SEMMI Malut Layangkan Seruan Aksi, Desak KPK Dan Kejagung Seret Bos Tambang Smart Marsindo

- Penulis Berita

Rabu, 8 Oktober 2025 - 06:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,Coretansatu.com – Situasi penegakan hukum kembali memanas. Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PW SEMMI) Maluku Utara melontarkan seruan keras kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung RI untuk segera bertindak tegas terhadap dugaan praktik suap dan pencucian uang yang menyeret sejumlah nama bos tambang besar di Maluku Utara.

Desakan itu dituangkan dalam seruan aksi nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 9 Oktober 2025. Massa SEMMI Malut akan melakukan aksi beruntun di depan gedung KPK RI dan Kejaksaan Agung RI di Jakarta, menuntut pengusutan tuntas kasus suap yang diduga melibatkan bos tambang PT Smart Marsindo, Shanty Alda Nathalia.

Dalam tuntutannya, SEMMI Malut mendesak KPK agar segera menetapkan tersangka baru dalam skandal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Maluku Utara 2023 yang hingga kini belum tuntas. Mereka menuding, Ketua KPK RI Setyo Budiyanto harus segera menunjukkan ketegasan hukum dengan menjerat aktor-aktor besar di balik aliran dana miliaran rupiah yang diduga berasal dari praktik suap pertambangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator lapangan aksi, Sarjan H. Rivai, menegaskan bahwa KPK tidak boleh tebang pilih dalam menegakkan hukum. “Kami melihat ada ketimpangan dan keberpihakan dalam proses hukum ini. Fakta persidangan sudah jelas menyebut adanya pemberian uang Rp250 juta oleh Shanty Alda kepada AGK, tetapi sampai hari ini belum ada penetapan tersangka,” ujarnya lantang.

Lebih lanjut, SEMMI Malut juga menyoroti jejak transaksi keuangan bernilai besar yang disebut mencapai Rp2 miliar, terkait dengan aktivitas tambang PT HSM dan PT Smart Marsindo. Transaksi tersebut, menurut mereka, merupakan bagian dari skema suap yang menyeret sejumlah nama penting di lingkaran bisnis tambang Maluku Utara.

“Publik berhak tahu siapa saja yang bermain di balik izin-izin tambang itu. KPK jangan diam. Ini bukan sekadar soal uang, tetapi tentang keadilan dan kedaulatan hukum di negeri ini,” tegas Sarjan.

Selain itu, massa SEMMI menuntut Kejaksaan Agung RI untuk segera melakukan investigasi total terhadap seluruh proses perizinan tambang yang diduga non-CNC dan berpotensi membahayakan keselamatan lingkungan serta merugikan negara. Mereka menilai ada praktek kotor dalam penerbitan izin usaha tambang yang tidak sesuai prosedur hukum.

Menurut SEMMI Malut, dugaan keterlibatan oknum pengusaha tambang besar dalam kasus suap dan pencucian uang sudah terlalu gamblang untuk diabaikan. Diamnya aparat penegak hukum justru memperkuat dugaan adanya backing kuat yang melindungi kepentingan para pelaku.

Aksi yang akan dimulai pukul 10.00 WIB itu diyakini bakal menjadi titik tekan moral terhadap aparat penegak hukum. SEMMI Malut menegaskan bahwa jika KPK dan Kejagung tetap bungkam, mereka siap menggalang aksi lanjutan berskala nasional demi menegakkan supremasi hukum yang bersih dari intervensi dan kepentingan bisnis kotor.

Facebook Comments Box

Editor : Admin.Coretansatu

Berita Terkait

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!
Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang
Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite
Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi
Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA
Proyek MIN Halbar Rp3,6 Miliar Terhambat, Kakanwil Kemenag Malut Diduga Intervensi Pemenang Tender
Kontraktor Minta Inspektorat Periksa Pokja III Malut
Kontroversi Kades Sawadai Halsel: Berulang Kali Terseret Kasus Moral, Mengaku Tak Takut Sanksi Bupati

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:50

CV Abdi Nusantara Menang Tender MIN Halbar, Hendra Kariangan: Wajib Hukumnya Kontrak Dijalankan!

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:17

Proyek MIN Halbar Rp3,6 M Mandek, Kakanwil Kemenag Malut Buka Suara Alasan Tender Ulang

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:21

Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite

Senin, 20 Juli 2026 - 16:18

Akui Timbun BBM, Amsar Diduga Jual Solar BBM Subsidi Dari QR Code 11 Mobil Expedisi

Senin, 20 Juli 2026 - 15:23

Dugaan Bisnis Ampas Emas Ilegal di Halsel Seret Nama Oknum Polisi Berinisial LA

Senin, 20 Juli 2026 - 10:13

Kontraktor Minta Inspektorat Periksa Pokja III Malut

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:45

Kontroversi Kades Sawadai Halsel: Berulang Kali Terseret Kasus Moral, Mengaku Tak Takut Sanksi Bupati

Jumat, 17 Juli 2026 - 06:11

Gelar Penyuluhan di Desa Baru, Polsek Obi Ajak Pelajar SMPN 13 Halsel Perangi Judol dan Napza

Berita Terbaru

Foto: istimewa

Maluku Utara

Amsar Bantah Jual BBM Subsidi, Bungkam Soal Penjualan Dexlite

Selasa, 21 Jul 2026 - 06:21