HALTENG,Coretansastu.com- Oknum Galian C Ilegal, Haji Cen mengaku meraup keuntungan Sebesar Rp30.000 Perdam dari aktivitas galian tanpa izin di wilayah Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah
Pernyataan ini disampaikannya selepas diwawancarai Media Coretansatu.com, Pada Jum’at, (7/11/25) pekan ini.
“Ya benar Perdam Rp. 30.000, saya suplay ke Jalan Tani SP 3 milik Pemda,” Ungkapnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mengatakan, belakangan telah berkoordinasi dengan Polres Kabupaten Halmahera Tengah melalui orang ketiga.
“Nanti cek di Polres saya ada tanyakan ke orang ketiga Polres, apakah saya harus buat izin ke Mabes, ” Imbuhnya.
Tak sebatas itu saja, Ia bahkan mengungkapkan orang ketiga di Polres setempat, tak menghalanginya melakukan penambangan Galian C tanpa mengantongi izin itu.
” Beliau jawab tidak perlu asalkan jangan batu diolah, kalau sirtu jalan Tani Tidak masalah, ” Katanya sambil meniru perkataan orang ketiga di Polres Halteng.
Seperti diketahui, Penambang Galian C Ilegal beroperasi di Kabupaten Halmahera Tengah, Haji Cen, sempat melontarkan perkataan menghebohkan.
Ia menyebut ada oknum aparat penegak hukum (Polisi) ikut bermain dalam pertambangan tanpa izin di wilayah Halmahera Tengah.
Pernyataan ditegaskan- nya menyusul setelah awak media menyoroti Galian C ilegal miliknya tengah berjalan di Desa Wairoro Indah, Kecamatan Weda Selatan.
“saat ini saya ada mau ketemu krimsus bicarakan semua galian C di Halteng biar jangan jadi hantu permainan oknum aparat dan orang-orang tidak bertanggung jawab, ” Ujarnya, (7/11/25).
Selain itu, Ia juga mengatakan Polres Halteng tak dapat mencegat aktivitas galian C Ilegalnya, lantaran dirinya tidak menambang batu boulder, kendatipun matrial dikeruknya gencar diperjualbelikan.
” Secara yuridis saya sudah melapor Kapolres dan polres melarang klu batu bolder kalau pemerataan Aman, ” Ujarnya saat dihubungi melalui sambungan Whatsapp, Pada Jum’at, (7/11/25).
Ia mengklaim aktivitas penambangan dilakukannya bertujuan untuk pemerataan, selain pemerataan, matrial pasir batu dikeruknya, itupun dipasok untuk proyek jalan tani.
“Kalau sirtu jalan tani aman, ” Imbuhnya.
Editor : Admin Coretansatu.com









