polres setempat, tak menghalanginya melakukan penambangan Galian C tanpa mengantongi izin itu.

” Beliau jawab tidak perlu asalkan jangan batu diolah, kalau sirtu jalan Tani Tidak masalah, ” Katanya sambil meniru perkataan orang ketiga di Polres Halteng.

Seperti diketahui, Penambang Galian C Ilegal beroperasi di Kabupaten Halmahera Tengah, Haji Cen, sempat melontarkan perkataan menghebohkan.

Ia menyebut ada oknum aparat penegak hukum (Polisi) ikut bermain dalam pertambangan tanpa izin di wilayah Halmahera Tengah.

Pernyataan ditegaskan- nya menyusul setelah awak media menyoroti Galian C ilegal miliknya tengah berjalan di Desa Wairoro Indah, Kecamatan Weda Selatan.

“saat ini saya ada mau ketemu krimsus bicarakan semua galian C di Halteng biar jangan jadi hantu permainan oknum aparat dan orang-orang tidak bertanggung jawab, ” Ujarnya, (7/11/25).

Selain itu, Ia juga mengatakan Polres Halteng tak dapat mencegat aktivitas galian C Ilegalnya, lantaran dirinya tidak menambang batu boulder, kendatipun matrial dikeruknya gencar diperjualbelikan.

” Secara yuridis saya sudah melapor Kapolres dan polres melarang klu batu bolder kalau pemerataan Aman, ” Ujarnya saat dihubungi melalui sambungan Whatsapp, Pada Jum’at, (7/11/25).

Ia mengklaim aktivitas penambangan dilakukannya bertujuan untuk pemerataan, selain pemerataan, matrial pasir batu dikeruknya, itupun dipasok untuk proyek jalan tani.

“Kalau sirtu jalan tani aman, ” Imbuhnya.

Facebook Comments Box

Editor : Admin Coretansatu.com

Berita Terkait

Formapas Malut Desak Satgas PKH Tindak Tegas Aktivitas Tambang Yang Melakukan Kerusakan Lingkungan di Pulau Taliabu.
Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi
Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan
Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang
Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup
Polisi Dalami Temuan Mayat di Kawasi, Masyarakat Diminta Tidak Berspekulasi
Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo
Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 05:49

Formapas Malut Desak Satgas PKH Tindak Tegas Aktivitas Tambang Yang Melakukan Kerusakan Lingkungan di Pulau Taliabu.

Minggu, 19 April 2026 - 14:47

Begini Pesan Ketum di Muscab PKB Halsel: Kader Harus Peka Dampak Ekonomi dan Hadirkan Solusi

Minggu, 19 April 2026 - 09:03

Muscab PKB Halteng: Mutiara Tekankan Loyalitas, 3 Nama Calon Ketua Resmi Diusulkan

Minggu, 19 April 2026 - 08:15

Komitmen Harita Nickel Kembangkan Talenta Lokal, 10 Pemuda Obi Jadi Mekanik Tambang

Sabtu, 18 April 2026 - 14:59

Tambang Ilegal Doko Jadi Sarang Miras dan Judi, BARAH Desak Polda Malut Segera Tutup

Jumat, 17 April 2026 - 09:45

Langkah Tegas Satgas PKH Dipertanyakan, Ada ‘Pengecualian’ untuk PT Smart Marsindo

Jumat, 17 April 2026 - 08:12

Karyawan PT. BTG Asal Papua Barat di Temukan Tak Bernyawa

Jumat, 17 April 2026 - 07:40

Kantongi Bukti Kuat, KNPI Halsel Sebut Polemik Lahan Alimusu Sudah Selesai

Berita Terbaru